Connect with us

Lampung Selatan

Anggota DPRD Komisi lll Suhar Pujianto Melaksanakan Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Published

on

ungkapsetan .com, Lampung Selatan – Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan Suhar Pujianto fraksi partai PDI perjuangan, melaksanakan sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) yang dilakukan Suhar Pujianto didesa setempat, Rabu (18/10/2023).

 Kepala Desa (Kades) Kota Dalam Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan Lamsel Provinsi Lampung, Ariyanto berharap kepada anggota Komisi III DPRD Lampung Selatan Fraksi PDI-P, Suhar Pujianto untuk mengawal pengajuan pembangunan infrastruktur jalan didesanya.

Permintaan itu disampaikan Ariyanto saat memberikan sambutan di kegiatan sosialisasi Ipwk

Dikatakannya, Jalan Minak Paksi memiliki volume 800 Meter dan lebar 3 meter yang berada diDusun 1 tembusan ke dusun 6 perlu dibangun.

“Maka dari itu kami memohon kepada anggota dewan kita untuk dapat mengawal permohonan kami ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam hal ini permohonan pembangun peningkatan infrastruktur jalan didesa kami,” Ungkapnya.

Sebelumnya ia juga mengungkapkan terimakasihnya kepada anggota Komisi II DPRD Lampung Selatan Fraksi PDI-P, Suhar Pujianto dikarenakan anggota dewan tersebut telah hadir dan mengunjungi desanya dalam rangka melakukan Sosialisasi IPWK.

“Kami merasa bersyukur anggota dewan kita bisa hadir disini,” Ujarnya.

Terpisah, Anggota Komisi II DPRD Lampung Selatan Fraksi PDI-P yang juga mencalonkan diri menjadi Calon Legislatif (Caleg) Suhar Pujianto didapil II dengan nomor urut 1 tersebut mengatakan, Dirinya hadir di Desa Kota Dalam yakni melakukan kegiatan Sosialisasi IPWK.

“Sebenarnya kegiatan IPWK ini mutlak kegiatan sosialisasi namun kami masih menganggap wajar jika masyarakat atau Pemerintah desa (Pemdes) mengeluarkan aspirasinya dan kamipun tetap menyerap aspirasi itu,” Tuturnya 

Terkait aspirasi yang disampaikan Kades Kota Dalam, Ariyanto, Dirinya sebagai perwakilan masyarakat  berkewajiban mengawal apa yang menjadi aspirasi masyarakat.

“Kami siap mengawal aspirasi masyarakat, jika permohonan itu sudah di buatkan profosalnya kami siap kawal di Pemkab,” Tutupnya.   ( Rahmat )

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

Published

on

By

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

‎Ungkapselatan.com, Palas – Warga Desa Palas Aji, Palas Pasemah, Rejomulyo, dan Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu di aliran Way Pisang, Dusun 001, Desa Palas Aji, Minggu (14/6/2026).

‎Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan karena jembatan beton yang sebelumnya digunakan sebagai akses utama menuju areal persawahan roboh akibat diterjang banjir beberapa bulan lalu. Hingga saat ini, jembatan tersebut belum kembali dibangun sehingga menyulitkan aktivitas para petani.

‎Dengan peralatan dan bahan seadanya, warga bersama-sama mengumpulkan batang bambu untuk dijadikan jembatan penyeberangan sementara. Semangat gotong royong tampak begitu kuat karena keberadaan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat yang setiap hari menuju lahan pertanian.

‎Perwakilan tokoh masyarakat Desa Palas Aji, Tamzili, mengatakan pembangunan jembatan bambu dilakukan sebagai solusi darurat agar aktivitas petani tidak terhambat.

‎“Kami hari ini melaksanakan gotong royong membuat jembatan dari bambu karena kondisi darurat. Jembatan yang biasa kami gunakan roboh diterjang banjir. Sementara itu, setiap hari kami harus menyeberang untuk menuju sawah. Karena akses lama sudah tidak bisa digunakan, masyarakat sepakat membangun jembatan darurat secara swadaya,” ujarnya.

‎Tamzili berharap pemerintah desa, kabupaten, maupun provinsi karena dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut dengan membangun jembatan permanen yang lebih layak dan aman.
‎Ia menjelaskan bahwa keberadaan jembatan permanen sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian, termasuk akses kendaraan roda dua, traktor, hingga mesin panen (combine harvester), sehingga dapat mengurangi biaya operasional petani.

‎Senada dengan itu, Sibli, warga Desa Palas Pasemah, mengaku mendukung penuh pembangunan jembatan darurat tersebut. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan kebutuhan bersama masyarakat yang setiap hari melintasi Way Pisang untuk bekerja di sawah.

‎“Saya sangat mendukung dan siap membantu proses pembuatan jembatan ini karena manfaatnya untuk kita semua. Kalau bukan masyarakat sendiri yang bergerak, siapa lagi yang akan membantu. Jembatan ini sangat penting bagi para petani,” kata Sibli.
‎Pembangunan jembatan bambu ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur demi mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga.

Continue Reading

Trending