Connect with us

Lampung Selatan

Paripurna DPRD Lamsel, Berikut Pimpinan dan Anggota Fraksinya

Published

on

Paripurna DPRD Lamsel, Berikut Pimpinan dan Anggota Fraksinya

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menggelar rapat paripurna dalam rangka pembentukan pimpinan angota fraksi masa jabatan 2024-2029, yang dihelat diruang sidang setempat, pada Rabu (4/9/2024).

Rapat paripurna di pimpin Ketua DPRD Lamsel sementara yakni Erma Yusneli, didampingi Wakil Ketua sementara Rosdiana dihadiri 40 orang anggota dari 50 anggota DPRD Lamsel terpilih.

Sementara Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Lamsel Thomas Amrico membacakan surat dari masing-masing Partai Politik (Parpol). Berikut susunan kepengurusan fraksi-fraksi DPRD Lamsel periode 2024-2029.

1. Fraksi Partai Gerindra :

-Ketua : Amelia Nanda Sari

-Wakil Ketua : Yuti Ramayanti

-Sekretaris : Edo Saputra Wijaya,

-Anggota : Ali Wardana, Erma Yusneli, Waris Basuki, Dwi Riyanto, Nur Arifin, dan Farizal Purba.

2. Fraksi PDI Perjuangan :

-Ketua : Suhar Pujianto

-Wakil Ketua : Asmara

-Sekretaris : Taman

-Anggota : Merik Havit, Hendra Gunawan, Rosdiana, Supriyati, dan Samsul H. Suhartono.

3. Fraksi Partai Golkar :

-Ketua : H. Sidik Maryanto

-Wakil Ketua : MD Sukintre

-Sekretaris : Deri Kusuma

-Anggota : Syaiful Azumar, Ahmad Muslim, A. Benny Raharjo, dan Pramdji Nadyan Inggarjito.

4. Fraksi PAN :

-Ketua : Agus Sartono

-Wakil Ketua : Bayu Prasetyo

-Sekretaris : Edy Waluyo

-Anggota : Bella Jayanti, Widodo, dan Hj. Rusdianti.

5. Fraksi PKB :

-Ketua : H. Sutaji Abdullah

-Wakil Ketua : Hamdani

-Sekretaris : Yudi Suprayoga

-Anggota : Herliza, Misman, dan Ismail.

6. Fraksi Partai Demokrat :

-Ketua : Qodri

-Wakil Ketua : Ayu Kumala Sari

-Sekretaris : Jenggis Khan Haikal

-Anggota : Ahmad Johani, dan Fitri Purwanti.

7. Fraksi Partai Nasdem :

-Ketua : Polman Sinaga

-Wakil Ketua : Slamet Nuriman

-Sekretaris : Suhadirin

-Anggota : M. Gilang Satria Riyandi, dan Yulia Nandar Laila.

Sedangkan Fraksi PKS masih dalam proses tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), yang akan dibacakan pada sidang paripurna berikutnya. (Saman /Kominfo)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Ketua Karang Taruna Desa Bumi restu Geram 

Published

on

By

Ketua Karang Taruna Desa Bumi restu Geram

 

Ungkapselatan.com, Palas – Ketua Karang Taruna Desa Bumi restu Geram, Tidak di Beritahu apa lagi di libatkan dalam kegiatan peresmian Lampu penerang jalan , Namun Organisasi Karang Taruna yang Dia pimpinan Di Catut.

Hal Ini menjadi Polemik di Desa Bumi Restu, Kec. Palas,Kabupaten Lampung Selatan, Kegiatan peresmian lampu jalan yang mengatasnamakan Karang Taruna justru dilakukan tanpa sepengetahuan pengurus organisasi kepemudaan tersebut.

Ketua Karang Taruna Desa Bumi Restu, Suyitno mengaku kaget ketika nama organisasinya dicatut dalam spanduk peresmian. Dia menegaskan tidak pernah dilibatkan, tidak ada rapat, dan tidak ada pemberitahuan apapun.

“Saya Ketua Karang Taruna, tapi saya tidak tahu sama sekali ada peresmian ini. Ini jelas pencatutan nama. Jangan pakai nama Karang Taruna untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” tegas Suyitno, .

Yang lebih memprihatinkan, pemasangan lampu jalan tersebut diduga hanya diprioritaskan di lingkungan panitia atau kelompok tertentu, bukan merata untuk kebutuhan masyarakat Desa Bumi Restu.

“Kami mendukung program penerangan. Tapi kalau hanya untuk lingkungan panitia saja, lalu atas nama Karang Taruna, ini sama saja membohongi masyarakat,” lanjutnya.

Pencatutan nama organisasi tanpa koordinasi ini dinilai mencoreng marwah Karang Taruna dan berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pihak yang menggelar peresmian. Karang Taruna Desa Bumi Restu meminta aparat desa dan kecamatan segera menelusuri siapa pihak yang bertanggung jawab atas pencatutan nama tersebut.

“Kami minta pertanggungjawaban. Jangan sampai kegiatan yang baik justru ternodai karena cara-cara yang tidak transparan,” tutup Suyitno

Continue Reading

Trending