Connect with us

Lampung Selatan

Catat Tanggalnya, Pemkab Lampung Selatan Bakal Gelar Jalan Sehat Wisata Gembira di 17 Kecamatan Mulai 9 September 2024, Bertabur Hadiah

Published

on

Catat Tanggalnya, Pemkab Lampung Selatan Bakal Gelar Jalan Sehat Wisata Gembira di 17 Kecamatan Mulai 9 September 2024, Bertabur Hadia

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan alan menggelar Roadshow Jalan Sehat Wisata Gembira di 17 Kecamatan mulai tanggal 9 September 2024.

Hal ini terungkap dalam rapat jalan sehat di 17 kecamatan yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, di Aula Krakatau, Setdakab setempat, Rabu (4/9/2024).

Kepala Dinas Pariwisata Lampung Selatan, Kurnia Oktaviani melaporkan, jalan sehat wisata gembira akan dilaksanakan secara bergilir di setiap kecamatan. Dimana, dalam satu hari akan dilaksanakan secara bersamaan di 2 kecamatan sekaligus.

Berbagai hadiah menarik telah disiapkan untuk memeriahkan acara jalan sehat. Seperti, umrah, sepeda gunung, sepeda lipat, sepeda anak, kipas angin, kulkas, kompor gas, dispenser, setrika serta tumbler yang akan dibagikan ketika pembagian doorprize.

“Setelah jalan sehat akan dilaksanakan senam di titik kumpul. Tiap kecamatan kita akan siapkan 3-4 ribu kupon undian jalan sehat, menyesuaikan jumlah penduduk di masing-masing kecamatan,” ungkap Kurnia Oktaviani dalam rapat tersebut.

Kurnia Oktaviani juga mengungkapkan, kegiatan jalan sehat tersebut rencananya akan diawali di Kecamatan Ketapang dan Bakauheni pada tanggal 9 September 2024. Kemudian, disusul oleh Kecamatan Palas dan Sragi pada 10 September 2024.

Selanjutnya, Kecamatan Sidomulyo dan Candipuro pada tanggal 11 September 2024, Kecamatan Rajabasa dan Penengahan tanggal 12 September 2024, Kecamatan Way Sulan dan Katibung pada tanggal 13 September 2024.

Sementara, di Kecamatan Jati Agung rencananya akan dilaksanakan tanggal 14 September 2024, Kecamatan Natar tanggal 15 September 2024, Kecamatan Kalianda pada tanggal 16 September 2024, Kecamatan Merbau Mataram dan Tanjung Bintang tanggal 17 September 2024, dan berakhir di Kecamatan Way Panji dan Tanjung Sari pada tanggal 18 September 2024.

“Lintasan yang akan dipilih ini merupakan wisata unggulan di kecamatan tersebut. Kemudian, akan ada 5-10 titik pos pembagian kupon, sehingga masyarakat tidak menumpuk pada titik pembagian maupun pengumpulan kupon,” kata Kurnia Oktaviani.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto berharap, pelaksanaan jalan sehat bisa berlangsung dengan baik dan meriah. Kemudian, melibatkan seluruh unsur yang ada di kecamatan se-Lampung Selatan.

Winarni juga menyarankan agar rute jalan sehat tidak sepanjang biasanya. Sehingga, masyarakat masih mempunyai energi untuk melaksanakan senam bersama setelah jalan sehat.

“Kalau untuk pembagian kupon, misal ada teknis pembagian kupon yang tertib dari masing-masing kecamatan dipersilahkan untuk menyumbangkan ide,” kata Winarni. (Saman/kmf)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Kadis Perikanan Meninjau Lokasi Rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip

Published

on

By

Kadis Perikanan Meninjau Lokasi Rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan — Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Selatan, Aryantoni, S.Sos., MM, meninjau langsung lokasi rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip, Kecamatan Palas, Kamis (22/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

 

Aryantoni mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan kelayakan lokasi yang akan dijadikan sebagai salah satu titik budidaya ikan, khususnya ikan nila.

 

“Saat ini kita meninjau lokasi budidaya tematik apakah layak atau tidak, untuk dijadikan salah satu titik budidaya ikan, kemungkinan ikan nila,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, program tersebut tidak hanya sebatas penyaluran bantuan bibit ikan, namun juga disertai dengan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat desa.

 

“Tidak kita lepas begitu saja, pasti nanti akan ada pembinaan juga. Kalau memang ini disetujui dan jika sudah berjalan akan dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih,” katanya.

 

Lebih lanjut, Aryantoni menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan berupa kucuran anggaran, melainkan bantuan langsung dalam bentuk sarana dan prasarana budidaya.

 

“Bentuk bantuan langsung bibit dan kolam biopflok yang langsung dari kementerian,” jelasnya.

 

Meski demikian, ia menekankan bahwa pihak desa juga memiliki kewajiban untuk menyiapkan fasilitas pendukung, seperti sumur bor dan jaringan listrik, guna menunjang operasional kolam biopflok.

 

“Desa harus sanggup menyiapkan fasilitas sumur bor dan listrik untuk mengisi atau mengaliri air yang ada di biopflok itu. Ini baru pertama kali untuk di Lampung Selatan dan ada lima titik yang kita survei dari berbagai kecamatan,” tambahnya.

 

Aryantoni berharap, ke depan program budidaya tematik tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa

 

“Harapan kami ke depannya bagaimana caranya budidaya tematik ini dapat berkembang dan bukan hanya lima titik saja, tapi berkembang lebih banyak lagi,”pungkasnya. ( ** )

Continue Reading

Trending