Connect with us

Lampung Selatan

Pengurus PAC Partai Gerindra Kecamatan Katibung Berbagi Takjil Gratis di Bulan Ramadhan

Published

on

Pengurus PAC Partai Gerindra Kecamatan Katibung Berbagai Takji Gratis di Bulan RamadhanUngkapselatan.com, Lampung Selatan – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra dan Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira) Kecamatan Katibung Lampung Selatan ( Lamsel) berbagi takjil gratis kepada para pengguna jalan ,Jum’at (21/3/2025).

Dalam kesempatan ini hadir ketua Gemira Katibung, Idha dan sekretaris Ardiansyah. Widodo Ketua PAC Katibung, sekretaris Abdurahman, Yusuf bendahara, Suhaimi wakil ketua dan para srikandi Katibung.

Menurut keterangan, Widodo Ketua PAC Katibung, 500 porsi takjil dibagikan secara gratis kepada pengguna jalan di sore itu, dengan tujuannya untuk berbagi, meningkatkan iman dan taqwa.

Ketua PAC Gerindra dan Gemira berpesan agar ramadhan kedepan bisa kembali berbagi takjil pada pengguna jalan. “Mudah-mudahan di bulan puasa ini, iman dan taqwa kita lebih meningkat. Kita selalu diberikan kesehatan kemudahan, Lampung Selatan diberi kemudahan untuk menuju Indonesia maju yang menjadi cita cita. Yakin, dengan bismillah, bisa, “harapnya.

Sementara, Anggota DPRD kabupaten Lampung Selatan Farizal Purba dari praksi Partai Gerindra mengapreasiasi kegiatan bagi takjil gratis tersebut. Menurutnya, hal tersebut memiliki nilai positif yang sangat besar.

” Saya pribadi, sangat mengapresiasi kegiatan bagi-bagi takjil gratis yang di lakukan PAC Gerindra dan Gemira Katibung karena ada nilai-nilai positif yang didapat dan dicontohkan pada masyarakat kita, diantaranya arti berbagi. Semoga tahun depan ada lagi kegiatan ini, “ungkap Farizal. ( Anesmi )

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Sapi Bantuan Di Duga Kuat dikuasai Oleh Oknum Anggota DPRD Lamsel

Published

on

By

Sapi Bantuan Di Duga Kuat dikuasai Oleh Oknum Anggota DPRD Lamsel

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan— Dugaan penggelapan sapi bantuan milik Kelompok Sahabat Tani di Desa Kuala Sekampung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan ( Lamsel) kembali mencuat dan menyeret nama anggota Komisi IV DPRD Lam-Sel inisial TM.

Kasus ini sebelumnya sempat terungkap pada pertengahan tahun 2025 dan telah ditangani oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamsel . Saat itu, Ketua Kelompok Tani Sahabat Tani, Dedi Susanto, berkomitmen akan mengganti sapi yang telah dijual pada Agustus 2025.

Bantuan 20 ekor sapi tersebut diketahui merupakan program aspirasi anggota Komisi IV DPR RI, Sudin Kala itu, yang digulirkan sejak tahun 2021. Namun, meski bukan anggota kelompok Tani , sapi bantuan tersebut diduga dikuasai oleh anggota DPRD Lamsel TM.

Ketika Di Konfirmasi Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa keanggotaan Kelompok Sahabat Tani didominasi oleh keluarga TM. Ia menyebut, posisi dalam kelompok diisi oleh menantu, anak, istri, adik, hingga orang tua TM.

“Sebagian besar anggota kelompok itu keluarga beliau. Ketua kelompok merupakan menantunya, lalu istrinya adalah anak kandung TM, serta ada juga istri dan orang tuanya,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Salah satu pengurus kelompok, Marimun, menjelaskan bahwa dirinya ditugaskan merawat sapi dan menerima upah bulanan antara Rp1 juta hingga Rp2 juta dari TM.

“Kalau ada uang dikasih, kadang Rp1 juta, kadang Rp2 juta, tapi tidak tentu,” kata Marimun.

Selain itu, ia juga mengaku pernah menerima bagian sebesar Rp20 juta dari hasil penjualan lima ekor sapi. Namun, ia menyebut tidak pernah mengetahui harga jual sapi karena seluruh proses penjualan dikendalikan oleh TM, bukan oleh ketua kelompok.

Saat ini, dari total 20 ekor sapi bantuan, Hanya tersisa 14 ekor indukan yang masih dirawat.

Sementara itu, anggota kelompok lainnya, Agus Roni, mengaku tidak pernah dilibatkan dalam penjualan sapi maupun menerima bagian dari hasil penjualan.

“Saya pernah membantu mencari pakan, tapi tidak lama. Untuk penjualan, saya tidak pernah dilibatkan atau mendapat bagian,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, TM belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan WhatsApp tidak mendapatkan respons.

Kasus ini kembali menjadi sorotan masyarakat dan diharapkan dapat ditindaklanjuti secara transparan oleh pihak terkait guna memastikan kejelasan pengelolaan bantuan tersebut. ( Sam /tim).

Continue Reading

Trending