Connect with us

Lampung Selatan

Enam Atlet PWI Lampung Selatan Lolos Seleksi Porwanas 2027, Setelah Menumbangkan Rivalnya

Published

on

 

Ungkapselatan.com, Lampung – persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Lampung mulai Menyiapkan Atlit Terbaik dari berbagai Daerah, melalui babak penyisihan, yang digelar di lantai 2 dan lantai 3 Gedung PWI Lampung, Minggu (5/7/2026),

Peta kekuatan atlet wartawan Lampung untuk menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Lampung 2027 mulai terbentuk. Semangat kompetisi dan tekad mengharumkan nama daerah terlihat dalam seleksi penjaringan atlet cabang olahraga catur dan domino .

Dari proses seleksi yang berlangsung ketat, enam atlet asal PWI Lampung Selatan berhasil memastikan diri lolos dan berhak mengikuti Training Center (TC) sebagai bagian dari persiapan menuju Porwanas 2027.

Mereka adalah Raflan Siahaan dan Yuda Pranata di cabang olahraga catur, serta Farihan, Sabda Fajar, Angga Prayoga, dan Alpandi di cabang olahraga domino.

Penanggung jawab cabang olahraga domino, Septa, menjelaskan bahwa para atlet yang lolos nantinya akan dipersiapkan untuk turun pada dua nomor pertandingan, yakni beregu dan perorangan. Selain itu, pertandingan juga akan dibagi berdasarkan kategori usia, yakni di bawah 40 tahun dan di atas 40 tahun.

Sementara itu, proses seleksi cabang olahraga catur dipimpin langsung oleh Zaini yang melakukan penilaian terhadap kemampuan para peserta untuk menentukan atlet terbaik yang akan memperkuat kontingen Lampung.

Keberhasilan enam atlet asal Bumi Khagom Mufakat menembus tahap berikutnya mendapat apresiasi dari Ketua PWI Lampung Selatan, Edwin Apriandi. Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa wartawan Lampung Selatan memiliki potensi untuk bersaing di level nasional.

“Alhamdulillah, saya pribadi dan atas nama PWI Lampung Selatan bersyukur para calon atlet telah lolos seleksi. Saya berharap mereka dapat memperkuat kontingen Lampung di Porwanas 2027, meraih kemenangan, dan mempersembahkan medali emas sebanyak mungkin,” ujar Edwin.

Meski demikian, Edwin mengingatkan para atlet agar tidak cepat merasa puas. Lolos seleksi, katanya, bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju prestasi yang sesungguhnya.

Ia berharap seluruh atlet tetap menjaga disiplin latihan, meningkatkan kemampuan, serta memperkuat mental bertanding agar mampu tampil maksimal saat Porwanas Lampung 2027 digelar.

“Tetap berlatih dengan gigih, terus perkuat semangat dalam menyongsong Porwanas 2027. Ini baru langkah awal menuju target yang lebih besar,” tutupnya.

Dirinya juga mengiatkan kepada para calon atlet lainnya yakni E-sport, Futsal/Mini Soccer, dan Tenis Meja untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi seleki selanjutnya. ( * )

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Published

on

By

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Ungkapselatan.com, Palas – Petani padi di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menghadapi ancaman serangan hama. Belum sepenuhnya lepas dari gangguan hama tikus, kini tanaman padi mereka diserang hama beluk atau penggerek batang yang menyebabkan bulir padi berwarna putih dan berpotensi gagal berisi.

‎Kondisi tersebut membuat petani khawatir mengalami kerugian saat musim panen tiba. Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan telah dilakukan, termasuk penyemprotan menggunakan pestisida. Namun, serangan hama masih menjadi persoalan yang meresahkan petani.

‎Keresahan itu disampaikan petani senior, Abdul Muthalib, saat ditemui di tanggul sawah pada Sabtu (10/10/2026). Ia mengatakan, musim tanam gadu kali ini menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan air hingga ancaman serangan hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

‎“Luar biasa perjuangan musim ini. Selain memastikan kebutuhan air tercukupi, kami juga harus menjaga perkembangan dan pertumbuhan padi agar sehat, kuat, serta tahan terhadap serangan hama,” ujar Muthalib.

‎Ia menjelaskan, meskipun pasokan air dari aliran Way Pisang masih cukup membantu pengairan sawah, petani tetap menghadapi kekhawatiran terhadap serangan hama tikus dan beluk. Kondisi tersebut semakin menambah beban petani yang harus menjaga tanaman hingga masa panen.

‎Menurutnya, serangan beluk terlihat di sejumlah jalur persawahan, mulai dari jalur satu, dua, tiga hingga jalur lima. Pada beberapa bagian tanaman, bulir padi tampak memutih, yang diduga menjadi tanda gabah tidak terisi sempurna.

‎“Saya amati, hampir merata di beberapa jalur persawahan, buah padinya keluar putih. Kami sudah melakukan penyemprotan menggunakan pestisida, di antaranya yang disebut Vertako dan Incifio, tetapi serangan ini masih menjadi kendala,” keluhnya.

‎Muthalib yang mengaku biasanya memperoleh hasil panen hingga 10 ton per hektare itu berharap kondisi tanaman saat ini tidak berdampak besar terhadap produktivitas panen. Ia khawatir, apabila serangan terus meluas, hasil panen petani akan menurun dan pendapatan mereka ikut terdampak.

‎Di lokasi yang sama, petani setempat, Toiba, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah melalui instansi terkait dapat membantu mencari solusi untuk mengatasi serangan hama tersebut.

‎“Dengan kondisi padi seperti ini, jika ada solusi dari pemerintah, kami berharap bisa dibantu mencari jalan keluarnya agar tidak mengalami kerugian yang dapat memengaruhi ketahanan pangan,” harap Toiba.

‎Sementara itu, Adi Ahdiansyah, S.P., selaku penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang bertugas di Desa Palas Aji, merespons informasi tersebut saat dihubungi melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp.

‎Ia menyampaikan rencana untuk meninjau langsung kondisi tanaman padi di lokasi pada keesokan harinya.

‎“Besok kita lihat ke lokasi,” tulis Adi melalui pesan WhatsApp.

‎Kunjungan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi tanaman, memastikan penyebab bulir padi memutih, serta menentukan langkah penanganan yang tepat agar serangan hama tidak semakin meluas dan kerugian petani dapat diminimalkan. (Joe/Sam)

Continue Reading

Trending