Connect with us

Lampung Selatan

Ahmad Al-Akhran Perkuat Mesin Partai Golkar Dari Tingkat Desa 

Published

on

Ahmad Al-Akhran Perkuat Mesin Partai Golkar Dari Tingkat Desa

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Ahmad Al-Akhran, anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Partai Golkar, menggelar kegiatan konsolidasi pengurus partai di Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Palas, Sidomulyo, dan Way Panji, pada Senin (16/03/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Way Panji tersebut dihadiri oleh seluruh Ketua Pengurus Kecamatan (PK) serta para Pimpinan Desa (Pimdes) se-Dapil II. Konsolidasi ini bertujuan untuk memperkuat struktur dan soliditas partai hingga ke tingkat akar rumput.

Dalam kesempatan tersebut, Alkhan—sapaan akrab Ahmad Al-Akhran—menegaskan tekadnya untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar di wilayah tersebut. Ia mengingatkan bahwa pada masa lalu, Golkar pernah menjadi kekuatan dominan di tiga kecamatan tersebut.

“Saya ingin mengembalikan kejayaan Golkar seperti dulu, di mana di tiga kecamatan ini Golkar menjadi pemenang. Hari ini kita mulai kembali menguatkan itu,” ujarnya.

Sebagai Ketua Harian DPD Partai Golkar Lampung Selatan, Alkhan juga menyampaikan target besar partai dalam menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang, yakni meraih 10 kursi di DPRD Kabupaten Lampung Selatan. Menurutnya, target tersebut hanya dapat dicapai melalui kerja keras, kekompakan, dan soliditas seluruh pengurus, mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.

“Oleh sebab itu, konsolidasi ini penting untuk menguatkan mesin partai di Dapil II agar target 10 kursi bisa kita capai bersama,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung khidmat dan interaktif, ditandai dengan sesi tanya jawab yang konstruktif antara para pimpinan desa dengan Ahmad Al-Akhran. Diskusi tersebut membahas strategi penguatan basis massa serta peran pengurus dalam memenangkan Golkar di wilayah masing-masing.

Di akhir kegiatan, Alkhan juga memberikan bingkisan Tunjangan Hari Raya (THR) dan uang tunai kepada para Pimdes dan pengurus kecamatan sebagai bentuk apresiasi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Konsolidasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat struktur partai sekaligus membangun kembali kejayaan Partai Golkar Dapil II Lampung Selatan. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Published

on

By

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Ungkapselatan.com, Palas – Petani padi di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menghadapi ancaman serangan hama. Belum sepenuhnya lepas dari gangguan hama tikus, kini tanaman padi mereka diserang hama beluk atau penggerek batang yang menyebabkan bulir padi berwarna putih dan berpotensi gagal berisi.

‎Kondisi tersebut membuat petani khawatir mengalami kerugian saat musim panen tiba. Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan telah dilakukan, termasuk penyemprotan menggunakan pestisida. Namun, serangan hama masih menjadi persoalan yang meresahkan petani.

‎Keresahan itu disampaikan petani senior, Abdul Muthalib, saat ditemui di tanggul sawah pada Sabtu (10/10/2026). Ia mengatakan, musim tanam gadu kali ini menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan air hingga ancaman serangan hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

‎“Luar biasa perjuangan musim ini. Selain memastikan kebutuhan air tercukupi, kami juga harus menjaga perkembangan dan pertumbuhan padi agar sehat, kuat, serta tahan terhadap serangan hama,” ujar Muthalib.

‎Ia menjelaskan, meskipun pasokan air dari aliran Way Pisang masih cukup membantu pengairan sawah, petani tetap menghadapi kekhawatiran terhadap serangan hama tikus dan beluk. Kondisi tersebut semakin menambah beban petani yang harus menjaga tanaman hingga masa panen.

‎Menurutnya, serangan beluk terlihat di sejumlah jalur persawahan, mulai dari jalur satu, dua, tiga hingga jalur lima. Pada beberapa bagian tanaman, bulir padi tampak memutih, yang diduga menjadi tanda gabah tidak terisi sempurna.

‎“Saya amati, hampir merata di beberapa jalur persawahan, buah padinya keluar putih. Kami sudah melakukan penyemprotan menggunakan pestisida, di antaranya yang disebut Vertako dan Incifio, tetapi serangan ini masih menjadi kendala,” keluhnya.

‎Muthalib yang mengaku biasanya memperoleh hasil panen hingga 10 ton per hektare itu berharap kondisi tanaman saat ini tidak berdampak besar terhadap produktivitas panen. Ia khawatir, apabila serangan terus meluas, hasil panen petani akan menurun dan pendapatan mereka ikut terdampak.

‎Di lokasi yang sama, petani setempat, Toiba, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah melalui instansi terkait dapat membantu mencari solusi untuk mengatasi serangan hama tersebut.

‎“Dengan kondisi padi seperti ini, jika ada solusi dari pemerintah, kami berharap bisa dibantu mencari jalan keluarnya agar tidak mengalami kerugian yang dapat memengaruhi ketahanan pangan,” harap Toiba.

‎Sementara itu, Adi Ahdiansyah, S.P., selaku penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang bertugas di Desa Palas Aji, merespons informasi tersebut saat dihubungi melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp.

‎Ia menyampaikan rencana untuk meninjau langsung kondisi tanaman padi di lokasi pada keesokan harinya.

‎“Besok kita lihat ke lokasi,” tulis Adi melalui pesan WhatsApp.

‎Kunjungan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi tanaman, memastikan penyebab bulir padi memutih, serta menentukan langkah penanganan yang tepat agar serangan hama tidak semakin meluas dan kerugian petani dapat diminimalkan. (Joe/Sam)

Continue Reading

Trending