Connect with us

Lampung Selatan

HUT Bhayangkara Ke – 80 Polsek Palas Bagikan Bingkisan Ke Masyarakat Yang Membutuhkan 

Published

on

HUT Bhayangkara Ke – 80 Polsek Palas Bagikan Bingkisan Ke Masyarakat Yang Membutuhkan

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan‎– Polsek Palas, Polres Lampung Selatan, menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 pada Rabu (1/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek Palas tersebut diisi dengan bakti sosial, pemberian ucapan selamat dari berbagai pihak, hingga acara syukuran bersama unsur Forkopimcam.

‎Kapolsek Palas, IPTU Suyitno, S.H., menyambut kehadiran Danramil Palas Kapten Inf Ujang Haerudin, Camat Palas NS. Rosalina, M.Kep., Kepala UPT Puskesmas Palas Meti, Ketua APDESI Kecamatan Palas Evan Rastriandana dan Bendahara Susilo, personel Koramil dan Polsek Palas, staf Kecamatan Palas, serta anggota Saka Bhayangkara.

‎Dalam rangkaian peringatan tersebut, sebanyak 53 papan bunga ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 diterima Polsek Palas dari unsur Uspika, mitra kerja, dan para pengusaha.

Selain itu, lima papan bunga juga dikirimkan ke Polres Lampung Selatan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi.

‎Sebelum acara syukuran, Polsek Palas menyalurkan bantuan sosial berupa 20 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan warga.

‎Pada acara syukuran, Danramil Palas dan Camat Palas menyerahkan tumpeng Hari Bhayangkara ke-80 kepada Kapolsek Palas. Kapten Inf Ujang Haerudin menyampaikan, “Semoga sinergitas TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan Palas semakin kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Polisi hadir untuk masyarakat dan semakin dekat dengan rakyat”.

‎Sementara itu, Kapolsek Palas IPTU Suyitno mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh unsur Forkopimcam, mitra kerja, serta masyarakat yang telah berpartisipasi dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Ia berharap kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dipertahankan demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Palas.

‎Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, ramah tamah, dan makan bersama. Seluruh rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolsek Palas berakhir sekitar pukul 13.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan.(HMS)

‎

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Published

on

By

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Ungkapselatan.com, Palas – Petani padi di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menghadapi ancaman serangan hama. Belum sepenuhnya lepas dari gangguan hama tikus, kini tanaman padi mereka diserang hama beluk atau penggerek batang yang menyebabkan bulir padi berwarna putih dan berpotensi gagal berisi.

‎Kondisi tersebut membuat petani khawatir mengalami kerugian saat musim panen tiba. Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan telah dilakukan, termasuk penyemprotan menggunakan pestisida. Namun, serangan hama masih menjadi persoalan yang meresahkan petani.

‎Keresahan itu disampaikan petani senior, Abdul Muthalib, saat ditemui di tanggul sawah pada Sabtu (10/10/2026). Ia mengatakan, musim tanam gadu kali ini menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan air hingga ancaman serangan hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

‎“Luar biasa perjuangan musim ini. Selain memastikan kebutuhan air tercukupi, kami juga harus menjaga perkembangan dan pertumbuhan padi agar sehat, kuat, serta tahan terhadap serangan hama,” ujar Muthalib.

‎Ia menjelaskan, meskipun pasokan air dari aliran Way Pisang masih cukup membantu pengairan sawah, petani tetap menghadapi kekhawatiran terhadap serangan hama tikus dan beluk. Kondisi tersebut semakin menambah beban petani yang harus menjaga tanaman hingga masa panen.

‎Menurutnya, serangan beluk terlihat di sejumlah jalur persawahan, mulai dari jalur satu, dua, tiga hingga jalur lima. Pada beberapa bagian tanaman, bulir padi tampak memutih, yang diduga menjadi tanda gabah tidak terisi sempurna.

‎“Saya amati, hampir merata di beberapa jalur persawahan, buah padinya keluar putih. Kami sudah melakukan penyemprotan menggunakan pestisida, di antaranya yang disebut Vertako dan Incifio, tetapi serangan ini masih menjadi kendala,” keluhnya.

‎Muthalib yang mengaku biasanya memperoleh hasil panen hingga 10 ton per hektare itu berharap kondisi tanaman saat ini tidak berdampak besar terhadap produktivitas panen. Ia khawatir, apabila serangan terus meluas, hasil panen petani akan menurun dan pendapatan mereka ikut terdampak.

‎Di lokasi yang sama, petani setempat, Toiba, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah melalui instansi terkait dapat membantu mencari solusi untuk mengatasi serangan hama tersebut.

‎“Dengan kondisi padi seperti ini, jika ada solusi dari pemerintah, kami berharap bisa dibantu mencari jalan keluarnya agar tidak mengalami kerugian yang dapat memengaruhi ketahanan pangan,” harap Toiba.

‎Sementara itu, Adi Ahdiansyah, S.P., selaku penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang bertugas di Desa Palas Aji, merespons informasi tersebut saat dihubungi melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp.

‎Ia menyampaikan rencana untuk meninjau langsung kondisi tanaman padi di lokasi pada keesokan harinya.

‎“Besok kita lihat ke lokasi,” tulis Adi melalui pesan WhatsApp.

‎Kunjungan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi tanaman, memastikan penyebab bulir padi memutih, serta menentukan langkah penanganan yang tepat agar serangan hama tidak semakin meluas dan kerugian petani dapat diminimalkan. (Joe/Sam)

Continue Reading

Trending