Connect with us

Lampung Selatan

Anggota DPRD Agus Sartono Ajak Warga Jaga Persatuan, Di Acara Jalan Sehat HUT ke-80 RI

Published

on

Anggota DPRD Agus Sartono Ajak Warga Jaga Persatuan, Di Acara Jalan Sehat HUT ke-80 R

Lampung Selatan – Ribuan warga Desa Sidomulyo memadati halaman kantor desa dalam kegiatan Jalan Sehat yang digelar Pemerintah Desa Sidomulyo, Minggu (24/8/2025). Acara yang mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi PAN, Agus Sartono, turut hadir bersama Pj Kepala Desa Sidomulyo, Gunawan, dan perangkat desa. Mereka bersama-sama melepas peserta jalan sehat dan membagikan hadiah undian kepada warga.

“Kami mengucapkan selamat HUT Republik Indonesia ke-80. Mari jadikan momentum ini sebagai refleksi untuk meresapi nilai-nilai perjuangan para pahlawan,” ujar Agus Sartono. Ia juga mengajak masyarakat agar terus menjaga persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta mensyukuri kemerdekaan yang telah diraih.

Sebelum jalan sehat dimulai, peserta mengikuti senam bersama yang menambah semarak acara. Panitia juga menyediakan beragam hadiah menarik, termasuk sepeda BMX sebagai hadiah utama. Agus berharap kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

(Red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

Published

on

By

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

‎Ungkapselatan.com, Palas – Warga Desa Palas Aji, Palas Pasemah, Rejomulyo, dan Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu di aliran Way Pisang, Dusun 001, Desa Palas Aji, Minggu (14/6/2026).

‎Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan karena jembatan beton yang sebelumnya digunakan sebagai akses utama menuju areal persawahan roboh akibat diterjang banjir beberapa bulan lalu. Hingga saat ini, jembatan tersebut belum kembali dibangun sehingga menyulitkan aktivitas para petani.

‎Dengan peralatan dan bahan seadanya, warga bersama-sama mengumpulkan batang bambu untuk dijadikan jembatan penyeberangan sementara. Semangat gotong royong tampak begitu kuat karena keberadaan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat yang setiap hari menuju lahan pertanian.

‎Perwakilan tokoh masyarakat Desa Palas Aji, Tamzili, mengatakan pembangunan jembatan bambu dilakukan sebagai solusi darurat agar aktivitas petani tidak terhambat.

‎“Kami hari ini melaksanakan gotong royong membuat jembatan dari bambu karena kondisi darurat. Jembatan yang biasa kami gunakan roboh diterjang banjir. Sementara itu, setiap hari kami harus menyeberang untuk menuju sawah. Karena akses lama sudah tidak bisa digunakan, masyarakat sepakat membangun jembatan darurat secara swadaya,” ujarnya.

‎Tamzili berharap pemerintah desa, kabupaten, maupun provinsi karena dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut dengan membangun jembatan permanen yang lebih layak dan aman.
‎Ia menjelaskan bahwa keberadaan jembatan permanen sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian, termasuk akses kendaraan roda dua, traktor, hingga mesin panen (combine harvester), sehingga dapat mengurangi biaya operasional petani.

‎Senada dengan itu, Sibli, warga Desa Palas Pasemah, mengaku mendukung penuh pembangunan jembatan darurat tersebut. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan kebutuhan bersama masyarakat yang setiap hari melintasi Way Pisang untuk bekerja di sawah.

‎“Saya sangat mendukung dan siap membantu proses pembuatan jembatan ini karena manfaatnya untuk kita semua. Kalau bukan masyarakat sendiri yang bergerak, siapa lagi yang akan membantu. Jembatan ini sangat penting bagi para petani,” kata Sibli.
‎Pembangunan jembatan bambu ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur demi mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga.

Continue Reading

Trending