Connect with us

Lampung Selatan

Bupati Terpilih Egi Sambangi Komisi-Komisi DPRD, Singgah di Komisi III dan Janji Benahi Wisata

Published

on

Bupati Terpilih Egi Sambangi Komisi-Komisi DPRD, Singgah di Komisi III dan Janji Benahi Wisata

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan –Usai ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan periode 2025–2030 oleh DPRD dalam sidang paripurna, Kamis (16/1/2025), Radityo Egi Pratama bersama wakilnya, M. Saipul Anwar, langsung menyambangi seluruh ruangan kerja komisi DPRD setempat.

 

Keduanya berkeliling mulai dari Komisi I hingga Komisi IV, dan mengakhiri kunjungan di ruang Badan Anggaran (Banggar). Suasana akrab dan penuh canda mewarnai kunjungan tersebut.

 

Momen menarik terjadi saat Bupati terpilih Egi duduk di kursi salah satu anggota Komisi III. Aksi tersebut disambut gelak tawa para anggota komisi.

 

“Ini ruangan Komisi III, Bapak Bupati. Selain sempit, AC-nya juga tak hidup. Saya curhat, Bapak,” ucap Ketua Komisi III, Yuti Rama Yanti, yang disambut tawa oleh seluruh hadirin.

 

Berikut daftar lengkap anggota Komisi III DPRD Lampung Selatan:

 

Ketua: Yuti Rama Yanti (Partai Gerindra)

 

Wakil Ketua: Polman Sinaga (Partai NasDem)

 

Sekretaris: Suhar Pujianto (PDIP)

 

 

Anggota:

 

1. Waris Basuki (Gerindra)

 

 

2. Hendry Gunawan (PDIP)

 

 

3. Ahmad Muslim (Golkar)

 

 

4. Derri Kusuma (Golkar)

 

 

5. Edi Waluyo (PAN)

 

 

6. Bayu Prasetya (PAN)

 

 

7. Yudi Suprayoga (PKB)

 

 

8. Ismail (PKB)

 

 

9. Kodris (Demokrat)

 

 

10. Achmad Johani (Demokrat)

 

 

11. M. Gilang Satria Riyandi (NasDem)

 

 

12. Bowo Edy Anggoro (PKS)

 

 

 

Sementara itu, saat ditanya awak media mengenai program prioritas ke depan, Egi belum membeberkan secara rinci. Namun, ia menyoroti pentingnya pembenahan sektor pariwisata, terutama objek wisata yang masih belum optimal.

 

“Masih ada objek wisata yang perlu dibenahi, dan bagaimana pengunjung wisata kita tiap tahunnya meningkat,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, salah satu tantangan ke depan adalah bagaimana membuat wisatawan tetap memilih Lampung Selatan sebagai destinasi unggulan.

 

“Oleh karena itu, kami akan mencari solusi agar pariwisata Lampung Selatan tetap ramai dan terus berkembang,” pungkasnya.

 

Sebagai informasi, penetapan pasangan Radityo Egi Pratama dan M. Saipul Anwar sebagai kepala daerah terpilih dilakukan dalam sidang paripurna DPRD Lampung Selatan . (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Warga Desa Bangunan Kecewa Beli Motor Cash,Sudah Seminggu Belum Di Kirim 

Published

on

By

Warga Desa Bangunan Kecewa Beli Motor Cash,Sudah Seminggu Belum Di Kirim

 

Ungkapselatan.com, Palas – Berharap memakai Motor Honda Beat Baru Nunung istri Rohadi ( Atit ) warga Desa Bangunan Dusun Cililin Kecamatan Palas Dengan membayar Cash seharga Rp 19.300.000 ( sembilan belas juta tiga ratus ribu rupiah) Di Terima langsung oleh Sopyan yang bekerja Dealer Honda cabang Bangunan di saksikan oleh dua orang karyawan di Sana.

Saat di Konfirmasi Rohadi suami korban memaparkan Dia membelikan istrinya motor jenis Honda Beat dengan pembayaran Secara Cash dengan bukti pembayaran Kwitansi

” Saya datang langsung ke Dealer cabang Honda Kalianda di Desa Bangunan, Duit nya di Terima oleh Ahmad sopan sopyan pimpinannya, tapi sampai hari ini motor pesanan belum juga di antar, ” Ucap Rohadi

Karena di tunggu sampai satu minggu belum juga di kirim, lalu Rohadi melaporkan persoalan ini ke Mapolsek palas, di kantor polsek Sopyan membuat surat pernyataan siap mengembalikan uang Rohadi

” Karena dah lama saya tunggu motor belum jua di kirim, saya mendatangi kantor polsek palas untuk melaporkan persoalan ini, namun sopyan hanya membubuhkan surat pernyataan untuk mengembalikan uang saya di Hari jum’at 7 Agustus 2026, kalau belum juga di kembalikan uang saya, warga Desa Bangunan akan geruduk dealer tersebut, ” Tegas Rohadi

Sementara Muhamad Sopan Popiyan selaku pimpinan PT. Cabang Kalianda di Bangunan Kecamatan Palas saat dikonfirmasi awak media Berdalih ” Bahwasannya Unit nya lagi Rusak perlu dibenerin ganti Oli, dan juga kemarin sudah ada kesepakatan kok dengan surat pernyataan bahwa saya sanggup mengembalikan uang tersebut pada hari Jum’at tanggal 7 Agustus 2026,” Ungkap Sopiyan.

Dengan demikian Kasus konsumen yang sudah membayar lunas secara tunai (cash) satu unit motor Honda namun unitnya tidak ada merupakan tindak pidana penipuan atau penggelapan (Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP).

Continue Reading

Trending