Connect with us

Lampung Selatan

Kepala Desa Bangunan dan Pematang baru Ucapkan Selamat Kepada Suhar pujianto 

Published

on

Kepala Desa Bangunan dan Pematang baru Ucapkan Selamat Kepada Suhar pujianto

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Usai di Lantik sebagai anggota DPRD kabupaten Lampung Selatan Suhar pujianto mengadakan syukuran di kediaman nya Di Desa Negeri pandan Kecamatan Kalianda pada Hari Senin 19 /8/2024, Banyak berdatangan kerabat, Tim kemenangan dan Kepala Desa setempat mengucapkan Selamat kepada Suhar yang telah di lantik untuk kedua kalinya menjabat .

Di ketahui Suhar pujianto terpilih sebagai anggota DPRD dari Dapil 2 yaitu Kecamatan palas, way panji dan Sidomulyo, Meskipun beliau warga Kecamatan kalianda Dia Terpilih kembali karena Masyarakat Dapil Dua memilih karena Sudah banyak aspirasi yang tersampaikan dan terlaksana di bidang pembangunan.

Suhar Pujianto pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Dapil dua yang masih mempercayai diri nya sebagai wakil masyarakat, Dia terus akan menampung dan menyampaikan dan memperjuangkan aspirasi rakyat khusus Dapil dua dan umumnya kabupaten Lampung Selatan.

” Saya mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat kecamatan palas, way panji dan sidomulyo yang sudah berjuang dan memilih saya kembali sebagai wakil mereka, saya akan komitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, ” Ucarnya

Nampam kelihatan dalam acara tersebut Kepala Desa Bangunan Isnaini Dan kades Pematang Baru Rosadi , juga hadir dalam acara syukuran tersebut, untuk mengucapkan selamat.

Isnaini Menurutnya kehadiran nya pada acara selamatan tersebut merupakan suatu kehormatan.

” Saya ucapkan selamat kepada Bang Suhar pujianto atas terlantiknya kembali sebagai anggota DPRD, semoga beliau selalu di berikan kesehatan dan terus memperjuangkan aspirasi rakyat Kecamatan palas khusus di Desa kami, ” Ungkap isnaini

Selanjutnya Rosyadi Selaku Kepala Desa Pematang baru juga mengatakan wajar kalau Suhar pujianto terpilih kembali sebagai anggota DPRD karena beliau sangat dekat kepada masyarakat terutama di Desa yang dia pimpin

” Kalau saya gak heran bila bang Suhar terpilih dan ter lantik kembali, karena beliau ramah dan tidak sombong, suka membantu warga, Dia juga terus mengawal pembangunan di kecamatan palas, ” Ungkap Cako sapaan akrabnya ( Saman)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Published

on

By

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Ungkapselatan.com, Palas – Petani padi di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menghadapi ancaman serangan hama. Belum sepenuhnya lepas dari gangguan hama tikus, kini tanaman padi mereka diserang hama beluk atau penggerek batang yang menyebabkan bulir padi berwarna putih dan berpotensi gagal berisi.

‎Kondisi tersebut membuat petani khawatir mengalami kerugian saat musim panen tiba. Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan telah dilakukan, termasuk penyemprotan menggunakan pestisida. Namun, serangan hama masih menjadi persoalan yang meresahkan petani.

‎Keresahan itu disampaikan petani senior, Abdul Muthalib, saat ditemui di tanggul sawah pada Sabtu (10/10/2026). Ia mengatakan, musim tanam gadu kali ini menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan air hingga ancaman serangan hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

‎“Luar biasa perjuangan musim ini. Selain memastikan kebutuhan air tercukupi, kami juga harus menjaga perkembangan dan pertumbuhan padi agar sehat, kuat, serta tahan terhadap serangan hama,” ujar Muthalib.

‎Ia menjelaskan, meskipun pasokan air dari aliran Way Pisang masih cukup membantu pengairan sawah, petani tetap menghadapi kekhawatiran terhadap serangan hama tikus dan beluk. Kondisi tersebut semakin menambah beban petani yang harus menjaga tanaman hingga masa panen.

‎Menurutnya, serangan beluk terlihat di sejumlah jalur persawahan, mulai dari jalur satu, dua, tiga hingga jalur lima. Pada beberapa bagian tanaman, bulir padi tampak memutih, yang diduga menjadi tanda gabah tidak terisi sempurna.

‎“Saya amati, hampir merata di beberapa jalur persawahan, buah padinya keluar putih. Kami sudah melakukan penyemprotan menggunakan pestisida, di antaranya yang disebut Vertako dan Incifio, tetapi serangan ini masih menjadi kendala,” keluhnya.

‎Muthalib yang mengaku biasanya memperoleh hasil panen hingga 10 ton per hektare itu berharap kondisi tanaman saat ini tidak berdampak besar terhadap produktivitas panen. Ia khawatir, apabila serangan terus meluas, hasil panen petani akan menurun dan pendapatan mereka ikut terdampak.

‎Di lokasi yang sama, petani setempat, Toiba, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah melalui instansi terkait dapat membantu mencari solusi untuk mengatasi serangan hama tersebut.

‎“Dengan kondisi padi seperti ini, jika ada solusi dari pemerintah, kami berharap bisa dibantu mencari jalan keluarnya agar tidak mengalami kerugian yang dapat memengaruhi ketahanan pangan,” harap Toiba.

‎Sementara itu, Adi Ahdiansyah, S.P., selaku penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang bertugas di Desa Palas Aji, merespons informasi tersebut saat dihubungi melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp.

‎Ia menyampaikan rencana untuk meninjau langsung kondisi tanaman padi di lokasi pada keesokan harinya.

‎“Besok kita lihat ke lokasi,” tulis Adi melalui pesan WhatsApp.

‎Kunjungan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi tanaman, memastikan penyebab bulir padi memutih, serta menentukan langkah penanganan yang tepat agar serangan hama tidak semakin meluas dan kerugian petani dapat diminimalkan. (Joe/Sam)

Continue Reading

Trending