Connect with us

Lampung Selatan

Upacara Bulanan, Thamrin Ingatkan Perangkat Daerah Realisasikan Rencana Kerja  

Published

on

Upacara Bulanan, Thamrin Ingatkan Perangkat Daerah Realisasikan Rencana Kerja

 

Ungkapselatan. com, Lampung Selatan – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, mengingatkan seluruh kepala perangkat daerah agar segera merealisasikan rencana-rencana kerja yang sudah tertuang dalam DPA dan DPAP Tahun 2024.

Karena, realisasi dari capaian pembangunan tersebut sangat diharapkan, sehingga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas, sebagai bukti konkret kinerja bersama.

Pesan itu disampaikan Thamrin dalam upacara bulanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, di Lapangan Korpri, Kalianda, Kamis (17/10/2024).

Upacara diikuti para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, serta seluruh staf Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Tenaga Harian Lepas Sukarela (THLS).

“Saat ini kita sudah memasuki triwulan IV tahun 2024. Apa yang sudah menjadi target dan program kerja di masing-masing dinas, serta badan harus segera dilaksanakan agar tujuan pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan tercapai tepat waktu,” imbuh Thamrin.

Dalam kesempatan itu, Thamrin juga mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan dedikasi, kompetensi, dan semangat kerja. Sebab menurutnya, hanya dengan kinerja yang baik, para aparatur sipil negara bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

“Akhir kata, saya mengajak mari terus bekerjasama, memberikan pelayanan prima, dan selalu siap dalam menghadapi segala tantangan,” kata Thamrin.

 

Sumber : Kominfo

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

Published

on

By

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

‎Ungkapselatan.com, Palas – Warga Desa Palas Aji, Palas Pasemah, Rejomulyo, dan Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu di aliran Way Pisang, Dusun 001, Desa Palas Aji, Minggu (14/6/2026).

‎Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan karena jembatan beton yang sebelumnya digunakan sebagai akses utama menuju areal persawahan roboh akibat diterjang banjir beberapa bulan lalu. Hingga saat ini, jembatan tersebut belum kembali dibangun sehingga menyulitkan aktivitas para petani.

‎Dengan peralatan dan bahan seadanya, warga bersama-sama mengumpulkan batang bambu untuk dijadikan jembatan penyeberangan sementara. Semangat gotong royong tampak begitu kuat karena keberadaan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat yang setiap hari menuju lahan pertanian.

‎Perwakilan tokoh masyarakat Desa Palas Aji, Tamzili, mengatakan pembangunan jembatan bambu dilakukan sebagai solusi darurat agar aktivitas petani tidak terhambat.

‎“Kami hari ini melaksanakan gotong royong membuat jembatan dari bambu karena kondisi darurat. Jembatan yang biasa kami gunakan roboh diterjang banjir. Sementara itu, setiap hari kami harus menyeberang untuk menuju sawah. Karena akses lama sudah tidak bisa digunakan, masyarakat sepakat membangun jembatan darurat secara swadaya,” ujarnya.

‎Tamzili berharap pemerintah desa, kabupaten, maupun provinsi karena dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut dengan membangun jembatan permanen yang lebih layak dan aman.
‎Ia menjelaskan bahwa keberadaan jembatan permanen sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian, termasuk akses kendaraan roda dua, traktor, hingga mesin panen (combine harvester), sehingga dapat mengurangi biaya operasional petani.

‎Senada dengan itu, Sibli, warga Desa Palas Pasemah, mengaku mendukung penuh pembangunan jembatan darurat tersebut. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan kebutuhan bersama masyarakat yang setiap hari melintasi Way Pisang untuk bekerja di sawah.

‎“Saya sangat mendukung dan siap membantu proses pembuatan jembatan ini karena manfaatnya untuk kita semua. Kalau bukan masyarakat sendiri yang bergerak, siapa lagi yang akan membantu. Jembatan ini sangat penting bagi para petani,” kata Sibli.
‎Pembangunan jembatan bambu ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur demi mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga.

Continue Reading

Trending