Connect with us

Lampung Selatan

Published

on

Komisi III Akan Segera Turun Terkait Rehabilitasi Ruang Guru SMP Negeri 2 Sragi Yang Menggunakan Bahan Bekas

 

Ungkapselatan. com- Lampung Selatan.Terkait pekerjaan di SMP Negeri 2 kecamatan sragi media beserta tim kembali datangi dinas pendidikan Lampung Selatan guna untuk bertemu dengan Pejabat Pembuat Komitmen ( ppk) Tri Widianto tidak ada di tempat-Selasa  (30/7/2024)

Hanya yang di dapatkan iyalah korsi yang kosong melompong bagaikan tak bertuan.

Media beserta tim lalu mengkonfirmasi azis selaku pptk.azis saat di konfirmasi terkait pekerjaan yang ada di SMP Negeri 2 Sragi yang menggunakan bahan matrial bekas atau hasil dari pembakaran gedung tersebut dirinya mengatakan, Bila ada kontraktor menggunakan bahan bekas tidak di perbolahkan.

“itu tidak boleh menggunakan barang bekas itu ada sangsinya,” ucap Azis

“untuk menjawab semua pertanyaan itu bukan wewenang saya namun itu wewenang pak kabid (PPK) dan saya juga enggak ada nomor telpon nya mau menghubungi beliau karna di hp saya ini uda banyak nomornya kabit1 kabit2 kabit3 namun enggak ada yang aktif,” ujar Azis.

tidak hanya sampai di situ tim media pun menghubungi ketua dewan komisi 3 Melalui sambungan telepon WhatsApp guna untuk memintai Komentar soal Pemberitaan SMP Negeri 2 Sragi yang di duga ada kejanggalan dan kecurangan pihak dari kontraktor CV.SANDYTHA JAYA PERDANA.

Ketua Dewan Komisi lll (Rosdiana-red) mengatakan kepada tim media, “Kita Akan Jadwalkan Waktu Untuk Turun Ke Lokasi Pekerjaan Di SMP Negeri 2 Sragi, nanti akan saya informasikan bila kami turun lokasi,” pungkas Rosdiana

(Tim)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Wamen PU Tinjau Irigasi Rawa Sragi, Normalisasi Sungai Gayau Ditargetkan Rampung Dua Minggu

Published

on

By

Wamen PU Tinjau Irigasi Rawa Sragi, Normalisasi Sungai Gayau Ditargetkan Rampung Dua Minggu

‎

Ungkapselatan.com, ‎Lampung selatan ‎– Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) RI, Diana Kusumastuti, meninjau normalisasi Sungai Gayau di Desa Bumi Restu, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (15/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau penanganan Daerah Irigasi Rawa (DIR) Pisang di wilayah Rawa Sragi guna mengatasi kekeringan dan mengurangi masuknya air payau ke areal persawahan.

‎Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto melalui perbaikan infrastruktur irigasi agar kebutuhan air bagi petani dapat terpenuhi.

‎Dalam kunjungan tersebut, Diana didampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Dr. Ir. Elroy Koyari, S.T., M.T., Sekretaris Daerah Lampung Selatan, jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Camat Palas, serta kelompok tani Desa Bumi Restu dan Pulau Jaya.

‎Di lokasi, Diana menjelaskan bahwa sedimentasi dan pendangkalan menjadi persoalan utama yang menghambat aliran air di Sungai Gayau.

‎“Permasalahan sedimentasi tadi sudah kita lakukan pengerukan-pengerukan,” ujar Diana.

‎Selain normalisasi sungai, pemerintah akan mengkaji usulan petani terkait peninggian tanggul dan perbaikan jembatan yang melintasi saluran irigasi.

‎Menurut Diana, peninggian tanggul membutuhkan perencanaan teknis, termasuk pengukuran panjang tanggul, kondisi tanah, dan desain konstruksi.

‎“Kami harus melihat dan mengecek terlebih dahulu berapa panjangnya, gambarnya seperti apa, dan kondisi tanahnya seperti apa. Saya mohon kepada Pak Sekda untuk membuat perencanaan,” tegasnya.

‎Diana juga menyoroti kondisi jalan usaha tani yang belum memadai sehingga menyulitkan petani mengangkut hasil panen. Ia mengusulkan agar pemerintah daerah mengajukan perbaikan melalui aplikasi yang sesuai agar akses tersebut dapat mendukung program swasembada pangan.

‎Sementara itu, Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, menargetkan pekerjaan normalisasi Sungai Gayau dapat diselesaikan dalam waktu dua minggu.

‎“Kurang lebih dalam waktu dua minggu akan terus dikerjakan. Pekerjaannya meliputi normalisasi, perbaikan pintu air, serta gorong-gorong yang melintasi jalan,” jelas Elroy.

‎Mewakili petani, Suranto, warga Desa Bumi Restu, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, atas perhatian terhadap persoalan irigasi di wilayah mereka.

‎Ia mengatakan petani selama ini bergotong royong membersihkan gulma yang menyumbat saluran air agar sawah tetap memperoleh pasokan aja

‎Dengan normalisasi Sungai Gayau, petani berharap aliran irigasi kembali lancar sehingga areal persawahan di Kecamatan Palas dapat terhindar dari kekeringan dan ancaman air asin serta mendukung peningkatan produksi pangan.(Jo/Sam)

‎

Continue Reading

Trending