Connect with us

Lampung Selatan

5 Kepala Desa Di Kecamatan Penengahan Resmi Dilantik, Ini Pesan Bupati Nanang Ermanto..!

Published

on

Ungkapselatan, LAMPUNG SELATAN–Bupati Nanang Ermanto melantik 5 kepala desa terpilih hasil pemilihan kepala desa serentak 2023 di kecamatan penengahan kabupaten lampung selatan. Pelantikan berlangsung di lapangan desa kekiling kecamatan penengahan lamsel, kamis 7 september 2023.

Ada pun 5 kepala desa yang dilantik yakni Andi Saputra kepala desa kekiling, A.Rahmad kepala desa belambangan, Muhamad Amin kepala desa rawi, Abdul Latif kepala desa ruang tengah dan Ihsan kepala desa sukajaya.

Dalam sambutannya Bupati Lampung selatan menghimbau untuk menghilangkan perbedaan dan perpecahan dalam pilkades serentak 2023. “Hari ini pak kades resmi dilantik, saya berpesan hilangkan kebencian, hilangkan dendam, hilangkan perpecahan-perpecahan diantara kita yang kemarin telah melaksanakan pilkades tapi perbedaan itu untuk kesatuan dan persatuan,”pesan Nanang kepada kades terpilih.

Jabatan ini, kata Nanang, adalah amanah, jabatan ini adalah pelayan rakyat bukan jabatan yang dilayani rakyat. “Karena ketika sosialisasi memohon pada rakyat, pada masyarakat pilih saya, saya ingin memajukan desa pebih baik lagi. Maka kata-kata itu dipakai ketika pak kades ingin menjadi kepala desa. Maka, kepala desa ini adalah manusia terpilih, manusia yang di ridoi allah subhana wata’ala. Jika tidak di redoi allah, tidak ada pelantikan hari ini,”ujar Nanang.

Menurut Bupati Nanang, tantangan kepala desa di era globalisasi yakni mensejahterakan dan melayani masyarakat.

“Sekarang sudah dipercaya masyarakat, jadi bagaimana tidak ada lagi daerah yang miskin ekstrim, tidak ada lagi anak yang putus sekolah, tidak ada lagi anak-anak yang gizi buruk. Bagaimana masyarakat mempunyai rumah layak huni. Ini lah tugas pak kepala desa untuk mendata di bantu ibu kades,”jelasnya.

Orang nomor satu di lampung selatan ini sampaikan ucapan terima kasih pada seluruh elemen masyarakat yang telah berperan mensukseskan dan mengamankan jalan nya pilkades serentak di 2023.

Suami Winarni juga berpesan pada tim sukses pilkades untuk menjaga persatuan dan kesatuan, tidak ada lagi perbedaan dan berikan masukan yang bagus untuk membangun desa agar lebih maju.

Nanang juga berpesan pada ibu kades untuk mencipatakan suasana yang adem pasca pilkades karena semuanya adalah warganya.

“Karena di kecamatan penengahan banyak potensi yang harus di kembangkan seperti kebudayaan, wisata, umkm. Itulah yang harus di kembangkan selaku pemimpin desa supaya masyarakat berkembang,”pungkasnya. ( SAM/ NES ).

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Published

on

By

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Ungkapselatan.com, Palas – Petani padi di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menghadapi ancaman serangan hama. Belum sepenuhnya lepas dari gangguan hama tikus, kini tanaman padi mereka diserang hama beluk atau penggerek batang yang menyebabkan bulir padi berwarna putih dan berpotensi gagal berisi.

‎Kondisi tersebut membuat petani khawatir mengalami kerugian saat musim panen tiba. Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan telah dilakukan, termasuk penyemprotan menggunakan pestisida. Namun, serangan hama masih menjadi persoalan yang meresahkan petani.

‎Keresahan itu disampaikan petani senior, Abdul Muthalib, saat ditemui di tanggul sawah pada Sabtu (10/10/2026). Ia mengatakan, musim tanam gadu kali ini menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan air hingga ancaman serangan hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

‎“Luar biasa perjuangan musim ini. Selain memastikan kebutuhan air tercukupi, kami juga harus menjaga perkembangan dan pertumbuhan padi agar sehat, kuat, serta tahan terhadap serangan hama,” ujar Muthalib.

‎Ia menjelaskan, meskipun pasokan air dari aliran Way Pisang masih cukup membantu pengairan sawah, petani tetap menghadapi kekhawatiran terhadap serangan hama tikus dan beluk. Kondisi tersebut semakin menambah beban petani yang harus menjaga tanaman hingga masa panen.

‎Menurutnya, serangan beluk terlihat di sejumlah jalur persawahan, mulai dari jalur satu, dua, tiga hingga jalur lima. Pada beberapa bagian tanaman, bulir padi tampak memutih, yang diduga menjadi tanda gabah tidak terisi sempurna.

‎“Saya amati, hampir merata di beberapa jalur persawahan, buah padinya keluar putih. Kami sudah melakukan penyemprotan menggunakan pestisida, di antaranya yang disebut Vertako dan Incifio, tetapi serangan ini masih menjadi kendala,” keluhnya.

‎Muthalib yang mengaku biasanya memperoleh hasil panen hingga 10 ton per hektare itu berharap kondisi tanaman saat ini tidak berdampak besar terhadap produktivitas panen. Ia khawatir, apabila serangan terus meluas, hasil panen petani akan menurun dan pendapatan mereka ikut terdampak.

‎Di lokasi yang sama, petani setempat, Toiba, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah melalui instansi terkait dapat membantu mencari solusi untuk mengatasi serangan hama tersebut.

‎“Dengan kondisi padi seperti ini, jika ada solusi dari pemerintah, kami berharap bisa dibantu mencari jalan keluarnya agar tidak mengalami kerugian yang dapat memengaruhi ketahanan pangan,” harap Toiba.

‎Sementara itu, Adi Ahdiansyah, S.P., selaku penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang bertugas di Desa Palas Aji, merespons informasi tersebut saat dihubungi melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp.

‎Ia menyampaikan rencana untuk meninjau langsung kondisi tanaman padi di lokasi pada keesokan harinya.

‎“Besok kita lihat ke lokasi,” tulis Adi melalui pesan WhatsApp.

‎Kunjungan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi tanaman, memastikan penyebab bulir padi memutih, serta menentukan langkah penanganan yang tepat agar serangan hama tidak semakin meluas dan kerugian petani dapat diminimalkan. (Joe/Sam)

Continue Reading

Trending