Connect with us

Lampung Selatan

Dinas Pertanian dan Gapoktan Sekhasan Melakukan Gerakan Penanggulangan Hama Di Areal Persawahan Palas Aji

Published

on

Dinas Pertanian dan Gapoktan Sekhasan Melakukan Gerakan Penanggulangan Hama Di Areal Persawahan Palas Aj

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Dinas Tanaman pangan dan hortikultura perkebunan Lampung Selatan melalui Kepala unit pelaksana teknis (KUPT) Kecamatan Palas Memberikan perhatian khusus kepada petani di Kecamatan Palas Khususnya petani di Desa Palas Aji Dalam Gerakan pengendalian Hama. Pagi Jum’at ( 19 /4/2024 )

Iskandar selaku Ketua Gabungan kelompok tani Sekhasan ( Gapoktan Sekhasan) mengucapkan terima kasih kepada Dinas pertanian dan Petugas penyuluh lapangan ( PPL ) Desa Palas Aji yang sudah memberikan perhatian khusus dalam penanggulangan Serangan Hama Wereng coklat yang mulai menyerang areal persawahan petani Palas Aji.

” Kami ucapakan terimakasih kepada pemerintah Dinas pertanian dan PPL sudah memperhatikan dan mensupport kami, sehingga kami bisa dan akan mencegah terjadinya gagal panen sejak Dini, hari ini kami mendapatkan ilmu cara mengatasi sejak Dini serangan hama wereng coklat,” Ungkap Iskandar Ketua Gapoktan yang baru terpilih pertengahan bulan puasa kemarin.

Selanjutnya KUPT Pertanian Palas menghimbau kepada para petani yang kumpul di area persawahan jalur 1 , yang mana kurang lebih 30 orang petani yang mengikuti penyemprotan masal di lokasi itu, agar melakukan penyemprotan secara berkala, jangan Hanya sekali atau seminggu sekali untuk penyemprotan, karena hama wereng bisa mati, namun telur – telur nya akan cepat menetas bila penyemprotan mengunakan racun yang tidak mengandung pembeku telur.

” Bapak l-bapak sekalian untuk membasmi Hama Wereng dan ulat harus menggunakan racun yang ada kandungan pembeku telor nya, supaya telur telur tersebut tidak menetas sampai panen tiba,” Ujarnya

Masih di lokasi yang sama Sutrisno selaku Pengamat Organisme Penganggu Tumbuhan ( POPT ) Kecamatan Palas mengajak para petani untuk menanggulangi hama wereng bersama – sama, kita cegah dari dini, bila sudah terlanjur keserang maka Kita harus membasmi hama bersama sama bersama Gerakan pengendalian hama dari dinas pertanian Kabupaten Lampung Selatan.

“Saya hampir setiap minggu lewat mengamati hama wereng di areal pesawahan Palas Aji yang mana mulai diserang hama wereng,” ungkapnya

Dia menghimbau kepada para petani untuk penanggulangan hama yang mengganggu tanaman padi sejak dini

Ada empat langkah untuk penanggulangan hama dari dini pengendalian hama terpadu
Yang pertama kita harus menggunakan bibit yang baik dan berkualitas.
Yang kedua menjaga kelestarian musuh alami hama tetap ada supaya bisa mengurangi hama-hama seperti kodok, capung dan Ular.

Ketiga mengunakan Obat-obatan harus menggunakan obat yang organik seperti diolah dari daun-daun alami.

Ke empat Melakukan pengamatan secara rutin di tanaman padi supaya kita mengetahui apakah padi yang kita tanam aman atau sudah ada tanda – tanda keserang hama, sehingga petani menjadi ahli dalam penanggulangan hama. ( Rahmat )

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Ketua Karang Taruna Desa Bumi restu Geram 

Published

on

By

Ketua Karang Taruna Desa Bumi restu Geram

 

Ungkapselatan.com, Palas – Ketua Karang Taruna Desa Bumi restu Geram, Tidak di Beritahu apa lagi di libatkan dalam kegiatan peresmian Lampu penerang jalan , Namun Organisasi Karang Taruna yang Dia pimpinan Di Catut.

Hal Ini menjadi Polemik di Desa Bumi Restu, Kec. Palas,Kabupaten Lampung Selatan, Kegiatan peresmian lampu jalan yang mengatasnamakan Karang Taruna justru dilakukan tanpa sepengetahuan pengurus organisasi kepemudaan tersebut.

Ketua Karang Taruna Desa Bumi Restu, Suyitno mengaku kaget ketika nama organisasinya dicatut dalam spanduk peresmian. Dia menegaskan tidak pernah dilibatkan, tidak ada rapat, dan tidak ada pemberitahuan apapun.

“Saya Ketua Karang Taruna, tapi saya tidak tahu sama sekali ada peresmian ini. Ini jelas pencatutan nama. Jangan pakai nama Karang Taruna untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” tegas Suyitno, .

Yang lebih memprihatinkan, pemasangan lampu jalan tersebut diduga hanya diprioritaskan di lingkungan panitia atau kelompok tertentu, bukan merata untuk kebutuhan masyarakat Desa Bumi Restu.

“Kami mendukung program penerangan. Tapi kalau hanya untuk lingkungan panitia saja, lalu atas nama Karang Taruna, ini sama saja membohongi masyarakat,” lanjutnya.

Pencatutan nama organisasi tanpa koordinasi ini dinilai mencoreng marwah Karang Taruna dan berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pihak yang menggelar peresmian. Karang Taruna Desa Bumi Restu meminta aparat desa dan kecamatan segera menelusuri siapa pihak yang bertanggung jawab atas pencatutan nama tersebut.

“Kami minta pertanggungjawaban. Jangan sampai kegiatan yang baik justru ternodai karena cara-cara yang tidak transparan,” tutup Suyitno

Continue Reading

Trending