Connect with us

Lampung Selatan

Mantan Wakil Bupati Muchtar Husin Amini Niat Nanang Ermanto Maju Kembali Pikada Lampung Selatan 2024

Published

on

Mantan Wakil Bupati Muchtar Husin Amini Niat Nanang Ermanto Maju Kembali Pikada Lampung Selatan 202

 

Ungkapselatan.com, Kalianda – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyambangi kediaman mantan Wakil Bupati Lampung Selatan periode 2000-2005, Ir. Hi Muchtar Husin, di Kalianda.

Kehadiran Nanang Ermanto disambut baik dengan penuh semringah oleh Ir. Hi. Muchtar Husin bersama istrinya, Minggu (19/05/2024).

Kunjungan itu bertujuan mempererat tali silahturahmi dan memohon doa restu untuk melanjutkan kembali progam-progam pembangunan Kabupaten Lampung Selatan.

“Selain silaturahmi, kunjungan ini juga untuk meminta saran dan kritik atas kinerja selama ini untuk kemajuan perkembangan Kabupaten Lampung Selatan,” kata Nanang.

Menanggapi hal itu, Ir. Muchtar Husin mengamini dan memberikan doa restu kepada Nanang Ermanto agar bisa kembali melanjutkan progam-progam kerjanya.

“Pastilah, kami mendukung apalagi progam kerja bupati Nanang sudah terbukti keberhasilannya” kata Muchtar Husin.

Alasannya mendukung Nanang Ermanto, karena menurutnya program-progam Nanang tegak lurus dengan tujuan kesejahteraan masyarakat. Mantan Wakil Bupati Lampung Selatan itu mendukung niat baik Nanang Ermanto untuk melanjutkan visi dan misinya.

Muchtar Husin juga mengapresiasi program-progam inovasi Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto yang telah berhasil menciptakan program Geserbu (Gerakan Seribu Rupiah) untuk membantu mendanai progam bedah rumah.

“Keren sekali, bisa menggerakkan donasi dari para pejabat tanpa paksaan dengan Geserbu ini. Semoga bisa tetap dilanjutkan karena sangat membantu masyarakat yang belum punya rumah layak huni,” tutur Muchtar Husin.

Sumber : Kominfo

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

Published

on

By

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

‎Ungkapselatan.com, Palas – Warga Desa Palas Aji, Palas Pasemah, Rejomulyo, dan Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu di aliran Way Pisang, Dusun 001, Desa Palas Aji, Minggu (14/6/2026).

‎Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan karena jembatan beton yang sebelumnya digunakan sebagai akses utama menuju areal persawahan roboh akibat diterjang banjir beberapa bulan lalu. Hingga saat ini, jembatan tersebut belum kembali dibangun sehingga menyulitkan aktivitas para petani.

‎Dengan peralatan dan bahan seadanya, warga bersama-sama mengumpulkan batang bambu untuk dijadikan jembatan penyeberangan sementara. Semangat gotong royong tampak begitu kuat karena keberadaan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat yang setiap hari menuju lahan pertanian.

‎Perwakilan tokoh masyarakat Desa Palas Aji, Tamzili, mengatakan pembangunan jembatan bambu dilakukan sebagai solusi darurat agar aktivitas petani tidak terhambat.

‎“Kami hari ini melaksanakan gotong royong membuat jembatan dari bambu karena kondisi darurat. Jembatan yang biasa kami gunakan roboh diterjang banjir. Sementara itu, setiap hari kami harus menyeberang untuk menuju sawah. Karena akses lama sudah tidak bisa digunakan, masyarakat sepakat membangun jembatan darurat secara swadaya,” ujarnya.

‎Tamzili berharap pemerintah desa, kabupaten, maupun provinsi karena dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut dengan membangun jembatan permanen yang lebih layak dan aman.
‎Ia menjelaskan bahwa keberadaan jembatan permanen sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian, termasuk akses kendaraan roda dua, traktor, hingga mesin panen (combine harvester), sehingga dapat mengurangi biaya operasional petani.

‎Senada dengan itu, Sibli, warga Desa Palas Pasemah, mengaku mendukung penuh pembangunan jembatan darurat tersebut. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan kebutuhan bersama masyarakat yang setiap hari melintasi Way Pisang untuk bekerja di sawah.

‎“Saya sangat mendukung dan siap membantu proses pembuatan jembatan ini karena manfaatnya untuk kita semua. Kalau bukan masyarakat sendiri yang bergerak, siapa lagi yang akan membantu. Jembatan ini sangat penting bagi para petani,” kata Sibli.
‎Pembangunan jembatan bambu ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur demi mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga.

Continue Reading

Trending