Connect with us

Lampung Selatan

Delapan Fraksi DPRD Lamsel Siap Membahas KUA PPAS – APBD Tahun Anggaran 2025

Published

on

Delapan Fraksi DPRD Lamsel Siap Membahas KUA PPAS – APBD Tahun Anggaran 2025

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Delapan Fraksi DPRD Lampung Selatan siap membahas Kebijakan Umum Anggaran – Platform dan Prioritas Anggaran Sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA PPAS – APBD) Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2025, jum’at 12 juli 2024.

Agenda paripurna kali ini di hadiri 36 anggota dewan, 2 orang sakit dan lainya ijin. Selain itu, di hadiri Sekdakab dan jajaran perangkat daerah.

Setelah rapat paripurna dibuka oleh Ketua1 DPRD Lamsel, Agus Sartono secara berurutan Fraksi-fraksi DPRD Lamsel menyampaikan pandangan.

” Atas pandangan yang telah disampaikan seluruh fraksi, pemerintah kabupaten lampung selatan ucapkan terimakasih,”ungkap Thamrin.

Wakil Ketua 1 DPRD Lamsel menskor rapat paripurna ini, dan akan melanjutkan pembahasan ini pada agenda dprd selanjutnya.

“Setelah mendengar tanggapan Bupati yang telah di sampaikan Sekda Kabupaten Lampung Selatan, maka rapat paripurna ini akan sekor dan di lanjutkan pembahasannya pada agenda selanjutnya, “kata wakil ketua 1 DPRD-LS. ( Anes)

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Ketua Karang Taruna Desa Bumi restu Geram 

Published

on

By

Ketua Karang Taruna Desa Bumi restu Geram

 

Ungkapselatan.com, Palas – Ketua Karang Taruna Desa Bumi restu Geram, Tidak di Beritahu apa lagi di libatkan dalam kegiatan peresmian Lampu penerang jalan , Namun Organisasi Karang Taruna yang Dia pimpinan Di Catut.

Hal Ini menjadi Polemik di Desa Bumi Restu, Kec. Palas,Kabupaten Lampung Selatan, Kegiatan peresmian lampu jalan yang mengatasnamakan Karang Taruna justru dilakukan tanpa sepengetahuan pengurus organisasi kepemudaan tersebut.

Ketua Karang Taruna Desa Bumi Restu, Suyitno mengaku kaget ketika nama organisasinya dicatut dalam spanduk peresmian. Dia menegaskan tidak pernah dilibatkan, tidak ada rapat, dan tidak ada pemberitahuan apapun.

“Saya Ketua Karang Taruna, tapi saya tidak tahu sama sekali ada peresmian ini. Ini jelas pencatutan nama. Jangan pakai nama Karang Taruna untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” tegas Suyitno, .

Yang lebih memprihatinkan, pemasangan lampu jalan tersebut diduga hanya diprioritaskan di lingkungan panitia atau kelompok tertentu, bukan merata untuk kebutuhan masyarakat Desa Bumi Restu.

“Kami mendukung program penerangan. Tapi kalau hanya untuk lingkungan panitia saja, lalu atas nama Karang Taruna, ini sama saja membohongi masyarakat,” lanjutnya.

Pencatutan nama organisasi tanpa koordinasi ini dinilai mencoreng marwah Karang Taruna dan berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pihak yang menggelar peresmian. Karang Taruna Desa Bumi Restu meminta aparat desa dan kecamatan segera menelusuri siapa pihak yang bertanggung jawab atas pencatutan nama tersebut.

“Kami minta pertanggungjawaban. Jangan sampai kegiatan yang baik justru ternodai karena cara-cara yang tidak transparan,” tutup Suyitno

Continue Reading

Trending