Connect with us

Lampung Selatan

Ali ibron Merayakan Ulang Tahun Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Yang Ke 74 Tahun

Published

on

Ali ibron Merayakan Ulang Tahun Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Yang Ke 74 Tahun

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Mitra Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Sragi, Ali Ibron atau yang akrab disapa Imron, menggelar perayaan Hari Ulang Tahun Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang ke-74. Acara tersebut berlangsung di Kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Imron Sragi, Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan sederhana dengan memotong tumpeng namun penuh makna itu dihadiri oleh Kepala Desa Baktirasa Sarna, Kepala SPPG, Ahli Gizi, Kepala Dapur, Astap, serta seluruh karyawan SPPG Dapur Imron Sragi.

Tak hanya itu, partisipasi ucapan papan karangan bunga yang mengucapkan selamat ulang tahun Presiden RI bapak Prabowo Subianto dari kalangan penyuplay juga terlihat menghiasi SPPG Dapur Imron Sragi.

Dalam sambutannya, Ali Ibron menyampaikan rasa syukur dan harapan agar Presiden Prabowo senantiasa diberikan kesehatan serta kekuatan dalam memimpin bangsa.

“Kita selaku pengelola dapur pada hari ini ikut berpartisipasi mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bapak Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, yang ke-74. Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas di seluruh Indonesia, serta dapat terus mendukung program BGN hingga ke Kecamatan Sragi, khususnya Desa Baktirasa,” ujar Imron.

Perayaan ini menjadi wujud dukungan dan doa masyarakat, khususnya para pengelola program MBG di Sragi, terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan keberlanjutan program Bergizi Gratis Nasional (BGN) yang menyentuh hingga ke pelosok desa. (tim)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

Published

on

By

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

‎Ungkapselatan.com, Palas – Warga Desa Palas Aji, Palas Pasemah, Rejomulyo, dan Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu di aliran Way Pisang, Dusun 001, Desa Palas Aji, Minggu (14/6/2026).

‎Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan karena jembatan beton yang sebelumnya digunakan sebagai akses utama menuju areal persawahan roboh akibat diterjang banjir beberapa bulan lalu. Hingga saat ini, jembatan tersebut belum kembali dibangun sehingga menyulitkan aktivitas para petani.

‎Dengan peralatan dan bahan seadanya, warga bersama-sama mengumpulkan batang bambu untuk dijadikan jembatan penyeberangan sementara. Semangat gotong royong tampak begitu kuat karena keberadaan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat yang setiap hari menuju lahan pertanian.

‎Perwakilan tokoh masyarakat Desa Palas Aji, Tamzili, mengatakan pembangunan jembatan bambu dilakukan sebagai solusi darurat agar aktivitas petani tidak terhambat.

‎“Kami hari ini melaksanakan gotong royong membuat jembatan dari bambu karena kondisi darurat. Jembatan yang biasa kami gunakan roboh diterjang banjir. Sementara itu, setiap hari kami harus menyeberang untuk menuju sawah. Karena akses lama sudah tidak bisa digunakan, masyarakat sepakat membangun jembatan darurat secara swadaya,” ujarnya.

‎Tamzili berharap pemerintah desa, kabupaten, maupun provinsi karena dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut dengan membangun jembatan permanen yang lebih layak dan aman.
‎Ia menjelaskan bahwa keberadaan jembatan permanen sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian, termasuk akses kendaraan roda dua, traktor, hingga mesin panen (combine harvester), sehingga dapat mengurangi biaya operasional petani.

‎Senada dengan itu, Sibli, warga Desa Palas Pasemah, mengaku mendukung penuh pembangunan jembatan darurat tersebut. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan kebutuhan bersama masyarakat yang setiap hari melintasi Way Pisang untuk bekerja di sawah.

‎“Saya sangat mendukung dan siap membantu proses pembuatan jembatan ini karena manfaatnya untuk kita semua. Kalau bukan masyarakat sendiri yang bergerak, siapa lagi yang akan membantu. Jembatan ini sangat penting bagi para petani,” kata Sibli.
‎Pembangunan jembatan bambu ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur demi mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga.

Continue Reading

Trending