Connect with us

Lampung Selatan

Anggota DPRD Lampung Selatan, Polman Sinaga SH,Gelar Pembinaan IPK di Dusun Way Tuba Way Baru Atas

Published

on

Anggota DPRD Lampung Selatan, Polman Sinaga SH,Gelar Pembinaan IPK di Dusun Way Tuba Way Baru Atas

Ungkapselatan. com, Lampung Selatan, – Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Polman Sinaga, SH. mengadakan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) sekaligus reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di Dusun Way Tuba Way Baru Atas, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan, pada Rabu (15/10/2025).

Momentum reses ini dimanfaatkan oleh seluruh pimpinan dan anggota DPRD Lampung Selatan untuk kembali ke daerah pemilihan (Dapil III) masing-masing, melakukan silaturahmi dan dialog langsung dengan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk menampung aspirasi yang nantinya akan dijadikan pokok pikiran anggota DPRD dan disampaikan kepada pemerintah daerah.

Polman Sinaga SH, menyampaikan bahwa pada masa periode 2025–2029 ini, pihaknya berkomitmen menyerap dan menindaklanjuti seluruh aspirasi serta pengaduan masyarakat. Aspirasi tersebut akan dikumpulkan dan disusun menjadi Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang kemudian diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

“Semua anggota dewan akan berusaha menjaring aspirasi masyarakat secara optimal, sehingga pokok pikiran dewan benar-benar mewakili kebutuhan riil masyarakat Kabupaten Lampung Selatan dari setiap daerah pemilihan. Sebagai wakil rakyat, kami akan memperjuangkan pokok pikiran tersebut agar dapat dilaksanakan oleh Pemkab sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Polman.

Daniel Simamora, SH, menambahkan bahwa pembinaan ideologi ini penting dilakukan untuk mendengar secara langsung aspirasi masyarakat Dusun way Tuba Way baru atas, Desa Bakauheni. Dengan begitu, dapat diambil keputusan terbaik termasuk usulan pembangunan di daerah masing-masing guna mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Kami berharap anggota DPRD Lampung Selatan dapat memanfaatkan momen ini dengan baik untuk bertemu dan menyerap aspirasi masyarakat. Semua usulan IPWK tidak hanya ditampung, tetapi juga diwujudkan sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat,” tambah Daniel.

Polman menegaskan bahwa pembinaan ideologi merupakan tugas anggota DPRD aktif yang dilakukan melalui komunikasi dua arah antara legislatif dan konstituen lewat kunjungan kerja secara berkala. Kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan dalam masa jabatan DPRD.

“Saya berada di Dapil III yang mencakup Kecamatan Sragi, Ketapang, Penengahan, dan Bakauheni. Dalam setiap kunjungan, saya bertemu langsung dengan warga dan menanyakan keluhan mereka, terutama terkait kondisi jalan lingkungan yang banyak dikeluhkan oleh para warga masyarakat way tuba, . Melalui pembinaan ideologi ini, aspirasi mereka kami tampung dan akan kami perjuangkan,” jelas Polman.

Sebagai legislator dari Partai NasDem, Polman berkomitmen melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Aspirasi dari warga Dusun Way Baru Atas, khususnya terkait jalan yang belum terealisasi, mendapat perhatian khusus. Polman langsung memberikan bantuan 100 sak semen untuk membantu pembangunan jalan gang serumpun di dusun way Baru atas.

Acara IPWK ini juga dihadiri oleh Koptu Windu Juliadamaja (Babinsa Koramil Penengahan), Kepala Desa Bakauheni Sukirno, Kepala Dusun Supriyanto, Linmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta moderator Seto Suhadi.

Polman menambahkan bahwa pihaknya berencana memperbaiki jalan dari Penobaan sampai jalan utama yang pengerjaannya sudah hampir mencapai 80%.

Kegiatan IPWK berjalan lancar dan ditutup dengan doa oleh Ustad Iwan Setiawan. ( **)

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

Published

on

By

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

‎Ungkapselatan.com, Palas – Warga Desa Palas Aji, Palas Pasemah, Rejomulyo, dan Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu di aliran Way Pisang, Dusun 001, Desa Palas Aji, Minggu (14/6/2026).

‎Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan karena jembatan beton yang sebelumnya digunakan sebagai akses utama menuju areal persawahan roboh akibat diterjang banjir beberapa bulan lalu. Hingga saat ini, jembatan tersebut belum kembali dibangun sehingga menyulitkan aktivitas para petani.

‎Dengan peralatan dan bahan seadanya, warga bersama-sama mengumpulkan batang bambu untuk dijadikan jembatan penyeberangan sementara. Semangat gotong royong tampak begitu kuat karena keberadaan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat yang setiap hari menuju lahan pertanian.

‎Perwakilan tokoh masyarakat Desa Palas Aji, Tamzili, mengatakan pembangunan jembatan bambu dilakukan sebagai solusi darurat agar aktivitas petani tidak terhambat.

‎“Kami hari ini melaksanakan gotong royong membuat jembatan dari bambu karena kondisi darurat. Jembatan yang biasa kami gunakan roboh diterjang banjir. Sementara itu, setiap hari kami harus menyeberang untuk menuju sawah. Karena akses lama sudah tidak bisa digunakan, masyarakat sepakat membangun jembatan darurat secara swadaya,” ujarnya.

‎Tamzili berharap pemerintah desa, kabupaten, maupun provinsi karena dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut dengan membangun jembatan permanen yang lebih layak dan aman.
‎Ia menjelaskan bahwa keberadaan jembatan permanen sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian, termasuk akses kendaraan roda dua, traktor, hingga mesin panen (combine harvester), sehingga dapat mengurangi biaya operasional petani.

‎Senada dengan itu, Sibli, warga Desa Palas Pasemah, mengaku mendukung penuh pembangunan jembatan darurat tersebut. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan kebutuhan bersama masyarakat yang setiap hari melintasi Way Pisang untuk bekerja di sawah.

‎“Saya sangat mendukung dan siap membantu proses pembuatan jembatan ini karena manfaatnya untuk kita semua. Kalau bukan masyarakat sendiri yang bergerak, siapa lagi yang akan membantu. Jembatan ini sangat penting bagi para petani,” kata Sibli.
‎Pembangunan jembatan bambu ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur demi mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga.

Continue Reading

Trending