Connect with us

Lampung Selatan

Agus Sartono Anggota DPRD Lampung Selatan Ikut Melepas Peserta Jalan Sehat

Published

on

Agus Sartono Anggota DPRD Lampung Selatan Ikut Melepas Peserta Jalan Sehat

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan–Pj Kepala desa Sidomulyo Gunawan melepas peserta

peserta lomba jalan sehat dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang ke – 80, dengan tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Minggu pagi (24/8/2025).pagi

Jalan sehat ini, di ikuti ribuan peserta dan dilepas langsung dari depan Balai Desa Sidomulyo oleh Pj Kepala Desa Sidomulyo Gunawan di dampingi Anggota DPRD Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Agus Sartono dan Sekretaris desa (Sekdes) Samsuri tepat pukul 7.30 WIB,

Adapun peserta, dari setiap Dusun dan RT yang berada di wilayah Desa Sidomulyo. Dimana, terdapat 10 dusun dan 38 RT yang mengikuti jalan sehat dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT) ke-80 tahun

Para peserta akan melalui rute mulai (start) dari depan Balai Desa menuju ke arah Dusun Krajan dan Umbul Keong 2

dan langsung kembali ke finis

Disampaikan –Pj Kepala desa Sidomulyo Gunawan bahwa jalan sehat ini, masih dalam rangkaian semarak Hari Ulang Tahun Negara Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 Tahun,

Dimana kata Gunawan, Pemerintah Desa Sidomulyo selama tiga hari ini telah menggelar berbagai kegiatan perlombaan antar Dusun diantaranya, Futsal, olahan non beras, senam, karoke estapet, lomba koga dan kebersihan serta jalan sehat

“Dalam jalan sehat ini, kami membagikan kupon sekitar 5000 yang dibagikan ke setiap warga Dusun dan RT,” Ungkapnya.

Kemudian, seluruh rangkaian kegiatan ini

pada Minggu malam adalah puncak acara, di isi dengan pembagian hadiah dan hiburan yang meriah

“Semua dilaksanakan bertujuan untuk membuat masyarakat turut merasakan momen hari kemerdekaan dengan menanamkan rasa perjuangan untuk mendapat kemerdekaan (kemenangan),” ucap Gunawan

Gunawan berharap dengan kegiatan jalan sehat ini, tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh masyarakat desa untuk kembali meresapi nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan keadilan yang menjadi landasan berdirinya bangsa ini

“Semarak HUT RI ke-80 Tahun ini, sangat lebih meriah dan mewah berbeda dengan sebelumnya, jadi kami berharap agar masyarakat desa Sidomulyo agar dapat hadir dalam puncak kegiatan ini,” tandasnya

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

Published

on

By

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

‎Ungkapselatan.com, Palas – Warga Desa Palas Aji, Palas Pasemah, Rejomulyo, dan Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu di aliran Way Pisang, Dusun 001, Desa Palas Aji, Minggu (14/6/2026).

‎Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan karena jembatan beton yang sebelumnya digunakan sebagai akses utama menuju areal persawahan roboh akibat diterjang banjir beberapa bulan lalu. Hingga saat ini, jembatan tersebut belum kembali dibangun sehingga menyulitkan aktivitas para petani.

‎Dengan peralatan dan bahan seadanya, warga bersama-sama mengumpulkan batang bambu untuk dijadikan jembatan penyeberangan sementara. Semangat gotong royong tampak begitu kuat karena keberadaan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat yang setiap hari menuju lahan pertanian.

‎Perwakilan tokoh masyarakat Desa Palas Aji, Tamzili, mengatakan pembangunan jembatan bambu dilakukan sebagai solusi darurat agar aktivitas petani tidak terhambat.

‎“Kami hari ini melaksanakan gotong royong membuat jembatan dari bambu karena kondisi darurat. Jembatan yang biasa kami gunakan roboh diterjang banjir. Sementara itu, setiap hari kami harus menyeberang untuk menuju sawah. Karena akses lama sudah tidak bisa digunakan, masyarakat sepakat membangun jembatan darurat secara swadaya,” ujarnya.

‎Tamzili berharap pemerintah desa, kabupaten, maupun provinsi karena dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut dengan membangun jembatan permanen yang lebih layak dan aman.
‎Ia menjelaskan bahwa keberadaan jembatan permanen sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian, termasuk akses kendaraan roda dua, traktor, hingga mesin panen (combine harvester), sehingga dapat mengurangi biaya operasional petani.

‎Senada dengan itu, Sibli, warga Desa Palas Pasemah, mengaku mendukung penuh pembangunan jembatan darurat tersebut. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan kebutuhan bersama masyarakat yang setiap hari melintasi Way Pisang untuk bekerja di sawah.

‎“Saya sangat mendukung dan siap membantu proses pembuatan jembatan ini karena manfaatnya untuk kita semua. Kalau bukan masyarakat sendiri yang bergerak, siapa lagi yang akan membantu. Jembatan ini sangat penting bagi para petani,” kata Sibli.
‎Pembangunan jembatan bambu ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur demi mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga.

Continue Reading

Trending