Connect with us

Lampung Selatan

Amankan Kondisi Lapas Kalianda, Petugas Geledah Blok Hunian secara Insidentil

Published

on

Amankan Kondisi Lapas Kalianda, Petugas Geledah Blok Hunian secara Insidentil

Ungkapselatan.com, KALIANDA – Lembaga Pemasyarakatan kelas IIA Kalianda terus melaksanakan giat Penggeledahan di Blok Hunian Warga Binaan Lapas Kalianda, Senin (2/9).

Pelaksanaan kegiatan razia dan penggeledahan insidentil dipimpin langsung oleh Ka. KPLP beserta Staf, Seksi Kamtib,, serta Regu Pengamanan.

“Penggeledahan itu perlu dilakukan secara rutin baik secara insidentil maupun non insidentil dengan strategi yang terukur,” ucap Kalapas Kalianda, Chandran Lestyono.

“Alhamdulillah dalam pelaksanaan di blok A dan D hari ini bisa maksimal, sehingga kegiatan Deteksi Dini di Lapas bisa dilakukan dengan baik,” tambah Chandran Lestyono.

Dalam penggeledahan petugas tidak menemukan adanya barang yang membahayakan, hanya saja ditemui benda-benda yang bisa berpotensi menimbulkan Gangguan Kamtib seperti benda-benda tajam dan kaca.

“Tidak ada Narkoba ataupun Alat Komunikasi Ilegal. Celah yang ada selalu kami tutup, sehingga dalam pemggeledahan kami hanya menemui benda-benda yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtib, namun tidak membahayakan.” tutupnya. (HumasPaskal)

 

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Kadis Perikanan Meninjau Lokasi Rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip

Published

on

By

Kadis Perikanan Meninjau Lokasi Rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan — Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Selatan, Aryantoni, S.Sos., MM, meninjau langsung lokasi rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip, Kecamatan Palas, Kamis (22/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

 

Aryantoni mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan kelayakan lokasi yang akan dijadikan sebagai salah satu titik budidaya ikan, khususnya ikan nila.

 

“Saat ini kita meninjau lokasi budidaya tematik apakah layak atau tidak, untuk dijadikan salah satu titik budidaya ikan, kemungkinan ikan nila,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, program tersebut tidak hanya sebatas penyaluran bantuan bibit ikan, namun juga disertai dengan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat desa.

 

“Tidak kita lepas begitu saja, pasti nanti akan ada pembinaan juga. Kalau memang ini disetujui dan jika sudah berjalan akan dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih,” katanya.

 

Lebih lanjut, Aryantoni menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan berupa kucuran anggaran, melainkan bantuan langsung dalam bentuk sarana dan prasarana budidaya.

 

“Bentuk bantuan langsung bibit dan kolam biopflok yang langsung dari kementerian,” jelasnya.

 

Meski demikian, ia menekankan bahwa pihak desa juga memiliki kewajiban untuk menyiapkan fasilitas pendukung, seperti sumur bor dan jaringan listrik, guna menunjang operasional kolam biopflok.

 

“Desa harus sanggup menyiapkan fasilitas sumur bor dan listrik untuk mengisi atau mengaliri air yang ada di biopflok itu. Ini baru pertama kali untuk di Lampung Selatan dan ada lima titik yang kita survei dari berbagai kecamatan,” tambahnya.

 

Aryantoni berharap, ke depan program budidaya tematik tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa

 

“Harapan kami ke depannya bagaimana caranya budidaya tematik ini dapat berkembang dan bukan hanya lima titik saja, tapi berkembang lebih banyak lagi,”pungkasnya. ( ** )

Continue Reading

Trending