Connect with us

Lampung Selatan

Anggota DPRD Ahmad Al-Akhran Membagi Ta’jil Kepada Masyarakat di Kecamatan Way Panji

Published

on

Anggota DPRD Ahmad Al-Akhran Membagi Ta’jil Kepada Masyarakat di Kecamatan Way Panj

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan dari Fraksi Partai Golkar, Ahmad Al-Akhran, kembali menggelar kegiatan sosial berbagi ta’jil kepada masyarakat di Kecamatan Way Panji, Senin (16/03/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh seluruh pimpinan kecamatan dan pimpinan desa Partai Golkar se-Daerah Pemilihan (Dapil) II, yang meliputi Kecamatan Way Panji, Kecamatan Palas, dan Kecamatan Sidomulyo.

Dalam keterangannya, Alkhan—sapaan akrab Ahmad Al-Akhran yang merupakan putra asli Palas—menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ta’jil ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya melatih diri untuk gemar berbagi, terutama di bulan suci Ramadan.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, sekaligus memanfaatkan keutamaan di bulan Ramadan,” ujar Alkhan.

Selain berbagi ta’jil kepada masyarakat, dalam kesempatan tersebut Alkhan juga menyerahkan bingkisan Tunjangan Hari Raya (THR) berupa paket sembako dan uang tunai kepada seluruh pimpinan kecamatan dan pimpinan desa Partai Golkar di wilayah Dapil II.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat dan mempererat soliditas serta kebersamaan antar pengurus Partai Golkar, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa di tiga wilayah tersebut.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat silaturahmi dan menjaga kekompakan seluruh kader Partai Golkar di Dapil II,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat serta para kader yang hadir. (Jo )

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Published

on

By

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Ungkapselatan.com, Palas – Petani padi di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menghadapi ancaman serangan hama. Belum sepenuhnya lepas dari gangguan hama tikus, kini tanaman padi mereka diserang hama beluk atau penggerek batang yang menyebabkan bulir padi berwarna putih dan berpotensi gagal berisi.

‎Kondisi tersebut membuat petani khawatir mengalami kerugian saat musim panen tiba. Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan telah dilakukan, termasuk penyemprotan menggunakan pestisida. Namun, serangan hama masih menjadi persoalan yang meresahkan petani.

‎Keresahan itu disampaikan petani senior, Abdul Muthalib, saat ditemui di tanggul sawah pada Sabtu (10/10/2026). Ia mengatakan, musim tanam gadu kali ini menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan air hingga ancaman serangan hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

‎“Luar biasa perjuangan musim ini. Selain memastikan kebutuhan air tercukupi, kami juga harus menjaga perkembangan dan pertumbuhan padi agar sehat, kuat, serta tahan terhadap serangan hama,” ujar Muthalib.

‎Ia menjelaskan, meskipun pasokan air dari aliran Way Pisang masih cukup membantu pengairan sawah, petani tetap menghadapi kekhawatiran terhadap serangan hama tikus dan beluk. Kondisi tersebut semakin menambah beban petani yang harus menjaga tanaman hingga masa panen.

‎Menurutnya, serangan beluk terlihat di sejumlah jalur persawahan, mulai dari jalur satu, dua, tiga hingga jalur lima. Pada beberapa bagian tanaman, bulir padi tampak memutih, yang diduga menjadi tanda gabah tidak terisi sempurna.

‎“Saya amati, hampir merata di beberapa jalur persawahan, buah padinya keluar putih. Kami sudah melakukan penyemprotan menggunakan pestisida, di antaranya yang disebut Vertako dan Incifio, tetapi serangan ini masih menjadi kendala,” keluhnya.

‎Muthalib yang mengaku biasanya memperoleh hasil panen hingga 10 ton per hektare itu berharap kondisi tanaman saat ini tidak berdampak besar terhadap produktivitas panen. Ia khawatir, apabila serangan terus meluas, hasil panen petani akan menurun dan pendapatan mereka ikut terdampak.

‎Di lokasi yang sama, petani setempat, Toiba, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah melalui instansi terkait dapat membantu mencari solusi untuk mengatasi serangan hama tersebut.

‎“Dengan kondisi padi seperti ini, jika ada solusi dari pemerintah, kami berharap bisa dibantu mencari jalan keluarnya agar tidak mengalami kerugian yang dapat memengaruhi ketahanan pangan,” harap Toiba.

‎Sementara itu, Adi Ahdiansyah, S.P., selaku penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang bertugas di Desa Palas Aji, merespons informasi tersebut saat dihubungi melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp.

‎Ia menyampaikan rencana untuk meninjau langsung kondisi tanaman padi di lokasi pada keesokan harinya.

‎“Besok kita lihat ke lokasi,” tulis Adi melalui pesan WhatsApp.

‎Kunjungan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi tanaman, memastikan penyebab bulir padi memutih, serta menentukan langkah penanganan yang tepat agar serangan hama tidak semakin meluas dan kerugian petani dapat diminimalkan. (Joe/Sam)

Continue Reading

Trending