Connect with us

Lampung Selatan

Anggota DPRD Lamsel Akan Perjuangan Pembangunan Jalan Poros Kecamatan Katibung menuju Kecamatan Way sulan 

Published

on

Anggota DPRD Lamsel Akan Perjuangan Pembangunan Jalan Poros Kecamatan Katibung menuju Kecamatan Way sulan

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Anggota Komisi II DPRD Lampung Selatan, Farizal Purba tinjau kondisi jalan penghubung antar Kecamatan di Dusun Ujung Labuh Desa Tanjungan Kecamatan Katibung saat reses ke 1 diwilayah setempat, selasa 23 april 2024.

Dilokasi peninjauan, Farizal sempat berbincang dengan warga. Warga setempat meminta kepada perwakilan rakyat dapil 7 ini untuk mengusulkan pembangunan jalan poros tersebut. Menurut warga, jalan ini akses penting untuk dilalui kendaraan saat mengangkut hasil pertanian.

Anggota Fraksi Gerindra lamsel ini mengatakan dirinya telah dua kali mengusulkan pembangunan jalan penghubung Kecamatan Katibung dengan way sulan tersebut.

“Ini usulan saya kedua kalinya. Panjang jalan yang diutaman usulannya 1km 7 meter (1.007 meter). Saya minta dinas PUPR agar ini betul-betul menjadi prioritas tahun 2025 mendatang. Jalan ini juga meruapakan jalan pendidikan jalan menuju SMU 1 Katibung,”ungkapnya seraya mengucap “Semangat Membangun Negeri.

 

Penulis : Rahmat

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

Published

on

By

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

‎Ungkapselatan.com, Palas – Warga Desa Palas Aji, Palas Pasemah, Rejomulyo, dan Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu di aliran Way Pisang, Dusun 001, Desa Palas Aji, Minggu (14/6/2026).

‎Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan karena jembatan beton yang sebelumnya digunakan sebagai akses utama menuju areal persawahan roboh akibat diterjang banjir beberapa bulan lalu. Hingga saat ini, jembatan tersebut belum kembali dibangun sehingga menyulitkan aktivitas para petani.

‎Dengan peralatan dan bahan seadanya, warga bersama-sama mengumpulkan batang bambu untuk dijadikan jembatan penyeberangan sementara. Semangat gotong royong tampak begitu kuat karena keberadaan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat yang setiap hari menuju lahan pertanian.

‎Perwakilan tokoh masyarakat Desa Palas Aji, Tamzili, mengatakan pembangunan jembatan bambu dilakukan sebagai solusi darurat agar aktivitas petani tidak terhambat.

‎“Kami hari ini melaksanakan gotong royong membuat jembatan dari bambu karena kondisi darurat. Jembatan yang biasa kami gunakan roboh diterjang banjir. Sementara itu, setiap hari kami harus menyeberang untuk menuju sawah. Karena akses lama sudah tidak bisa digunakan, masyarakat sepakat membangun jembatan darurat secara swadaya,” ujarnya.

‎Tamzili berharap pemerintah desa, kabupaten, maupun provinsi karena dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut dengan membangun jembatan permanen yang lebih layak dan aman.
‎Ia menjelaskan bahwa keberadaan jembatan permanen sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian, termasuk akses kendaraan roda dua, traktor, hingga mesin panen (combine harvester), sehingga dapat mengurangi biaya operasional petani.

‎Senada dengan itu, Sibli, warga Desa Palas Pasemah, mengaku mendukung penuh pembangunan jembatan darurat tersebut. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan kebutuhan bersama masyarakat yang setiap hari melintasi Way Pisang untuk bekerja di sawah.

‎“Saya sangat mendukung dan siap membantu proses pembuatan jembatan ini karena manfaatnya untuk kita semua. Kalau bukan masyarakat sendiri yang bergerak, siapa lagi yang akan membantu. Jembatan ini sangat penting bagi para petani,” kata Sibli.
‎Pembangunan jembatan bambu ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur demi mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga.

Continue Reading

Trending