Connect with us

Lampung Selatan

Farizal Purba Anggota DPRD Meminta Pemkab Bangun Jalan Siring Babaran Katibung Di Tahun 2025

Published

on

Farizal Purba Anggota DPRD Meminta Pemkab Bangun Jalan Siring Babaran Katibung Di Tahun 202

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan –Anggota Komisi II DPRD Lampung Selatan, Farizal Purba akan berupaya mendorong usulan warga tentang pembangunan jalan di Dusun Siring Babaran Desa Sukajaya Kecamatan Katibung Lampung Selatan.

Hal ini dikatakan Farizal Purba kepada warga saat reses ke-1 di kecamatan setempat, selasa 23 april 2024.

Ia meminta pemerintah kabupaten dan dinas terkait agar jalan tersebut dibangun tahun 2025 mendatang.

Menurutnya, jalan ini merupakan akses penting dan jalan poros antar desa. Ia melihat kondisi jalan itu masih underlag.

“Saya meminta dinas terkait, saya meminta bapak bupati dan kepala dinas PUPR Lamsel agar membangun jalan ini di tahun 2025, karena jalan ini menghubungkan dari Desa Tanjung Agung ke Desa Sukajaya dan Desa Pardasuka. Saya minta jalan ini prioritaskan,”pintanya.

Menurut keterangan ketua RT setempat, jalan underlag ini dibangun tahun 2009 lalu.

“Kalau gak salah, jalan ini dibangunnya tahun 2009 lalu. Kondusinya sekarang masih underlag. Biasanya rame mobil truck lewat sini, apalagi pas musim panen jagung ,”kata Ketua RT.

Penulis : Rahmat

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Kadis Perikanan Meninjau Lokasi Rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip

Published

on

By

Kadis Perikanan Meninjau Lokasi Rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan — Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Selatan, Aryantoni, S.Sos., MM, meninjau langsung lokasi rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip, Kecamatan Palas, Kamis (22/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

 

Aryantoni mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan kelayakan lokasi yang akan dijadikan sebagai salah satu titik budidaya ikan, khususnya ikan nila.

 

“Saat ini kita meninjau lokasi budidaya tematik apakah layak atau tidak, untuk dijadikan salah satu titik budidaya ikan, kemungkinan ikan nila,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, program tersebut tidak hanya sebatas penyaluran bantuan bibit ikan, namun juga disertai dengan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat desa.

 

“Tidak kita lepas begitu saja, pasti nanti akan ada pembinaan juga. Kalau memang ini disetujui dan jika sudah berjalan akan dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih,” katanya.

 

Lebih lanjut, Aryantoni menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan berupa kucuran anggaran, melainkan bantuan langsung dalam bentuk sarana dan prasarana budidaya.

 

“Bentuk bantuan langsung bibit dan kolam biopflok yang langsung dari kementerian,” jelasnya.

 

Meski demikian, ia menekankan bahwa pihak desa juga memiliki kewajiban untuk menyiapkan fasilitas pendukung, seperti sumur bor dan jaringan listrik, guna menunjang operasional kolam biopflok.

 

“Desa harus sanggup menyiapkan fasilitas sumur bor dan listrik untuk mengisi atau mengaliri air yang ada di biopflok itu. Ini baru pertama kali untuk di Lampung Selatan dan ada lima titik yang kita survei dari berbagai kecamatan,” tambahnya.

 

Aryantoni berharap, ke depan program budidaya tematik tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa

 

“Harapan kami ke depannya bagaimana caranya budidaya tematik ini dapat berkembang dan bukan hanya lima titik saja, tapi berkembang lebih banyak lagi,”pungkasnya. ( ** )

Continue Reading

Trending