Connect with us

Lampung Selatan

Jalan 2 Desa di Kecamatan Tanjung Bintang Selesai Diperbaiki, Nanang: Jaga dan Rawat

Published

on

Tanjung Bintang – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto meninjau hasil perbaikan jalan di Desa Budi Lestari dan Jati Indah, Kecamatan Tanjung Bintang, Senin (28/8/2023).

Diketahui, jalan yang telah diperbaiki yakni jalan di Desa Budi Lestari sepanjang 465 meter dan jalan di Desa Jati Indah sepanjang 826 meter.

Saat meninjau jalan tersebut, Nanang Ermanto meminta kepada masyarakat untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan agar dapat bertahan lama.

“(Jalan) sudah dibangun sesuai harapan masyarakat. Tolong dijaga dan dirawat agar dapat bertahan lama. Masyarakat harus bahu membahu dan gotong royong merawat hasil pembangunan yang sudah ada,” imbuh Nanang.

Orang nomor satu di bumi Khagom Mufakat itu juga menyampaikan, bahwasanya kedepan jalan-jalan yang belum diperbaiki akan dapat segera diperbaiki.

“Insyaallah, kedepannya nanti jalan yang belum itu nanti kita perbaiki juga,” ujar Nanang.

Pada kesempatan itu, Camat Tanjung Bintang Hendry Hatta mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan yang telah membantu memperbaiki jalan tersebut.

“Ini memang jalan yang sangat dinantikan oleh masyarakat. Dimana jalan ini sangat membantu sekali untuk meningkatkan perekonomian desa. Memperlancar perjalanan antar dusun, desa dan kecamatan yang membuat masyarakat aman, nyaman dalam berkendara,” ucap Hendry Hatta.

Sementara itu, Munajat salah satu warga dari Desa Budi Lestari juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan.

Munajat menuturkan, dengan telah dibangunnya jalan tersebut dapat memberikan kemudahan (akses) pengguna jalan sehingga dapat meningkat perekonomian warga desa setempat.

“Saya beserta masyarakat turut mengucapkan terima kasih kepada pak bupati yang telah memperbaiki akses jalan ini. Semoga dengan terbangunnya jalan ini dapat lebih meningkatkan perekonomian warga desa kami,” kata Munajat. (Nsy)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

Published

on

By

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

‎Ungkapselatan.com, Palas – Warga Desa Palas Aji, Palas Pasemah, Rejomulyo, dan Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu di aliran Way Pisang, Dusun 001, Desa Palas Aji, Minggu (14/6/2026).

‎Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan karena jembatan beton yang sebelumnya digunakan sebagai akses utama menuju areal persawahan roboh akibat diterjang banjir beberapa bulan lalu. Hingga saat ini, jembatan tersebut belum kembali dibangun sehingga menyulitkan aktivitas para petani.

‎Dengan peralatan dan bahan seadanya, warga bersama-sama mengumpulkan batang bambu untuk dijadikan jembatan penyeberangan sementara. Semangat gotong royong tampak begitu kuat karena keberadaan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat yang setiap hari menuju lahan pertanian.

‎Perwakilan tokoh masyarakat Desa Palas Aji, Tamzili, mengatakan pembangunan jembatan bambu dilakukan sebagai solusi darurat agar aktivitas petani tidak terhambat.

‎“Kami hari ini melaksanakan gotong royong membuat jembatan dari bambu karena kondisi darurat. Jembatan yang biasa kami gunakan roboh diterjang banjir. Sementara itu, setiap hari kami harus menyeberang untuk menuju sawah. Karena akses lama sudah tidak bisa digunakan, masyarakat sepakat membangun jembatan darurat secara swadaya,” ujarnya.

‎Tamzili berharap pemerintah desa, kabupaten, maupun provinsi karena dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut dengan membangun jembatan permanen yang lebih layak dan aman.
‎Ia menjelaskan bahwa keberadaan jembatan permanen sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian, termasuk akses kendaraan roda dua, traktor, hingga mesin panen (combine harvester), sehingga dapat mengurangi biaya operasional petani.

‎Senada dengan itu, Sibli, warga Desa Palas Pasemah, mengaku mendukung penuh pembangunan jembatan darurat tersebut. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan kebutuhan bersama masyarakat yang setiap hari melintasi Way Pisang untuk bekerja di sawah.

‎“Saya sangat mendukung dan siap membantu proses pembuatan jembatan ini karena manfaatnya untuk kita semua. Kalau bukan masyarakat sendiri yang bergerak, siapa lagi yang akan membantu. Jembatan ini sangat penting bagi para petani,” kata Sibli.
‎Pembangunan jembatan bambu ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur demi mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga.

Continue Reading

Trending