Connect with us

Lampung Selatan

Kepala sekolah SDN Pulau Tengah Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati lampung Selatan 

Published

on

Kepala sekolah SDN Pulau Tengah Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati lampung Selatan

Ungkapselatan.com, LAMPUNG SELATAN – Serahterima kunci pintu 4 ruang kelas baru hasil proyek rehab dilakukan oleh Kontraktor CV. AR TECHINDO kepada pihak sekolah yang diterima langsung oleh Kepala SD Pulau Tengah, Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan, kamis (13/11/2025).

 

Kepala Sekolah SD Pulau Tengah saat diwawancarai Awak Media mengatakan saat penyerahan kunci disampaikan, setelah penyerahan 4 ruang kelas tersebut sudah bisa digunakan oleh sekolah.

 

“Bangunan dan ruang kelas sudah bisa dipakai oleh sekolah. Terima kasih banyak atas perhatian dan dukungan,” Ucapnya.

 

Kepala SD Pulau Tengah Ajeng Meylita Lestari, Spd. menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dan Dinas terkait terutama Bapak Bupati Radityo Egi Pratama atas bantuan Rehab 4 lokal ruang tersebut.

 

“Kami dari pihak sekolah mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada Pemkab Lampung Selatan yang sudah memberikan bantuan tambah ruang kelas belajar sebanyak 4 lokal, tentunya dengan adanya bantuan ini kami sangat merespon positif sekali, baik itu dari saya selaku kepala sekolah serta dewan guru dan juga komite sekolah,” pungkasnya.

 

Ajeng menambahkan, ruang kelas yang nyaman merupakan salah satu aspek yang sangat mendukung terciptanya suasana belajar mengajar yang kondusif.

 

“Bila ruang kelasnya nyaman, siswa akan lebih fokus dan berkonsentrasi belajar. Dengan ruang kelas yang baik dan layak, siswa menjadi lebih efektif dalam proses belajar mengajar yang pada akhirnya bisa memacu siswa untuk berprestasi lebih maksimal.” Imbuh Ajeng Meylita.

 

Selama lebih dari tiga bulan, murid dan guru di sekolah itu terpaksa melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di ruang sekolahan PAUD.

 

Situasi tersebut terjadi karena satu bangunan dengan 4 ruang kelas di sekolah tersebut adalah kegiatan direhabilitasi Sedang/Berat Ruang Kelas Sekolah pada Dinas Pendidikan Lampung Selatan dengan nilai kontrak Rp.547.979.381,20.

 

Proyek tersebut dikerjakan Kontraktor Pelaksana CV AR TECHINDO. Secara teknis pelaksanaan sudah selesai dikerjakan Awal November 2025.

 

(tim)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Published

on

By

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Ungkapselatan.com, Palas – Petani padi di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menghadapi ancaman serangan hama. Belum sepenuhnya lepas dari gangguan hama tikus, kini tanaman padi mereka diserang hama beluk atau penggerek batang yang menyebabkan bulir padi berwarna putih dan berpotensi gagal berisi.

‎Kondisi tersebut membuat petani khawatir mengalami kerugian saat musim panen tiba. Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan telah dilakukan, termasuk penyemprotan menggunakan pestisida. Namun, serangan hama masih menjadi persoalan yang meresahkan petani.

‎Keresahan itu disampaikan petani senior, Abdul Muthalib, saat ditemui di tanggul sawah pada Sabtu (10/10/2026). Ia mengatakan, musim tanam gadu kali ini menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan air hingga ancaman serangan hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

‎“Luar biasa perjuangan musim ini. Selain memastikan kebutuhan air tercukupi, kami juga harus menjaga perkembangan dan pertumbuhan padi agar sehat, kuat, serta tahan terhadap serangan hama,” ujar Muthalib.

‎Ia menjelaskan, meskipun pasokan air dari aliran Way Pisang masih cukup membantu pengairan sawah, petani tetap menghadapi kekhawatiran terhadap serangan hama tikus dan beluk. Kondisi tersebut semakin menambah beban petani yang harus menjaga tanaman hingga masa panen.

‎Menurutnya, serangan beluk terlihat di sejumlah jalur persawahan, mulai dari jalur satu, dua, tiga hingga jalur lima. Pada beberapa bagian tanaman, bulir padi tampak memutih, yang diduga menjadi tanda gabah tidak terisi sempurna.

‎“Saya amati, hampir merata di beberapa jalur persawahan, buah padinya keluar putih. Kami sudah melakukan penyemprotan menggunakan pestisida, di antaranya yang disebut Vertako dan Incifio, tetapi serangan ini masih menjadi kendala,” keluhnya.

‎Muthalib yang mengaku biasanya memperoleh hasil panen hingga 10 ton per hektare itu berharap kondisi tanaman saat ini tidak berdampak besar terhadap produktivitas panen. Ia khawatir, apabila serangan terus meluas, hasil panen petani akan menurun dan pendapatan mereka ikut terdampak.

‎Di lokasi yang sama, petani setempat, Toiba, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah melalui instansi terkait dapat membantu mencari solusi untuk mengatasi serangan hama tersebut.

‎“Dengan kondisi padi seperti ini, jika ada solusi dari pemerintah, kami berharap bisa dibantu mencari jalan keluarnya agar tidak mengalami kerugian yang dapat memengaruhi ketahanan pangan,” harap Toiba.

‎Sementara itu, Adi Ahdiansyah, S.P., selaku penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang bertugas di Desa Palas Aji, merespons informasi tersebut saat dihubungi melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp.

‎Ia menyampaikan rencana untuk meninjau langsung kondisi tanaman padi di lokasi pada keesokan harinya.

‎“Besok kita lihat ke lokasi,” tulis Adi melalui pesan WhatsApp.

‎Kunjungan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi tanaman, memastikan penyebab bulir padi memutih, serta menentukan langkah penanganan yang tepat agar serangan hama tidak semakin meluas dan kerugian petani dapat diminimalkan. (Joe/Sam)

Continue Reading

Trending