Connect with us

Lampung Selatan

Masyarakat Desa Suak Menimbun Jalan Berlubang Secara Swadaya 

Published

on

Masyarakat Desa Suak Menimbun Jalan Berlubang Secara Swadaya

Ungkapselatan.com Lampung Selatan – Masyarakat Desa Suak Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung Antusias Menggalang Sumbangan dan Gotong royong Menimbun Jalan Rusak Parah Mengunakan Batu Sabes , Tepat di Depan Balai Desa

Beberapa Tokoh masyarakat Sepakat Untuk mengumpulkan Sumbangan Dana dari Perusahaan dan masyarakat setempat untuk membeli Matrial guna Menimbun Jalan Yang sudah lama menjadi genangan air ketika musim hujan tiba.

Rohman salah satu tokoh masyarakat setempat menuturkan masyarakat sering mengajukan permohonan kepada Pemerintah Desa untuk menimbun Jalan berlubang di depan Balai Desa Karena sering terjadi kecelakaan, kalau jalan keadaan licin.

” Kami sering mengajukan kepada Desa untuk menimbun Jalan berlubang di depan kantor Desa, sebab, sering terjadi kecelakaan akibat licin dan Genangan Air, ketika musim hujan hingga berhari- hari baru kering, ” Tutur Rohman tokoh masyarakat

Masih di lokasi Yang Sama Agus salah satu pengendara yang sering melintas mengatakan Dia sangat Berterima kasih dan setuju kalau ada masyarakat dan Tokoh masyarakat yang mau menghimpun untuk gotongroyong menimbun jalan berlubang, apa lagi Jalan tersebut adalah Akses Jalan Wisata.

” Saya sangat mendukung dan berterima kasih kepada masyarakat yang sudah ikut berpartisipasi untuk menyumbangkan Uang untuk membeli Batu Sabes guna menimbun Jalan berlubang, karena kalau bukan kita siapa lagi, menunggu pemerintah membangunnya Entah kapan Tahun nya, ” ucap Agus

Selanjutnya Dia berharap kepada Pemerintah Desa dan Daerah untuk segera membangun Jalan Di desa Suak, agar wisata banyak berwisata ke Tempat tempat wisata yang ada Di Desa Suak.

” Kami berharap dan Memohon kepada pemerintah Desa maupun Daerah untuk segera membagun Jalan di Desa Suak, karena wisatawan yang ingin berlibur ke pantai yang ada di Desa Suak , mengeluhkan akses Jalan nya yang rusak parah, dan mereka terkadang ada kecelakaan, ” harapan Agus

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

Published

on

By

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

‎Ungkapselatan.com, Palas – Warga Desa Palas Aji, Palas Pasemah, Rejomulyo, dan Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu di aliran Way Pisang, Dusun 001, Desa Palas Aji, Minggu (14/6/2026).

‎Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan karena jembatan beton yang sebelumnya digunakan sebagai akses utama menuju areal persawahan roboh akibat diterjang banjir beberapa bulan lalu. Hingga saat ini, jembatan tersebut belum kembali dibangun sehingga menyulitkan aktivitas para petani.

‎Dengan peralatan dan bahan seadanya, warga bersama-sama mengumpulkan batang bambu untuk dijadikan jembatan penyeberangan sementara. Semangat gotong royong tampak begitu kuat karena keberadaan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat yang setiap hari menuju lahan pertanian.

‎Perwakilan tokoh masyarakat Desa Palas Aji, Tamzili, mengatakan pembangunan jembatan bambu dilakukan sebagai solusi darurat agar aktivitas petani tidak terhambat.

‎“Kami hari ini melaksanakan gotong royong membuat jembatan dari bambu karena kondisi darurat. Jembatan yang biasa kami gunakan roboh diterjang banjir. Sementara itu, setiap hari kami harus menyeberang untuk menuju sawah. Karena akses lama sudah tidak bisa digunakan, masyarakat sepakat membangun jembatan darurat secara swadaya,” ujarnya.

‎Tamzili berharap pemerintah desa, kabupaten, maupun provinsi karena dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut dengan membangun jembatan permanen yang lebih layak dan aman.
‎Ia menjelaskan bahwa keberadaan jembatan permanen sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian, termasuk akses kendaraan roda dua, traktor, hingga mesin panen (combine harvester), sehingga dapat mengurangi biaya operasional petani.

‎Senada dengan itu, Sibli, warga Desa Palas Pasemah, mengaku mendukung penuh pembangunan jembatan darurat tersebut. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan kebutuhan bersama masyarakat yang setiap hari melintasi Way Pisang untuk bekerja di sawah.

‎“Saya sangat mendukung dan siap membantu proses pembuatan jembatan ini karena manfaatnya untuk kita semua. Kalau bukan masyarakat sendiri yang bergerak, siapa lagi yang akan membantu. Jembatan ini sangat penting bagi para petani,” kata Sibli.
‎Pembangunan jembatan bambu ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur demi mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga.

Continue Reading

Trending