Connect with us

Lampung Selatan

Pasca Dilantik Anggota DPRD, Dwi Riyanto Siap Jalankan Amanah Masyarakat

Published

on

Pasca Dilantik Anggota DPRD, Dwi Riyanto Siap Jalankan Amanah Masyaraka

 

Ungkapselatan. com, Lampung Selatan – Pasca terpilih dan dilantik secara resmi sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan, periode 2024-2029, Dwi Riyanto yang merupakan caleg perwakilan dapil 6 dari partai Gerindra menegaskan masih banyak PR yang harus dirampungkan.

Menurutnya dengan terpilihnya kembali sebagai wakil rakyat, ini merupakan amanah yang harus di jalankan sesuai konstitusi.

“Alhamdulillah,ini kali kedua saya diberi amanah sebagai perpanjangan tangan dan penyampai aspirasi ke pemerintah oleh masyarakat,” ujar Dewan Gerindra yang berjuluk Konco Yasinan ini

Dikatakan, Keberhasilan yang saya dapat ini bukanlah semata-mata keberhasilan saya. Ini semua berkat izin Allah dan doa restu orang tua serta semua masyarakat dapil 6 khususnya dan Lampung Selatan pada umumnya.

“Saya mohon doanya agar tetap Istiqomah menjalankan amanah yang diberikan oleh masyarakat. Mudah-mudahan amanah dan tugas dari masyarakat yang saya emban dapat saya jalankan tanpa ada suatu apapun hingga di purna tugas di 2029 nanti,” katanya.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Lampung Selatan terpilih yang kedua kalinya ini melalui pesan WhatsApp, Selasa, (20/8/2024).

Saat disinggung penempatan Komisi berapa yang akan ia duduki, Dwi sebagai kader partai pemenangan di 2024 ini, menyerahkan kepada kebijakan pimpinan partai.

“Kalau untuk hari ini belum bisa saya jawab, ini masih proses ya kita tunggu bareng-bareng. Yang jelas ketika menjadi wakil rakyat kita harus bermanfaat buat masyarakat. Perkara penempatan itu nanti apa kata pimpinan, sebagai kader kita ikuti perintah pimpinan,” pungkasnya.   ( Saman/Ari )

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Published

on

By

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Ungkapselatan.com, Palas – Petani padi di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menghadapi ancaman serangan hama. Belum sepenuhnya lepas dari gangguan hama tikus, kini tanaman padi mereka diserang hama beluk atau penggerek batang yang menyebabkan bulir padi berwarna putih dan berpotensi gagal berisi.

‎Kondisi tersebut membuat petani khawatir mengalami kerugian saat musim panen tiba. Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan telah dilakukan, termasuk penyemprotan menggunakan pestisida. Namun, serangan hama masih menjadi persoalan yang meresahkan petani.

‎Keresahan itu disampaikan petani senior, Abdul Muthalib, saat ditemui di tanggul sawah pada Sabtu (10/10/2026). Ia mengatakan, musim tanam gadu kali ini menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan air hingga ancaman serangan hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

‎“Luar biasa perjuangan musim ini. Selain memastikan kebutuhan air tercukupi, kami juga harus menjaga perkembangan dan pertumbuhan padi agar sehat, kuat, serta tahan terhadap serangan hama,” ujar Muthalib.

‎Ia menjelaskan, meskipun pasokan air dari aliran Way Pisang masih cukup membantu pengairan sawah, petani tetap menghadapi kekhawatiran terhadap serangan hama tikus dan beluk. Kondisi tersebut semakin menambah beban petani yang harus menjaga tanaman hingga masa panen.

‎Menurutnya, serangan beluk terlihat di sejumlah jalur persawahan, mulai dari jalur satu, dua, tiga hingga jalur lima. Pada beberapa bagian tanaman, bulir padi tampak memutih, yang diduga menjadi tanda gabah tidak terisi sempurna.

‎“Saya amati, hampir merata di beberapa jalur persawahan, buah padinya keluar putih. Kami sudah melakukan penyemprotan menggunakan pestisida, di antaranya yang disebut Vertako dan Incifio, tetapi serangan ini masih menjadi kendala,” keluhnya.

‎Muthalib yang mengaku biasanya memperoleh hasil panen hingga 10 ton per hektare itu berharap kondisi tanaman saat ini tidak berdampak besar terhadap produktivitas panen. Ia khawatir, apabila serangan terus meluas, hasil panen petani akan menurun dan pendapatan mereka ikut terdampak.

‎Di lokasi yang sama, petani setempat, Toiba, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah melalui instansi terkait dapat membantu mencari solusi untuk mengatasi serangan hama tersebut.

‎“Dengan kondisi padi seperti ini, jika ada solusi dari pemerintah, kami berharap bisa dibantu mencari jalan keluarnya agar tidak mengalami kerugian yang dapat memengaruhi ketahanan pangan,” harap Toiba.

‎Sementara itu, Adi Ahdiansyah, S.P., selaku penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang bertugas di Desa Palas Aji, merespons informasi tersebut saat dihubungi melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp.

‎Ia menyampaikan rencana untuk meninjau langsung kondisi tanaman padi di lokasi pada keesokan harinya.

‎“Besok kita lihat ke lokasi,” tulis Adi melalui pesan WhatsApp.

‎Kunjungan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi tanaman, memastikan penyebab bulir padi memutih, serta menentukan langkah penanganan yang tepat agar serangan hama tidak semakin meluas dan kerugian petani dapat diminimalkan. (Joe/Sam)

Continue Reading

Trending