Connect with us

Lampung Selatan

Sa’at Sosialisasi Pertemuan Wali murid Ketua Panwascam Palas Mengajak Sama sama Mengawasi Daftar Pemilih Sementara 

Published

on

Sa’at Sosialisasi Pertemuan Wali murid Ketua Panwascam Palas Mengajak Sama sama Mengawasi Daftar Pemilih Sementara

 

Ungkapselatan.com, , Lampung Selatan — Dalam rangka pertemuan wali murid di Ma Arif Bumi Restu, Ketua Panwaslu Kecamatan Palas Widodo, sosialisasi tahapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) di pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panwaslu Kecamatan Palas Widodo mengajak semua elemen masyarakat untuk sama-sama mengawasi dan mencermati DPS.

“Mari bersama-sama kita awasi DPS yang dipasang oleh PPS di balai desa atau d tingkat desa,” kata Widodo saat pertemuan wali murid di Ma Ma’arif Bumi Restu pada Selasa, (20/8/2024).

Ketua Panwaslu Kecamatan Palas juga menghimbau jika ada keluarga atau kerabat yang belum terdaftar di DPS untuk segera melapor ke petugas Panwaslu tingkat kecamatan atau Panwaslu Desa/Kelurahan (PKD).

“Jika ada yang belum terdaftar di DPS lapor ke jajaran Panwaslu, saya juga menghimbau terkait netralitas ASN di tingkat dewan guru/pendidik untuk menjaga netralitas di pilkada 27 nov 2024,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

Published

on

By

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

‎Ungkapselatan.com, Palas – Warga Desa Palas Aji, Palas Pasemah, Rejomulyo, dan Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu di aliran Way Pisang, Dusun 001, Desa Palas Aji, Minggu (14/6/2026).

‎Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan karena jembatan beton yang sebelumnya digunakan sebagai akses utama menuju areal persawahan roboh akibat diterjang banjir beberapa bulan lalu. Hingga saat ini, jembatan tersebut belum kembali dibangun sehingga menyulitkan aktivitas para petani.

‎Dengan peralatan dan bahan seadanya, warga bersama-sama mengumpulkan batang bambu untuk dijadikan jembatan penyeberangan sementara. Semangat gotong royong tampak begitu kuat karena keberadaan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat yang setiap hari menuju lahan pertanian.

‎Perwakilan tokoh masyarakat Desa Palas Aji, Tamzili, mengatakan pembangunan jembatan bambu dilakukan sebagai solusi darurat agar aktivitas petani tidak terhambat.

‎“Kami hari ini melaksanakan gotong royong membuat jembatan dari bambu karena kondisi darurat. Jembatan yang biasa kami gunakan roboh diterjang banjir. Sementara itu, setiap hari kami harus menyeberang untuk menuju sawah. Karena akses lama sudah tidak bisa digunakan, masyarakat sepakat membangun jembatan darurat secara swadaya,” ujarnya.

‎Tamzili berharap pemerintah desa, kabupaten, maupun provinsi karena dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut dengan membangun jembatan permanen yang lebih layak dan aman.
‎Ia menjelaskan bahwa keberadaan jembatan permanen sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian, termasuk akses kendaraan roda dua, traktor, hingga mesin panen (combine harvester), sehingga dapat mengurangi biaya operasional petani.

‎Senada dengan itu, Sibli, warga Desa Palas Pasemah, mengaku mendukung penuh pembangunan jembatan darurat tersebut. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan kebutuhan bersama masyarakat yang setiap hari melintasi Way Pisang untuk bekerja di sawah.

‎“Saya sangat mendukung dan siap membantu proses pembuatan jembatan ini karena manfaatnya untuk kita semua. Kalau bukan masyarakat sendiri yang bergerak, siapa lagi yang akan membantu. Jembatan ini sangat penting bagi para petani,” kata Sibli.
‎Pembangunan jembatan bambu ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur demi mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga.

Continue Reading

Trending