Connect with us

Lampung Selatan

Satu Tahun di PHK, Karyawan PT. FMP Belum Dapat Pesangon

Published

on

Satu Tahun di PHK, Karyawan PT. FMP Belum Dapat Pesangon

 

Ungkapselatan.com, Katibung – Buntut diberhentikan sepihak oleh Perseroan Terbatas (PT) Fortune Megah Perkasa (FMP), pada Jumat (15/12/2023) silam, 13 orang mantan karyawan yang bekerja selama puluhan tahun, mengaku belum mendapat pesangon dan selama bertugas di berikan gaji di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP), serta meminta seluruh haknya saat bekerja agar diberikan seluruhnya.

Saat di konfirmasi, Ade Irawan (37) salah seorang mantan karyawan meminta haknya selama bekerja yang belum dipenuhi oleh pihak perseroan terbatas yang bergerak di bidang budidaya penggemukan sapi (Feedlot) yang terletak di Desa Pardasuka, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

“Kami meminta hak kami sepenuhnya, baik pesangon maupun gaji kami selama ini yang di berikan dibawah UMP untuk di cukupi, sudah 1 tahun lebih belum ada kejelasan,” ujarnya.

Setelah melalui beberapa kali negoisasi, lanjut Ade, namun tak kunjung menemukan titik terang, diharapkan pihak perusahaan memberikan apa yang sudah menjadi hak karyawan sepenuhnya.

“Kami hanya meminta hak kami, apa yang seharusnya menjadi milik kami, jika hak kami tidak dipenuhi kami akan tempuh jalur hukum, dan kepada instansi terkait jika hak kami belum ataupun tidak terpenuhi dimohon tidak lagi memberikan izin produksi kembali atau di tutup selamanya,” ungkapnya.

“Dari 13 orang karyawan yang di PHK ini terendah bekerja selama 16 tahun dan terlama selama 22 tahun, hingga saat ini hanya mendapat angin surga, dan kami berharap semua tuntutan yang seharusnya menjadi hak kami dipenuhi,” tutupnya.

Saat di konfirmasi, HRD-GA Manager PT. FMP, Arby Syarbiny Hidayat, tidak menampik perihal pemecatan terhadap 13 orang karyawan tersebut, namun dirinya berdalih pemecatan tersebut dikarenakan tidak ada yang bisa dikerjakan.

“Itu bukan di PHK semena-mena, karena tidak ada kerjaan, sebetulnya sudah mau di selesaikan pak, kita berbuat sesuatu itu terhadap karyawan itu role nya bener pak, namun ada kendala sedikit ada yang terima ada yang tidak,” katanya. Jumat (3/1/2025).

HRD-GA Manager di PT. FMP milik Ali Duppa, yang notabene nya suami dari Anggota DPR RI periode 2024-2029 tersebut menjelaskan, permasalahan tersebut telah di putuskan oleh pendamping hukum dari para pekerja di hadapan Dinas Ketenaga Kerjaan (Disnaker) di Bumi Khagom Mufakat itu.

“Saat ini bos sedang meeting untuk menyelesaikan permasalahan temen-temen yang di feddlot Lampung, kita ngerti lah itukan kemanusiaan, bukan berarti itu tidak di selesaikan, kita juga punya etikad baik,” ulasnya.

“Dalam waktu dekat ini mereka akan di undang secara persuasif bagaimana baiknya, kita akan memberikan pesangon kusus masing-masing pekerja, semua kita bereskan secara kekeluargaan, maksimal dan juga tidak ada yang semena-mena seperti itu,” tutupnya. (Red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Heboh Final Piala Dunia FiFA 2026 Kapolsek Palas Gelar Nobar Dan Lomba Gaple 

Published

on

By

Heboh Final Piala Dunia FiFA 2026 Kapolsek Palas Gelar Nobar Dan Lomba Gaple

 

Ungkapselatan.com, Palas Lampung Selatan – Keseruan Ratusan Warga Nonton Bareng (Nobar) Final piala Dunia antara Argentina Versus Spanyol dan Lomba Domino di Halaman Polsek palas yang di Adakan oleh Kapolsek Suyitno minggu (19/7/2026)

Tepat di wilayah hukum Polsek Palas Kecamatan Palas Kabupaten Lampung , Sambil menunggu pertandingan Final Piala Dunia FiFA Tahun 2026 yang akan di berlangsung , dini hari, Kapolsek mengadakan Perlombaan Gaple dan kuis guna untuk menambah keseruan dan keakraban bersama Masyarakat, selain itu juga kapolsek menyajikan berbagai macam suguhan makanan ringan dan Minuman Hangat, yang memanjakan penonton yang Hadir.

Sebelum perlombaan gaple di mulai Zulkifli Zen selaku panitia menyampaikan peraturan dan mekanisme perlombaan gaple

” Jadi malam ini kita sebelum bola di mulai, perlombaan gaple

sudah mendapatkan sang Juara, jadi kita main nya gak pake lama, gerak cepat , karena selelah selesai gaple, Kapolsek masih Ada kuis,” Bang Fi Sapaan Akrabnya

Perlombaan Gaple Berlangsung yang di ikuti pemain – pemain Handal dari Berbagai desa yang ada di Kecamatan Palas untuk bertanding memperebutkan juara 1,2,3 dan 4 .

Yang menduduki juara ke empat Asrodi – Safri, juara ke tiga pasangan Samsul – Boy, juara ke Dua pasangan Muhyi -Sudungan, dan yang menduduki Juara ke satu pasangan Jauhari – Iyan .

Setelah perlombaan gaple selesai, Tidak kalah serunya kapolsek dan anggotanya membuka kuis berbagai pertanyaan seputar Piala Dunia dan tentang Tubuh Polri, setiap penonton yang bisa menjawab pertanyaan yang di sampaikan kapolsek langsung mendapatkan Hadiah yang sudah di siapkan Panitia.

Kapolsek Suyitno meminta 2 orang penonton pendukung Argentina dan 2 orang pendukung Spanyol untuk menebak score.

” Baik, Siapa pendukung Tim Argentina dan sepanyol, siapa yang tepat memprediksi babak pertama dan score akhir akan mendapatkan Hadiah Utama yang di siapkan panitia, ” Ungkap Suyitno

Setelah kuis selesai, tibalah Pertandingan yang di nanti -nantikan pertandingan Piala Dunia, panitia mulai menghidupkan proyektor untuk menyaksikan pertandingan antara Argentina VS Spanyol.

Di lihat nampak semringah wajah kapolsek setiap serangan Spanyol mengepung , Menembus jantung pertahanan Argentina. Sesekali kapolsek bangun dari tempat duduknya sambil mengepalkan tangan ke Atas ketika Bola di tendang ke arah gawang Argentina. ( Jo )

 

 

 

 

Continue Reading

Trending