Connect with us

Lampung Selatan

Supendi Dilantik Jadi Pejabat Kepala Desa Bangunan

Published

on

Supendi Dilantik Jadi Pejabat Kepala Desa Bangunan

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Plt. Camat Palas, M. Iqbal Fuad, S.STP., MM., resmi melantik Supendi sebagai Penjabat (PJ) Kepala Desa Bangun, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, pada Senin (17/6/2025).

 

Pelantikan digelar di aula Kantor Kecamatan Palas dan turut dihadiri oleh unsur Forkopimcam, para kepala desa se-Kecamatan Palas, tokoh masyarakat, serta aparatur Desa Bangun. Hadir pula Kapolsek Palas IPTU Suyitno S.H., dan Danramil Palas Kapten Inf Ujang Hairudin.

 

Dalam sambutannya, Iqbal Fuad menyampaikan harapan agar PJ yang baru mampu mengemban amanah dengan baik serta menjalin sinergi dengan seluruh lapisan masyarakat.

 

“Saya berharap PJ Kepala Desa Bangunan bisa merangkul semua elemen masyarakat, bekerja transparan, serta mendukung program strategis pemerintah daerah,” ujar Iqbal.

 

Penunjukan Supendi sebagai PJ Kepala Desa didasarkan pada Keputusan Bupati Lampung Selatan yang menetapkan pemberhentian Isnaini dari jabatannya sebagai Kepala Desa Bangun. Keputusan tersebut merujuk pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Desa.

 

Dalam keputusan yang ditetapkan di Kalianda pada 10 Juni 2025 itu disebutkan bahwa masa jabatan PJ Kepala Desa berlaku hingga terpilihnya kepala desa definitif atau paling lama satu tahun sejak pelantikan. Surat keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Lampung Selatan.

 

Usai dilantik, Supendi menyatakan kesiapannya menjalankan amanah. Ia menegaskan akan menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat serta fokus pada pelayanan publik.

 

“Saya akan bekerja maksimal, menjalin komunikasi dengan semua pihak, dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Supendi. (Joe)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

Published

on

By

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

‎Ungkapselatan.com, Palas – Warga Desa Palas Aji, Palas Pasemah, Rejomulyo, dan Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu di aliran Way Pisang, Dusun 001, Desa Palas Aji, Minggu (14/6/2026).

‎Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan karena jembatan beton yang sebelumnya digunakan sebagai akses utama menuju areal persawahan roboh akibat diterjang banjir beberapa bulan lalu. Hingga saat ini, jembatan tersebut belum kembali dibangun sehingga menyulitkan aktivitas para petani.

‎Dengan peralatan dan bahan seadanya, warga bersama-sama mengumpulkan batang bambu untuk dijadikan jembatan penyeberangan sementara. Semangat gotong royong tampak begitu kuat karena keberadaan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat yang setiap hari menuju lahan pertanian.

‎Perwakilan tokoh masyarakat Desa Palas Aji, Tamzili, mengatakan pembangunan jembatan bambu dilakukan sebagai solusi darurat agar aktivitas petani tidak terhambat.

‎“Kami hari ini melaksanakan gotong royong membuat jembatan dari bambu karena kondisi darurat. Jembatan yang biasa kami gunakan roboh diterjang banjir. Sementara itu, setiap hari kami harus menyeberang untuk menuju sawah. Karena akses lama sudah tidak bisa digunakan, masyarakat sepakat membangun jembatan darurat secara swadaya,” ujarnya.

‎Tamzili berharap pemerintah desa, kabupaten, maupun provinsi karena dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut dengan membangun jembatan permanen yang lebih layak dan aman.
‎Ia menjelaskan bahwa keberadaan jembatan permanen sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian, termasuk akses kendaraan roda dua, traktor, hingga mesin panen (combine harvester), sehingga dapat mengurangi biaya operasional petani.

‎Senada dengan itu, Sibli, warga Desa Palas Pasemah, mengaku mendukung penuh pembangunan jembatan darurat tersebut. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan kebutuhan bersama masyarakat yang setiap hari melintasi Way Pisang untuk bekerja di sawah.

‎“Saya sangat mendukung dan siap membantu proses pembuatan jembatan ini karena manfaatnya untuk kita semua. Kalau bukan masyarakat sendiri yang bergerak, siapa lagi yang akan membantu. Jembatan ini sangat penting bagi para petani,” kata Sibli.
‎Pembangunan jembatan bambu ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur demi mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga.

Continue Reading

Trending