Connect with us

Lampung Selatan

Ketua DPRD Lampung Selatan Hadiri Pelantikan Sekertaris Daerah 

Published

on

Ketua DPRD Lampung Selatan Hadiri Pelantikan Sekertaris Daerah

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan, turut menghadiri prosesi pelantikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) yang berlangsung khidmat di Taman Makam Pahlawan (TMP), Rabu pagi (18/6).

Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Bupati Radityo Egi Pratama itu menjadi momen istimewa karena dilaksanakan di lokasi yang penuh nilai historis dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan.

Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, menyampaikan apresiasinya terhadap pelantikan yang berlangsung dengan nuansa penghormatan. Menurutnya, pelantikan di TMP bukan hanya simbol komitmen pengabdian, tetapi juga pengingat bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan dedikasi tinggi dan semangat pelayanan kepada masyarakat.

“Ini momen yang sangat bermakna. Pelantikan di TMP mengingatkan kita bahwa jabatan bukan semata kehormatan, tetapi tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas, seperti semangat para pahlawan,” ujarnya usai pelantikan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, melantik Supriyanto, sebagai Sekda, yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Asisten Bidang Administrasi Umum (Adum) Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan.

Acara pelantikan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Prosesi diawali dengan upacara penghormatan kepada para pahlawan, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara pelantikan.

Dengan pelantikan ini, diharapkan Sekdakab yang baru dapat segera menjalankan tugas pemerintahan dan administrasi secara optimal, serta menjalin sinergi kuat dengan DPRD dalam mendukung pembangunan daerah. (Hms)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Published

on

By

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Ungkapselatan.com, Palas – Petani padi di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menghadapi ancaman serangan hama. Belum sepenuhnya lepas dari gangguan hama tikus, kini tanaman padi mereka diserang hama beluk atau penggerek batang yang menyebabkan bulir padi berwarna putih dan berpotensi gagal berisi.

‎Kondisi tersebut membuat petani khawatir mengalami kerugian saat musim panen tiba. Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan telah dilakukan, termasuk penyemprotan menggunakan pestisida. Namun, serangan hama masih menjadi persoalan yang meresahkan petani.

‎Keresahan itu disampaikan petani senior, Abdul Muthalib, saat ditemui di tanggul sawah pada Sabtu (10/10/2026). Ia mengatakan, musim tanam gadu kali ini menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan air hingga ancaman serangan hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

‎“Luar biasa perjuangan musim ini. Selain memastikan kebutuhan air tercukupi, kami juga harus menjaga perkembangan dan pertumbuhan padi agar sehat, kuat, serta tahan terhadap serangan hama,” ujar Muthalib.

‎Ia menjelaskan, meskipun pasokan air dari aliran Way Pisang masih cukup membantu pengairan sawah, petani tetap menghadapi kekhawatiran terhadap serangan hama tikus dan beluk. Kondisi tersebut semakin menambah beban petani yang harus menjaga tanaman hingga masa panen.

‎Menurutnya, serangan beluk terlihat di sejumlah jalur persawahan, mulai dari jalur satu, dua, tiga hingga jalur lima. Pada beberapa bagian tanaman, bulir padi tampak memutih, yang diduga menjadi tanda gabah tidak terisi sempurna.

‎“Saya amati, hampir merata di beberapa jalur persawahan, buah padinya keluar putih. Kami sudah melakukan penyemprotan menggunakan pestisida, di antaranya yang disebut Vertako dan Incifio, tetapi serangan ini masih menjadi kendala,” keluhnya.

‎Muthalib yang mengaku biasanya memperoleh hasil panen hingga 10 ton per hektare itu berharap kondisi tanaman saat ini tidak berdampak besar terhadap produktivitas panen. Ia khawatir, apabila serangan terus meluas, hasil panen petani akan menurun dan pendapatan mereka ikut terdampak.

‎Di lokasi yang sama, petani setempat, Toiba, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah melalui instansi terkait dapat membantu mencari solusi untuk mengatasi serangan hama tersebut.

‎“Dengan kondisi padi seperti ini, jika ada solusi dari pemerintah, kami berharap bisa dibantu mencari jalan keluarnya agar tidak mengalami kerugian yang dapat memengaruhi ketahanan pangan,” harap Toiba.

‎Sementara itu, Adi Ahdiansyah, S.P., selaku penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang bertugas di Desa Palas Aji, merespons informasi tersebut saat dihubungi melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp.

‎Ia menyampaikan rencana untuk meninjau langsung kondisi tanaman padi di lokasi pada keesokan harinya.

‎“Besok kita lihat ke lokasi,” tulis Adi melalui pesan WhatsApp.

‎Kunjungan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi tanaman, memastikan penyebab bulir padi memutih, serta menentukan langkah penanganan yang tepat agar serangan hama tidak semakin meluas dan kerugian petani dapat diminimalkan. (Joe/Sam)

Continue Reading

Trending