Connect with us

Lampung Selatan

Warga Binaan Lapas Kalianda Bersihkan AC Seluruh Lapas: Keterampilan untuk Bekal Mencari Nafkah

Published

on

Warga Binaan Lapas Kalianda Bersihkan AC Seluruh Lapas: Keterampilan untuk Bekal Mencari Nafka

 

Ungkapselatan.com, KALIANDA – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda melaksanakan kegiatan Pembersihan Air Conditioner (AC) yang dilakukan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas, Rabu (17/7/ 2024).

Kegiatan dilaksanakan di seluruh Area Lapas Kelas IIA Kalianda yang diawali dari ruangan Bimbingan Kerja yang kemudian dilanjutkan ke ruangan area perkantoran.

Kegiatan pembersihan AC ini merupakan hasil dari kerjasama antara Lapas Kalianda dan CV Ramones yang telah berjalan pada bulan Juni 2024 lalu.

Kegiatan yang telah berjalan ini merupakan salah satu program kemandirian yang diinisiasikan oleh Lapas Kalianda. Dengan tujuan agar ketika Warga Binaan menjalani masa pidana, memiliki kegiatan positif, dan ketika bebas kelak memiliki keterampilan yang memadai untuk mencari nafkah. (Sam / HumasPaskal)

 

 

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Kadis Perikanan Meninjau Lokasi Rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip

Published

on

By

Kadis Perikanan Meninjau Lokasi Rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan — Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Selatan, Aryantoni, S.Sos., MM, meninjau langsung lokasi rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip, Kecamatan Palas, Kamis (22/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

 

Aryantoni mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan kelayakan lokasi yang akan dijadikan sebagai salah satu titik budidaya ikan, khususnya ikan nila.

 

“Saat ini kita meninjau lokasi budidaya tematik apakah layak atau tidak, untuk dijadikan salah satu titik budidaya ikan, kemungkinan ikan nila,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, program tersebut tidak hanya sebatas penyaluran bantuan bibit ikan, namun juga disertai dengan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat desa.

 

“Tidak kita lepas begitu saja, pasti nanti akan ada pembinaan juga. Kalau memang ini disetujui dan jika sudah berjalan akan dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih,” katanya.

 

Lebih lanjut, Aryantoni menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan berupa kucuran anggaran, melainkan bantuan langsung dalam bentuk sarana dan prasarana budidaya.

 

“Bentuk bantuan langsung bibit dan kolam biopflok yang langsung dari kementerian,” jelasnya.

 

Meski demikian, ia menekankan bahwa pihak desa juga memiliki kewajiban untuk menyiapkan fasilitas pendukung, seperti sumur bor dan jaringan listrik, guna menunjang operasional kolam biopflok.

 

“Desa harus sanggup menyiapkan fasilitas sumur bor dan listrik untuk mengisi atau mengaliri air yang ada di biopflok itu. Ini baru pertama kali untuk di Lampung Selatan dan ada lima titik yang kita survei dari berbagai kecamatan,” tambahnya.

 

Aryantoni berharap, ke depan program budidaya tematik tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa

 

“Harapan kami ke depannya bagaimana caranya budidaya tematik ini dapat berkembang dan bukan hanya lima titik saja, tapi berkembang lebih banyak lagi,”pungkasnya. ( ** )

Continue Reading

Trending