Connect with us

Lampung Selatan

WN 88 Deklarasi Dukung Paslon 01 di Pilkada 2024, Mansur : Kami Siap Menangkan Pak Nanang-Antoni

Published

on

WN 88 Deklarasi Dukung Paslon 01 di Pilkada 2024, Mansur : Kami Siap Menangkan Pak Nanang-Antoni

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan–Warung Nusantara 88 Unit 13 Tanjung Bintang Lampung Salatan mendeklarasikan untuk mendukung Nanang Ermanto-Antoni Imam dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Lamsel 2024.

Deklarasi dukungan kepada calon nomor urut 01 ini berlangsung di kediaman Nanang Ermanto di Desa Way Galih Kecamatan Tanjung Bintang Lamsel.

Dengan banyaknya capaian prestasi yang telah ditorehkan Nanang Ermanto disegala bidang selama menjabat jadi Bupati beberapa tahun ini, WN 88 siap mengkampanyekan kepada masyarakat untuk memilih putra asli lampung selatan ini di Pilkada 2024.

Menurut mereka, selama kepemimpinan Nanang Ermanto masyarakat sudah merasakan dampak perubahan yang positif seperti pengentasan kemiskinan, bidang kesehatan, bidang infrastruktur, bidang pertanian, dll. Selain itu, kata Mansur, supaya program yang telah berjalan bisa dilanjutkan.

“Kami akan sampaikan kepada masyarakat bahwa Pak Nanang ini merupakan sosok yang telah berbuat untuk masyarakat. Program beliau yang sudah dirasakan masyarakat kiat seperti bedah rumah, swasembada gizi, penurunan angka stunting. Dibidang pembangunan, banyak jalan yang sudah mulus dan masih banyak lagi prestasi beliau. Yang pasti Pak Nanang orang asli Lampung Selatan yang juga tinggal di Lampung Selatan.

Dengan demikian, WN 88 membulatkan tekad dan mendeklarasikan dukungan kepada Nanang-Antoni.

“Kami dari WN 88 Unit 13 Lampung Selatan siap memenangkan calon bupati dan wakil bupati Lampung Selatan Nanang-Antoni di pilkada 2024,”ungkap Mansur.

Atas dukungan WN 88, Nanang Ermanto ucapkan terima kasih.

“Terima kasih kepada kawan-kawan semua yang telah hadir disini, mendukung dan memenangkan Nanang-Antoni,”ungkap Nanang. (Nes)

Mansur WN : 089690409148 Warung Nusantara

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Published

on

By

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Ungkapselatan.com, Palas – Petani padi di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menghadapi ancaman serangan hama. Belum sepenuhnya lepas dari gangguan hama tikus, kini tanaman padi mereka diserang hama beluk atau penggerek batang yang menyebabkan bulir padi berwarna putih dan berpotensi gagal berisi.

‎Kondisi tersebut membuat petani khawatir mengalami kerugian saat musim panen tiba. Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan telah dilakukan, termasuk penyemprotan menggunakan pestisida. Namun, serangan hama masih menjadi persoalan yang meresahkan petani.

‎Keresahan itu disampaikan petani senior, Abdul Muthalib, saat ditemui di tanggul sawah pada Sabtu (10/10/2026). Ia mengatakan, musim tanam gadu kali ini menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan air hingga ancaman serangan hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

‎“Luar biasa perjuangan musim ini. Selain memastikan kebutuhan air tercukupi, kami juga harus menjaga perkembangan dan pertumbuhan padi agar sehat, kuat, serta tahan terhadap serangan hama,” ujar Muthalib.

‎Ia menjelaskan, meskipun pasokan air dari aliran Way Pisang masih cukup membantu pengairan sawah, petani tetap menghadapi kekhawatiran terhadap serangan hama tikus dan beluk. Kondisi tersebut semakin menambah beban petani yang harus menjaga tanaman hingga masa panen.

‎Menurutnya, serangan beluk terlihat di sejumlah jalur persawahan, mulai dari jalur satu, dua, tiga hingga jalur lima. Pada beberapa bagian tanaman, bulir padi tampak memutih, yang diduga menjadi tanda gabah tidak terisi sempurna.

‎“Saya amati, hampir merata di beberapa jalur persawahan, buah padinya keluar putih. Kami sudah melakukan penyemprotan menggunakan pestisida, di antaranya yang disebut Vertako dan Incifio, tetapi serangan ini masih menjadi kendala,” keluhnya.

‎Muthalib yang mengaku biasanya memperoleh hasil panen hingga 10 ton per hektare itu berharap kondisi tanaman saat ini tidak berdampak besar terhadap produktivitas panen. Ia khawatir, apabila serangan terus meluas, hasil panen petani akan menurun dan pendapatan mereka ikut terdampak.

‎Di lokasi yang sama, petani setempat, Toiba, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah melalui instansi terkait dapat membantu mencari solusi untuk mengatasi serangan hama tersebut.

‎“Dengan kondisi padi seperti ini, jika ada solusi dari pemerintah, kami berharap bisa dibantu mencari jalan keluarnya agar tidak mengalami kerugian yang dapat memengaruhi ketahanan pangan,” harap Toiba.

‎Sementara itu, Adi Ahdiansyah, S.P., selaku penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang bertugas di Desa Palas Aji, merespons informasi tersebut saat dihubungi melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp.

‎Ia menyampaikan rencana untuk meninjau langsung kondisi tanaman padi di lokasi pada keesokan harinya.

‎“Besok kita lihat ke lokasi,” tulis Adi melalui pesan WhatsApp.

‎Kunjungan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi tanaman, memastikan penyebab bulir padi memutih, serta menentukan langkah penanganan yang tepat agar serangan hama tidak semakin meluas dan kerugian petani dapat diminimalkan. (Joe/Sam)

Continue Reading

Trending