Connect with us

Blog

5 Usulan Prioritas Infrastruktur Jalan di Kecamatan Natar Tahun 2025 Dibangun Tahun Ini

Published

on

5 Usulan Prioritas Infrastruktur Jalan di Kecamatan Natar Tahun 2025 Dibangun Tahun In

Ungkapselatan.com, LAMPUNG SELATAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (musrenbang) untuk menyusun Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2025 Tingkat Kecamatan Natar.

 

Acara yang berlangsung di Lapangan Desa Rulung Sari, Kecamatan Natar, Selasa 20 Februari 2024 itu, dibuka langsung oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto.

 

Camat Natar, Supiah dalam paparannya menyampaikan, realisasi belanja dana desa tahun 2023 sebesar Rp.31.139.733.575 dan rencana anggaran tahun 2024 dari dana desa adalah sebesar 31.872.231.000.

 

“Anggaran itu terdiri dari penyelenggaraan pemerintah desa, pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat dan penanggulangan bencana,” kata Supiah dalam laporannya.

 

Lebih lanjut Supiah menyampaikan, untuk tahun anggaran 2025, Kecamatan Natar mengusulkan tujuh prioritas pembangunan infrastruktur ruas jalan dan jembatan.

 

Seperti infrastruktur peningkatan ruas jalan kabupaten Desa Sidosari arah Desa Merak Batin, ruas jalan Desa Tanjungsari arah Dusun Mujimulyo Desa Muara putih, serta ruas jalan Desa Muara putih Kalisari.

 

Kemudian, peningkatan ruas jalan Desa Tegineneng-Rulung Raya dan Desa Sukadamai-Rulung Raya, serta peningkatan ruas jalan Dusun Talang jarang batas Lampung Timur.

 

“Selanjutnya peningkatan jalan lingkungan Desa Rejosari Dusun Banjar Selatan, dan pembangunan jembatan Way Tuba Desa Rulung Sari- Relung Jaya,” tambah Supiah.

 

Menanggapi hal itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto langsung memberikan respon positif. Nanang mengatakan, jalan yang menjadi usulan prioritas tahun 2025 tersebut akan langsung diperbaiki pada tahun anggaran 2024.

 

“Kita akan realisasikan tahun ini. Dari 7 usulan prioritas pembangunan yang disampaikan bu camat, maka saya terima yang teralisasi yakni 5 usulan kita acc tahun ini,” tutur Nanang.

 

Nanang Ermanto menyebut, lima usulan prioritas yang akan direalisasikan tahun 2024, terdiri dari pembangunan ruas jalan Relung Raya-Suka Damai, peningkatan ruas jalan Tanjung Sari-Muara Putih.

 

Selanjutnya, peningkatan ruas jalan Desa Tegineneng-Rulung Raya, ruas jalan Rulung Mulya-batas Lampung Timur dan pembangunan jembatan Way Tuba.

 

“Selain itu, tahun ini pula direncanakan akan ada tambahan pembagunan jalan produksi perternakan dan pertanian  yang dibangun melintasi 2 desa di Kecamatan Natar,” kata Nanang diakhir sambutannya.

 

Sumber :  Kominfo

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Blog

Proyek Pembangunan Hotmix dan Talud Desa Bali Nuraga – Trimomukti Kecamatan candipuro Terkesan Asal jadi 

Published

on

By

Proyek Pembangunan Hotmix dan Talud Desa Bali Nuraga – Trimomukti Kecamatan candipuro Terkesan Asal jadi

 

Ungkapselatan.com, LAMPUNG SELATAN – Baru Selesai, Proyek Jalan Hotmix penghubung antara Desa Bali Nuraga Kecamatan Way Panji Dengan Desa Trimo Mukti Kecamatan Candipuro sudah mengalami kerusakan di beberapa titik.

 

Warga Desa Trimo Mukti , Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan. Mengeluhkan kondisi jalan hotmix yang baru saja selesai dikerjakan.

Karena sudah mengalami kerusakan. Jalan yang berada di wilayah tersebut tampak retak dan hancur di sejumlah titik. Hanya baru Hitungan hari setelah proyek rampung. Jum’at (5/12/ 2025).

 

Proyek pengaspalan ini terlihat Dipapan proyek Pekerjaan :REKONTRUKSI JALAN SP SIDOHARJO – TRIMO MUKTI ( R. 028). KECAMATAN WAY PANJI.

Nomor Kontrak : 91/KTR/KONS-BM/DPUPR- LS/APBD/2025.

Tanggal Kontrak : 19 September 2025 .Nilai Pagu : 2.996.698.462,00. Pelaksana oleh CV. DIAN PERSADA.

 

Namun hasilnya justru menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat Banyak, Warga menilai pengerjaan dilakukan secara asal-asalan, diduga demi mengejar keuntungan dengan mengurangi kualitas material dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

 

“Kalau baru beberapa hari selesai tapi sudah rusak, jelas ada yang tidak beres. Ini patut diduga ada permainan spek material,” ujar salah satu warga setempat dengan nada kecewa.

 

Kondisi ini turut menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lampung Selatan yang seharusnya bertanggung jawab memastikan kualitas pekerjaan di lapangan. Ketidakhadiran pengawasan yang ketat dinilai membuka peluang bagi kontraktor untuk melakukan praktik curang.

 

Kerusakan dini pada proyek jalan hotmix ini memperkuat dugaan bahwa kualitas tidak menjadi prioritas dalam pelaksanaan pembangunan. Alih-alih membawa manfaat, hasil proyek justru menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

 

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, memanggil pihak kontraktor pelaksana, dan menjatuhkan sanksi tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran.

 

“ Kami tidak ingin kejadian ini terus berulang. Harus ada langkah nyata dari pemerintah agar pembangunan benar-benar memberi manfaat bagi rakyat,” pungkas Nyoman Cette.

 

Warga Setempat menuntut agar proyek jalan hotmix yang baru selesai dikerjakan namun sudah rusak parah untuk tidak dilakukan proses Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pertama. Hal ini dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban kontraktor agar memperbaiki kerusakan terlebih dahulu.

 

Terkait Dengan Rusaknya Proyek Jalan Hotmix Tersebut Anggota DPRD lampung Selatan Komisi III , Derri Kusuma Dari Fraksi Partai Golkar Dapil 7 saat Dihubungi Awak Media Melalui pesan WhatsAapp bertuliskan, ” Iya bang, akan kita tindak lanjutin ke komisi” Tegas Derri. ( Tim)

Continue Reading

Trending