Connect with us

Lampung Selatan

Personel Polsek Palas Beri Kenyamanan Hari Raya Galungan di Desa Bali Agung.

Published

on

Personel Polsek Palas Beri Kenyamanan Hari Raya Galungan di Desa Bali Agung

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Umat Hindu Di Desa Bali agung Kecamatan Palas Kabupaten Lampung selatan, merayakan hari Raya Galungan. Hari kemenangan Dharma melawan A Dharma yang jatuh pada setiap enam bulan sekali hari Rabu Wage wuku Dungulan.

 

Hari Raya Galungan dimaknai kemenangan Dharma (Kebaikan) melawan ADharma (Keburukan), dimana pas Budha Kliwon wuku Dunggulan kita merayakan dan menghaturkan puja dan puji syukur kehadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan YME).

 

Perayaan hari Raya Galungan di hadiri, Kanit Babinkantibmas Aiptu Hasudungan P.S SH Babinkantibmas Aipda Yobi Andriawan SH. Penyuluh Agama dan jero mangku, Parisada Kecamatan Palas dan umat sedharma.

 

Dalam sambutannya Made sujane selaku ketua Adat mengatakan,” kami atas nama umat hindu menggucapkan terima kasih yang sebesar besarnya atas kehadiran bapak Kapolsek Palas beserta anggotanya, yang hadir disaat umat kami melaksanakan persembahyangan memberi kenyamanan di hari Raya Galungan, semoga pelaksanan hari Raya Galungan ini berjalan dengan lancar,” Ungkap nya . Rabu 19/11/2025.

 

Selanjutnya Made sujane menambahkan ” Galungan menyatukan kekuatan rohani agar mendapat pikiran dan pendirian yang terang. Bersatunya rohani dan pikiran yang terang inilah wujud dharma dalam diri. Sedangkan segala kekacauan pikiran itu (byaparaning idep) adalah wujud adharma,'” Tambah nya

 

Babinkantibmas Aiptu Hasudungan mewakili Kapolsek Palas Iptu Suyitno Kanit Dia menyampaikan ,” kegiatan pengamanan ini dilakukan untuk menjamin situasi tetap dalam keadaan kondusif Sehingga masyarakat Desa Bali Agung khususnya yang beragama Hindu dapat melaksanakan persembahyangan dengan aman dan nyaman.

 

” Kepada Umat Hindu selamat hari raya galungan dan tetap senantiasa menjaga kerukunan antar umat beragama. Sekali lagi

Selamat Hari Raya Galungan kepada Umat Hindu di Desa Bali Agung Kec Palas,” tuturnya.

 

( Made Cador)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Published

on

By

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Ungkapselatan.com, Palas – Petani padi di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menghadapi ancaman serangan hama. Belum sepenuhnya lepas dari gangguan hama tikus, kini tanaman padi mereka diserang hama beluk atau penggerek batang yang menyebabkan bulir padi berwarna putih dan berpotensi gagal berisi.

‎Kondisi tersebut membuat petani khawatir mengalami kerugian saat musim panen tiba. Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan telah dilakukan, termasuk penyemprotan menggunakan pestisida. Namun, serangan hama masih menjadi persoalan yang meresahkan petani.

‎Keresahan itu disampaikan petani senior, Abdul Muthalib, saat ditemui di tanggul sawah pada Sabtu (10/10/2026). Ia mengatakan, musim tanam gadu kali ini menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan air hingga ancaman serangan hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

‎“Luar biasa perjuangan musim ini. Selain memastikan kebutuhan air tercukupi, kami juga harus menjaga perkembangan dan pertumbuhan padi agar sehat, kuat, serta tahan terhadap serangan hama,” ujar Muthalib.

‎Ia menjelaskan, meskipun pasokan air dari aliran Way Pisang masih cukup membantu pengairan sawah, petani tetap menghadapi kekhawatiran terhadap serangan hama tikus dan beluk. Kondisi tersebut semakin menambah beban petani yang harus menjaga tanaman hingga masa panen.

‎Menurutnya, serangan beluk terlihat di sejumlah jalur persawahan, mulai dari jalur satu, dua, tiga hingga jalur lima. Pada beberapa bagian tanaman, bulir padi tampak memutih, yang diduga menjadi tanda gabah tidak terisi sempurna.

‎“Saya amati, hampir merata di beberapa jalur persawahan, buah padinya keluar putih. Kami sudah melakukan penyemprotan menggunakan pestisida, di antaranya yang disebut Vertako dan Incifio, tetapi serangan ini masih menjadi kendala,” keluhnya.

‎Muthalib yang mengaku biasanya memperoleh hasil panen hingga 10 ton per hektare itu berharap kondisi tanaman saat ini tidak berdampak besar terhadap produktivitas panen. Ia khawatir, apabila serangan terus meluas, hasil panen petani akan menurun dan pendapatan mereka ikut terdampak.

‎Di lokasi yang sama, petani setempat, Toiba, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah melalui instansi terkait dapat membantu mencari solusi untuk mengatasi serangan hama tersebut.

‎“Dengan kondisi padi seperti ini, jika ada solusi dari pemerintah, kami berharap bisa dibantu mencari jalan keluarnya agar tidak mengalami kerugian yang dapat memengaruhi ketahanan pangan,” harap Toiba.

‎Sementara itu, Adi Ahdiansyah, S.P., selaku penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang bertugas di Desa Palas Aji, merespons informasi tersebut saat dihubungi melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp.

‎Ia menyampaikan rencana untuk meninjau langsung kondisi tanaman padi di lokasi pada keesokan harinya.

‎“Besok kita lihat ke lokasi,” tulis Adi melalui pesan WhatsApp.

‎Kunjungan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi tanaman, memastikan penyebab bulir padi memutih, serta menentukan langkah penanganan yang tepat agar serangan hama tidak semakin meluas dan kerugian petani dapat diminimalkan. (Joe/Sam)

Continue Reading

Trending