Connect with us

Lampung Selatan

Anggota DPRD Farizal Purba Mengajak Masyarakat Untuk Memanfaatkan Program Gubernur Lampung

Published

on

Anggota DPRD Farizal Purba Mengajak Masyarakat Untuk Memanfaatkan Program Gubernur Lampun

 

 

Lampung Selatan – Anggota DPRD Lampung Selatan, Farizal Purba ajak masyarakat untuk memenfaatkan program Gubernur Lampung tentang pemutihan pajak kendaraan yang akan dilaksanakan bulan Mei 2025.

Hal ini dikatakan Farizal Purba kepada media Ungkapselatan.com, minggu (20/4/2025).

Menurut Farizal, program Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal ini memungkinkan masyarakat hanya membayar pajak satu tahun berjalan tanpa harus membayar denda di tahun tahun sebelumnya. Program Gubernur Lampung ini, kata Farizal, sangat membantu masyarakat dan meningkatkan pendapatan daerah.

Untuk itu, Anggota Fraksi Grindra ini mengajak masyarakat Lampung Selatan supaya memanfaatkan momentun tersebut.

“Kita patut mengapresiasi program Bapak Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Ini kesempatan baik, jangan di sia-sia kan. Saya mengajak masyarakat yang kendaraannya mobil maupun motor yang mati pajak agar memanfaatkan moment pemutihan pajak ini. Membayar pajak agar kedepannya lebih enak berkendara, “jelas Tuan Ical.

Diketahui, program pemutihan pajak tahun 2025 ini 1 Mei s/d 31 Juli 2025 dengan ketentuan peserta wajib pajak hanya membayar pajak tahun berjalan dan dapatkan penghapusan semua denda dan pokok tunggakan plus denda tunggakan jasa raharja.

Penulis : Anesmi

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Kadis Perikanan Meninjau Lokasi Rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip

Published

on

By

Kadis Perikanan Meninjau Lokasi Rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan — Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Selatan, Aryantoni, S.Sos., MM, meninjau langsung lokasi rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip, Kecamatan Palas, Kamis (22/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

 

Aryantoni mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan kelayakan lokasi yang akan dijadikan sebagai salah satu titik budidaya ikan, khususnya ikan nila.

 

“Saat ini kita meninjau lokasi budidaya tematik apakah layak atau tidak, untuk dijadikan salah satu titik budidaya ikan, kemungkinan ikan nila,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, program tersebut tidak hanya sebatas penyaluran bantuan bibit ikan, namun juga disertai dengan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat desa.

 

“Tidak kita lepas begitu saja, pasti nanti akan ada pembinaan juga. Kalau memang ini disetujui dan jika sudah berjalan akan dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih,” katanya.

 

Lebih lanjut, Aryantoni menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan berupa kucuran anggaran, melainkan bantuan langsung dalam bentuk sarana dan prasarana budidaya.

 

“Bentuk bantuan langsung bibit dan kolam biopflok yang langsung dari kementerian,” jelasnya.

 

Meski demikian, ia menekankan bahwa pihak desa juga memiliki kewajiban untuk menyiapkan fasilitas pendukung, seperti sumur bor dan jaringan listrik, guna menunjang operasional kolam biopflok.

 

“Desa harus sanggup menyiapkan fasilitas sumur bor dan listrik untuk mengisi atau mengaliri air yang ada di biopflok itu. Ini baru pertama kali untuk di Lampung Selatan dan ada lima titik yang kita survei dari berbagai kecamatan,” tambahnya.

 

Aryantoni berharap, ke depan program budidaya tematik tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa

 

“Harapan kami ke depannya bagaimana caranya budidaya tematik ini dapat berkembang dan bukan hanya lima titik saja, tapi berkembang lebih banyak lagi,”pungkasnya. ( ** )

Continue Reading

Trending