Connect with us

Lampung Selatan

Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Bupati, Warga Tanjung Bintang Ucap Syukur

Published

on

Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Bupati, Warga Tanjung Bintang Ucap Syuku

 

Ungkapselatan.com, Tanjung Bintang – Sukiyadi, warga Desa Srikaton, Kecamatan Tanjung Bintang, tampak terharu saat Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyambangi rumahnya yang berdinding papan dan sudah tidak layak huni.

Kedatangan orang nomor satu di Bumi Khagom Mufakat itu, untuk memberikan bantuan bedah rumah melalui Program Swasembada Rumah Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Sukiyadi mengaku senang dan bersyukur. Dirinya sangat berterimakasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto.

“Saya nggak menyangka mendapat bedah rumah ini. Bersyukur sekali, semoga kepemimpinan pak bupati Nanang Ermanto bisa berlanjut dan bapak sehat selalu,” ujar Sukiyadi.

Sementara, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan, bedah rumah tersebut berasal dari Program Swasembada Rumahku. Nanang bilang, anggaran bedah rumah itu berasal dari Gerakan Seribu Rupiah (Geserbu) yang setiap hari dikumpulkan.

“Bantuan ini merupakan Program Swasembada Rumahku, yang merupakan salah satu program prioritas dari Pemkab Lampung Selatan,” kata Nanang.

Dikesempatan itu, Nanang meminta kepada camat serta jajaran bersama masyarakat sekitar agar bergotong-royong membantu dalam proses pembangunan rumah tersebut agar cepat selesai.

“Uangnya Rp20 juta ini saya serahkan ke pak camat. Jadi nanti pak camat dan jajaran yang membelikan bahan material dan keperluan lainnya. Pak Sukiyadi terima beres pokoknya,” ujar Nanang.

 

Sumber : kominfo

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Anggota DPRD Ahmad Al-Akhran Mengelar Reses I Tahun 2026 di Desa Mekar Mulya

Published

on

By

Anggota DPRD Ahmad Al-Akhran Mengelar Reses I Tahun 2026 di Desa Mekar Mulya

— Ahmad Al-Akhran, S.S., Anggota DPRD ( Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Lampung Selatan Fraksi Golkar mengelar Reses I Tahun 2026 di Desa Mekar Mulya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan ( Lamsel) Dia menyerap Aspirasi rakyat Dalam kegiatan terebut, , Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini penting Bagi Dewan untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tingkat desa.

Kepala Desa Mekar Mulya, Cahyanto, dalam Sambutan nya Dia menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota DPRD di wilayahnya. Ia berharap kunjungan tersebut membawa dampak positif bagi pembangunan desa.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Dewan di desa kami. Semoga kunjungan ini membawa manfaat dan menjadi jalan bagi percepatan pembangunan di Mekar Mulya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Cahyanto menyampaikan sejumlah usulan prioritas di bidang infrastruktur, di antaranya perbaikan jalan penghubung Rejomulyo–Bali serta jalan Dusun Rajawali yang merupakan akses jalan kabupaten.

“Kami berharap melalui reses ini, usulan perbaikan jalan dapat segera diteruskan dan diperjuangkan, sehingga dapat menjadi prioritas pembangunan di tingkat kabupaten,” tambahnya..

Dalam sambutannya, Ahmad Al-Akhran menjelaskan bahwa reses merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota legislatif di luar masa sidang, yang difokuskan untuk turun langsung ke daerah pemilihan (dapil).

“Reses adalah kesempatan bagi kami sebagai anggota DPRD untuk hadir di tengah masyarakat, mendengarkan secara langsung aspirasi, keluhan, dan harapan warga. Semua masukan ini nantinya akan kami perjuangkan agar dapat menjadi bagian dari kebijakan pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran DPRD dalam mengawal aspirasi masyarakat, mengingat kewenangan pelaksanaan pembangunan berada di pihak eksekutif.

“Kami di DPRD memiliki fungsi pengawasan dan pengawalan. Aspirasi masyarakat harus benar-benar dikawal agar tidak hanya berhenti pada usulan, tetapi dapat direalisasikan oleh pemerintah daerah. Jangan sampai program yang sudah dianggarkan justru bergeser karena kurangnya pengawalan,” jelasnya.

Selain itu, salah satu warga turut mengusulkan pengerasan jalan menuju area pemakaman sepanjang kurang lebih 80 meter, yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Ahmad Al-Akhran menegaskan pentingnya memahami status kewenangan jalan, apakah termasuk jalan desa atau jalan kabupaten.

“Kita perlu memastikan terlebih dahulu status jalan tersebut. Jika merupakan jalan desa atau bukan jalan penghubung antarwilayah, maka tidak dapat ditangani oleh Dinas PUPR. Namun, masih ada kemungkinan untuk diusulkan melalui dinas terkait lainnya seperti Perkim,” jelasnya.

Sebagai bentuk kepedulian dan respons langsung terhadap kebutuhan masyarakat, Ahmad Al-Akhran menyatakan kesiapannya untuk membantu pembangunan jalan menuju makam melalui pemberian material.

“InsyaAllah, untuk kebutuhan mendesak seperti akses jalan dunia akhirat (jalan makam), kami akan turut membantu melalui penyediaan material agar dapat segera direalisasikan,” pungkasnya. (***)

Continue Reading

Trending