Connect with us

Lampung Selatan

Didi Herwanto Resmi Mengundurkan Diri, Dari Kepengurusan Ketua DPC PWDPI Lampung Selatan

Published

on

Ungkap selatan.com, Lampungselatan–Surat Terbuka
Asalamualakum WR WB .
Salam sejahtera buat kita semua, hom suastiastu.Salom kebajikan.Tabik’pun.

Dengan segala kerendahan hati saya ucapakan.

Yang terhormat Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI) Bapak M.Nurulloh RS.

Ketua DPW PWDPI provinsi Lampung.Hadie Riyandi.

Saya Didi Herwanto selaku ketua DPC PWDPI lampung selatan mohon undur diri dari kepengurusan DPC PWDPI Lamsel.

Bila mana ada Tutur kata baik bahasa yang selama ini saya ucapkan ada kiranya menyinggung atau kurang baik di dengar oleh saudaraku yang tergabung di organisasi press PWDPI saya minta maaf yang sebesar-besarnya.

Alahmdulilah walaupun sebentar saya mengemban amanat menjadi ketua DPC PWDPI Lamsel. Organisasi sudah mulai berjalan merambah dari bawah. Namun untuk sekarang ini saya masih belum bisa fokus di organisasi.

Sekali lagi dengan segala kerendahan hati saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada ketua umum DPP PWDPI. M Nurulloh Rs.dengan terbitnya surat ini maka saya selaku Ketua DPC PWDPI Lamsel resmi sudah tidak lagi menjabat sebagai ketua.

Wassalamu’alaikum wb.

TDD Didi Herwanto

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Sapi Bantuan Di Duga Kuat dikuasai Oleh Oknum Anggota DPRD Lamsel

Published

on

By

Sapi Bantuan Di Duga Kuat dikuasai Oleh Oknum Anggota DPRD Lamsel

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan— Dugaan penggelapan sapi bantuan milik Kelompok Sahabat Tani di Desa Kuala Sekampung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan ( Lamsel) kembali mencuat dan menyeret nama anggota Komisi IV DPRD Lam-Sel inisial TM.

Kasus ini sebelumnya sempat terungkap pada pertengahan tahun 2025 dan telah ditangani oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamsel . Saat itu, Ketua Kelompok Tani Sahabat Tani, Dedi Susanto, berkomitmen akan mengganti sapi yang telah dijual pada Agustus 2025.

Bantuan 20 ekor sapi tersebut diketahui merupakan program aspirasi anggota Komisi IV DPR RI, Sudin Kala itu, yang digulirkan sejak tahun 2021. Namun, meski bukan anggota kelompok Tani , sapi bantuan tersebut diduga dikuasai oleh anggota DPRD Lamsel TM.

Ketika Di Konfirmasi Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa keanggotaan Kelompok Sahabat Tani didominasi oleh keluarga TM. Ia menyebut, posisi dalam kelompok diisi oleh menantu, anak, istri, adik, hingga orang tua TM.

“Sebagian besar anggota kelompok itu keluarga beliau. Ketua kelompok merupakan menantunya, lalu istrinya adalah anak kandung TM, serta ada juga istri dan orang tuanya,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Salah satu pengurus kelompok, Marimun, menjelaskan bahwa dirinya ditugaskan merawat sapi dan menerima upah bulanan antara Rp1 juta hingga Rp2 juta dari TM.

“Kalau ada uang dikasih, kadang Rp1 juta, kadang Rp2 juta, tapi tidak tentu,” kata Marimun.

Selain itu, ia juga mengaku pernah menerima bagian sebesar Rp20 juta dari hasil penjualan lima ekor sapi. Namun, ia menyebut tidak pernah mengetahui harga jual sapi karena seluruh proses penjualan dikendalikan oleh TM, bukan oleh ketua kelompok.

Saat ini, dari total 20 ekor sapi bantuan, Hanya tersisa 14 ekor indukan yang masih dirawat.

Sementara itu, anggota kelompok lainnya, Agus Roni, mengaku tidak pernah dilibatkan dalam penjualan sapi maupun menerima bagian dari hasil penjualan.

“Saya pernah membantu mencari pakan, tapi tidak lama. Untuk penjualan, saya tidak pernah dilibatkan atau mendapat bagian,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, TM belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan WhatsApp tidak mendapatkan respons.

Kasus ini kembali menjadi sorotan masyarakat dan diharapkan dapat ditindaklanjuti secara transparan oleh pihak terkait guna memastikan kejelasan pengelolaan bantuan tersebut. ( Sam /tim).

Continue Reading

Trending