Connect with us

Lampung Selatan

Dua Rumah di Kecamatan Jati Agung Selesai Dibangun, Nanang: Dimanfaatkan Dengan Baik  

Published

on

Dua Rumah di Kecamatan Jati Agung Selesai Dibangun, Nanang: Dimanfaatkan Dengan Baik

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Dua unit rumah hasil program bedah rumah Swasembada Rumahku di Kecamatan Jati Agung telah resmi selesai dibangun dan diserahkan kepada pemiliknya.

Dua rumah tersebut ialah milik Senen dan Wagiyem, dua kakak beradik yang berdomisili di Dusun IV RT 015 RW 008, Desa Banjar Agung, Kecamatan Jati Agung.

Penyerahan hasil bedah rumah tersebut ditandai dengan penyerahan kunci kepada penerima bantuan dan pemotongan pita oleh Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto.

Dalam sambutannya, Nanang berharap, rumah yang telah selesai dibangun tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh penerima bantuan.

Dengan bantuan bedah rumah itu diharapkan pula dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat menjadi lebih baik lagi.

“Mudah mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik untuk keluarga,” ujar Nanang usai menyerahkan kunci secara simbolis kepada penerima bantuan.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Senen, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto. Dirinya mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan bedah rumah tersebut.

“Terima kasih pak Bupati Nanang, rumahnya sekarang sudah selesai dibangun. Sudah layak dan bisa nyaman, tak takut bocor lagi kalau hujan,” tutur Senen.

Sumber : Kominfo

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Anggota DPRD Ahmad Al-Akhran Mengelar Reses I Tahun 2026 di Desa Mekar Mulya

Published

on

By

Anggota DPRD Ahmad Al-Akhran Mengelar Reses I Tahun 2026 di Desa Mekar Mulya

— Ahmad Al-Akhran, S.S., Anggota DPRD ( Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Lampung Selatan Fraksi Golkar mengelar Reses I Tahun 2026 di Desa Mekar Mulya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan ( Lamsel) Dia menyerap Aspirasi rakyat Dalam kegiatan terebut, , Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini penting Bagi Dewan untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tingkat desa.

Kepala Desa Mekar Mulya, Cahyanto, dalam Sambutan nya Dia menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota DPRD di wilayahnya. Ia berharap kunjungan tersebut membawa dampak positif bagi pembangunan desa.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Dewan di desa kami. Semoga kunjungan ini membawa manfaat dan menjadi jalan bagi percepatan pembangunan di Mekar Mulya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Cahyanto menyampaikan sejumlah usulan prioritas di bidang infrastruktur, di antaranya perbaikan jalan penghubung Rejomulyo–Bali serta jalan Dusun Rajawali yang merupakan akses jalan kabupaten.

“Kami berharap melalui reses ini, usulan perbaikan jalan dapat segera diteruskan dan diperjuangkan, sehingga dapat menjadi prioritas pembangunan di tingkat kabupaten,” tambahnya..

Dalam sambutannya, Ahmad Al-Akhran menjelaskan bahwa reses merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota legislatif di luar masa sidang, yang difokuskan untuk turun langsung ke daerah pemilihan (dapil).

“Reses adalah kesempatan bagi kami sebagai anggota DPRD untuk hadir di tengah masyarakat, mendengarkan secara langsung aspirasi, keluhan, dan harapan warga. Semua masukan ini nantinya akan kami perjuangkan agar dapat menjadi bagian dari kebijakan pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran DPRD dalam mengawal aspirasi masyarakat, mengingat kewenangan pelaksanaan pembangunan berada di pihak eksekutif.

“Kami di DPRD memiliki fungsi pengawasan dan pengawalan. Aspirasi masyarakat harus benar-benar dikawal agar tidak hanya berhenti pada usulan, tetapi dapat direalisasikan oleh pemerintah daerah. Jangan sampai program yang sudah dianggarkan justru bergeser karena kurangnya pengawalan,” jelasnya.

Selain itu, salah satu warga turut mengusulkan pengerasan jalan menuju area pemakaman sepanjang kurang lebih 80 meter, yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Ahmad Al-Akhran menegaskan pentingnya memahami status kewenangan jalan, apakah termasuk jalan desa atau jalan kabupaten.

“Kita perlu memastikan terlebih dahulu status jalan tersebut. Jika merupakan jalan desa atau bukan jalan penghubung antarwilayah, maka tidak dapat ditangani oleh Dinas PUPR. Namun, masih ada kemungkinan untuk diusulkan melalui dinas terkait lainnya seperti Perkim,” jelasnya.

Sebagai bentuk kepedulian dan respons langsung terhadap kebutuhan masyarakat, Ahmad Al-Akhran menyatakan kesiapannya untuk membantu pembangunan jalan menuju makam melalui pemberian material.

“InsyaAllah, untuk kebutuhan mendesak seperti akses jalan dunia akhirat (jalan makam), kami akan turut membantu melalui penyediaan material agar dapat segera direalisasikan,” pungkasnya. (***)

Continue Reading

Trending