Connect with us

Blog

*Jelang Pemilu 2024, Kapolres Pringsewu dan Forkopimda Lakukan Monitoring Stok dan Harga Bahan Pokok di Pasar Sukoharjo*

Published

on

*Jelang Pemilu 2024, Kapolres Pringsewu dan Forkopimda Lakukan Monitoring Stok dan Harga Bahan Pokok di Pasar Sukoharjo

 

Ungkapselatan. com Pringsewu- Jelang Pemilu 2024, Kapolres Pringsewu, AKBP Benny Prasetya, bersama dengan pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat, melaksanakan kegiatan monitoring terkait ketersediaan stok dan harga bahan pokok di Pasar Sukoharjo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu pada hari Selasa (16/1/2024).

 

Kegiatan monitoring tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan pokok yang cukup dan stabil di pasaran serta untuk mengawasi agar harga-harga tetap terjangkau bagi masyarakat. Kapolres Pringsewu, AKBP Benny Prasetya, menyampaikan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari upaya pihak kepolisian dan Forkopimda dalam menjaga stabilitas perekonomian di wilayah tersebut, khususnya menjelang berlangsungnya pessta demokrasi pemilu 2024.

 

Dalam monitoring tersebut, Kapolres beserta Forkopimda turut berdialog dengan pedagang dan masyarakat setempat untuk mendapatkan informasi langsung terkait kondisi pasaran. Mereka memastikan bahwa stok bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya tersedia dalam jumlah yang cukup.

 

Selain itu, Kapolres Benny Prasetya juga mengecek harga-harga bahan pokok untuk memastikan bahwa tidak terjadi kenaikan yang tidak wajar. Langkah-langkah preventif akan diambil apabila ditemukan tindakan tidak sesuai yang dapat merugikan masyarakat.

 

Dalam keterangannya, AKBP Benny Prasetya mengimbau agar para pedagang di Pasar Sukoharjo tetap menjaga ketersediaan stok dan tidak melakukan kenaikan harga yang berlebihan. Ia juga menegaskan komitmen pihak kepolisian dan Forkopimda untuk terus berkoordinasi dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pringsewu.

 

Diharapkan, kegiatan monitoring seperti ini dapat memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa pemerintah dan kepolisian setempat berkomitmen untuk melindungi kepentingan ekonomi masyarakat dan menjaga keseimbangan harga bahan pokok.

 

hadir dalam kegiatan ini, Penjabat Bupati Pringsewu Adi Erlansyah, ketua DPRD Suherman, Pabung Kodim 0424/tanggamus Pringsewu Mayor Sarwan, para asisten dan kepala organisasi perangkat daerah Kabupaten pringsewu. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Blog

Proyek Pembangunan Hotmix dan Talud Desa Bali Nuraga – Trimomukti Kecamatan candipuro Terkesan Asal jadi 

Published

on

By

Proyek Pembangunan Hotmix dan Talud Desa Bali Nuraga – Trimomukti Kecamatan candipuro Terkesan Asal jadi

 

Ungkapselatan.com, LAMPUNG SELATAN – Baru Selesai, Proyek Jalan Hotmix penghubung antara Desa Bali Nuraga Kecamatan Way Panji Dengan Desa Trimo Mukti Kecamatan Candipuro sudah mengalami kerusakan di beberapa titik.

 

Warga Desa Trimo Mukti , Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan. Mengeluhkan kondisi jalan hotmix yang baru saja selesai dikerjakan.

Karena sudah mengalami kerusakan. Jalan yang berada di wilayah tersebut tampak retak dan hancur di sejumlah titik. Hanya baru Hitungan hari setelah proyek rampung. Jum’at (5/12/ 2025).

 

Proyek pengaspalan ini terlihat Dipapan proyek Pekerjaan :REKONTRUKSI JALAN SP SIDOHARJO – TRIMO MUKTI ( R. 028). KECAMATAN WAY PANJI.

Nomor Kontrak : 91/KTR/KONS-BM/DPUPR- LS/APBD/2025.

Tanggal Kontrak : 19 September 2025 .Nilai Pagu : 2.996.698.462,00. Pelaksana oleh CV. DIAN PERSADA.

 

Namun hasilnya justru menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat Banyak, Warga menilai pengerjaan dilakukan secara asal-asalan, diduga demi mengejar keuntungan dengan mengurangi kualitas material dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

 

“Kalau baru beberapa hari selesai tapi sudah rusak, jelas ada yang tidak beres. Ini patut diduga ada permainan spek material,” ujar salah satu warga setempat dengan nada kecewa.

 

Kondisi ini turut menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lampung Selatan yang seharusnya bertanggung jawab memastikan kualitas pekerjaan di lapangan. Ketidakhadiran pengawasan yang ketat dinilai membuka peluang bagi kontraktor untuk melakukan praktik curang.

 

Kerusakan dini pada proyek jalan hotmix ini memperkuat dugaan bahwa kualitas tidak menjadi prioritas dalam pelaksanaan pembangunan. Alih-alih membawa manfaat, hasil proyek justru menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

 

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, memanggil pihak kontraktor pelaksana, dan menjatuhkan sanksi tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran.

 

“ Kami tidak ingin kejadian ini terus berulang. Harus ada langkah nyata dari pemerintah agar pembangunan benar-benar memberi manfaat bagi rakyat,” pungkas Nyoman Cette.

 

Warga Setempat menuntut agar proyek jalan hotmix yang baru selesai dikerjakan namun sudah rusak parah untuk tidak dilakukan proses Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pertama. Hal ini dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban kontraktor agar memperbaiki kerusakan terlebih dahulu.

 

Terkait Dengan Rusaknya Proyek Jalan Hotmix Tersebut Anggota DPRD lampung Selatan Komisi III , Derri Kusuma Dari Fraksi Partai Golkar Dapil 7 saat Dihubungi Awak Media Melalui pesan WhatsAapp bertuliskan, ” Iya bang, akan kita tindak lanjutin ke komisi” Tegas Derri. ( Tim)

Continue Reading

Trending