Connect with us

Lampung Selatan

Komisi IV DPRD Dorong Penambahan Fasilitas Cuci Darah di RSUD Bob Bazar

Published

on

Komisi IV DPRD Dorong Penambahan Fasilitas Cuci Darah di RSUD Bob Bazar

Ungkapselatan. com, Lampung Selatan, Ungkapkasus.id – Komisi IV DPRD Kabupaten Lampung Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dalam kunjungan kerja ke RSUD Bob Bazar Kalianda, Rabu (8/10/2025), para wakil rakyat menilai perlunya penambahan fasilitas cuci darah (hemodialisis) di rumah sakit tersebut.

Penambahan fasilitas hemodialisis dinilai sangat mendesak mengingat tingginya jumlah pasien dengan gangguan ginjal yang harus menjalani terapi rutin. Saat ini, alat cuci darah di RSUD Bob Bazar masih terbatas, sehingga banyak pasien terpaksa menunggu lama atau dirujuk ke rumah sakit lain di luar daerah.

Komisi IV DPRD Lampung Selatan menyatakan siap membantu dalam proses penganggaran tambahan melalui APBD guna memenuhi kebutuhan alat dan sarana penunjang tersebut. “Kami di DPRD siap mendukung dari sisi penganggaran, karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Kesehatan tidak bisa ditunda, apalagi bagi pasien yang harus menjalani cuci darah rutin,” ujar salah satu anggota Komisi IV.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD Bob Bazar, dr. Djohardi, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan DPRD. Ia mengatakan, pihak rumah sakit segera menindaklanjuti masukan tersebut dengan memperkuat koordinasi internal serta meningkatkan kualitas pelayanan.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan manusiawi bagi masyarakat,” tegas dr. Djohardi.

Kunjungan kerja ini menjadi bentuk sinergi nyata antara legislatif dan rumah sakit dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan di Lampung Selatan. (***)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Alkhan Soroti Penempatan Tempat Sampah di Jalan Lintas Sumatera Dekat Flyover Bukit Asam

Published

on

By

Alkhan Soroti Penempatan Tempat Sampah di Jalan Lintas Sumatera Dekat Flyover Bukit Asam

Ungkapselatan.com, ‎Lampung Selatan ‎— Anggota DPRD Lampung Selatan dari Komisi II, Ahmad Al‑Akhran, menyoroti penanganan dan penempatan tempat pembuangan sampah di ruas Jalan Lintas Sumatera, tepatnya sebelum flyover kawasan PT Bukit Asam Panjang, wilayah Bandar Lampung.Senin , 9 /03/2026

‎Menurut Alkhan, keberadaan tempat sampah di lokasi tersebut memakan bibir badan jalan dinilai mengganggu kenyamanan dan membahayakan para pengguna jalan. Ia menilai, sebelumnya tidak pernah ada penempatan tempat pembuangan sampah di area tersebut.

‎“Penempatan sampah di Jalan Lintas Sumatera memang berada di wilayah Kota Bandar Lampung dan menjadi tanggung jawab pemerintah kota. Namun sebelumnya tempat sampah tidak pernah ada di sana. Entah kenapa pada masa kepemimpinan Ibu Eva tempat sampah justru ditempatkan di lokasi tersebut,karana memakan se” ujar Alkhan.

‎Ia menjelaskan, kondisi tersebut tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga berpotensi menimbulkan bahaya bagi pengendara. Terlebih, kata dia, gerobak sampah yang berada di lokasi itu kerap diletakkan hingga memakan bahu jalan.

‎Alkhan mengungkapkan bahwa beberapa kali gerobak sampah terlihat menempati sebagian badan jalan. Bahkan, menurutnya, pernah hampir sepertiga badan jalan tertutup oleh gerobak yang diletakkan sembarangan.

‎Ia menambahkan, situasi itu menjadi semakin berbahaya pada malam hari ketika jarak pandang pengendara terbatas. Jalan tersebut merupakan akses utama penghubung antarwilayah selain jalan tol sehingga harus dijaga kelayakan dan keselamatannya.

‎Selain faktor keselamatan, Alkhan juga menilai keberadaan tumpukan sampah di pinggir jalan utama dapat menurunkan nilai estetika tata kelola kota.

‎“Kita berharap tempat sampah itu dapat dipindahkan dan dikembalikan seperti keadaan semula. Mari kita sterilkan Jalan Lintas Sumatera dari tumpukan sampah, karena jalan lintas adalah wajah kota dan juga wajah provinsi kita,” tegasnya.

‎Ia pun berharap pemerintah daerah terkait dapat segera mengambil langkah penataan agar jalur utama tersebut tetap aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat yang melintas. ( Jo )

Continue Reading

Trending