Connect with us

Lampung Selatan

Siapa Ahmad Al-Akhran Anggota DPRD Lamsel yang Baru Saja Dilantik? Berikut Profilnya

Published

on

Siapa Ahmad Al-Akhran Anggota DPRD Lamsel yang Baru Saja Dilantik? Berikut Profilnya

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan,Tepat pada hari ini, H. Ahmad Al-Akhran,S.S resmi dilantik sebagai Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar ) pada masa jabatan 2024-2029. Menggantikan Almarhum Made Sukintre yang meninggal pada hari Minggu, 25 Mei 2025.

Kurang lebih selama tiga bulan kekosongan kursi Anggota DPRD Lampung Selatan Dapil II dari Fraksi Partai Golkar, kini secara resmi H. Ahmad Al-Akhran sebagai Anggota DPRD setelah diambil sumpahnya dan disaksikan langsung oleh Bupati Radityo Egi Pratama dan para tamu undangan lainnya

 

Pelantikan berlangsung dalam Rapat Paripurna Ruang Sidang DPRD Lampung Selatan pada Rabu,(20/8/2025). dipimpin oleh Erma Yusneli,S.E Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan.

Ahmad Al-Akhran menggantikan almarhum Made Sukintre berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Lampung. Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk memajukan Lampung Selatan.

Berikut ini adalah Profil Singkat Anggota DPRD Lampung Selatan yang Mulai Menjabat 20 Agustus 2025 dari Partai Golkar, Masa Jabatan 2024-2029

Nama: H. Ahmad Al-Akhran, S.S.

Lahir: Sukaraja,26 Juli 1980 kecamatan Palas Lampung Selatan

Pendidikan: SDN I Sukaraja Palas (1993), MTs.Guppi I Palas Aji (1996),Ponpes Daar EI Qolam Tanggerang (1999), Pondok Modern Gontor Ponorogo (2002), Universitas AL-Azhar Mesir (2009), Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (2015), PKP NU Angkatan 8 Sidomulyo Alumni Tahun 2021.

Organisasi:

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Propinsi Lampung (2021-2026 ), Ketua bidang UMKM Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Lampung (2021-2026), Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Lampung Selatan (2021-2026), Ketua Ikatan Keluarga Mahasiswa Mesir (IKMAL) pada tahun 2008-2010, Ketua Ikatan Alumni Al-Azhar Mesir (IKAM) pada tahun 2011-2015, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Lampung Selatan pada tahun (2022-2025).

Pengalaman:

Pembimbing Haji dan Umroh Profesional pada tahun (2021-sekarang). Direktur PT. Alkhan Altour Indonesia pada Tahun (2014-sekarang), Assesor kompetensi LSP Pariwisata Pramindo Jakarta pada tahun (2018), Penerjemahan pada event Cairo Internasional Fair pada tahun (2013), Petugas Haji Daker Jeddah pada tahun (2010). Staff KBRI Cairo Bidang Transportasi 2008.

Dengan berbagai pengalaman dan jenjang pendidikan yang baik selama sepuluh (10) tahun berada di Negara Mesir yang memiliki beberapa julukan seperti The Mother of the World dan Negeri Piramida Ahmad Al-Akhran, berniat dan ingin berbuat banyak hal yang positif untuk masyarakat.

Kemudian, Ahmad Al-Akhran mulai terjun ke politik sejak tahun 2020 sebagai pijakan pertama bergabung dengan partai Golkar hingga saat ini.

Berbekal mendapatkan dukungan dari masyarakat dan mendapatkan doa dan restu dari keluarga Ia pun, meneguhkan hati untuk maju bersama partai berlambang pohon beringin mendaftarkan diri sebagai calon legislatif pada pemilu tahun 2024.

Dengan mendapatkan Nomor urut dua (2) sebagai Calon Legislatif Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Lampung Dapil II yang meliputi Kecamatan Palas, Way Panji dan Sidomulyo, Pria yang akrab disapa Alkhan mendapatkan jumlah 798 suara. terbanyak kedua setelah Petahana Made Sukintre Anggota DPRD Lampung Selatan Tiga Periode Ini.

Kemudian, dengan pelantikan ini, Ahmad Al-Akhran akan segera beradaptasi dan berkomitmen untuk menjalankan tugas sebagai anggota DPRD dengan sebaik-baiknya dan memajukan diharapkan dapat mewakili rakyat serta menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dengan baik. kepentingan masyarakat Lampung Selatan.(**)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Published

on

By

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Ungkapselatan.com, Palas – Petani padi di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menghadapi ancaman serangan hama. Belum sepenuhnya lepas dari gangguan hama tikus, kini tanaman padi mereka diserang hama beluk atau penggerek batang yang menyebabkan bulir padi berwarna putih dan berpotensi gagal berisi.

‎Kondisi tersebut membuat petani khawatir mengalami kerugian saat musim panen tiba. Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan telah dilakukan, termasuk penyemprotan menggunakan pestisida. Namun, serangan hama masih menjadi persoalan yang meresahkan petani.

‎Keresahan itu disampaikan petani senior, Abdul Muthalib, saat ditemui di tanggul sawah pada Sabtu (10/10/2026). Ia mengatakan, musim tanam gadu kali ini menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan air hingga ancaman serangan hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

‎“Luar biasa perjuangan musim ini. Selain memastikan kebutuhan air tercukupi, kami juga harus menjaga perkembangan dan pertumbuhan padi agar sehat, kuat, serta tahan terhadap serangan hama,” ujar Muthalib.

‎Ia menjelaskan, meskipun pasokan air dari aliran Way Pisang masih cukup membantu pengairan sawah, petani tetap menghadapi kekhawatiran terhadap serangan hama tikus dan beluk. Kondisi tersebut semakin menambah beban petani yang harus menjaga tanaman hingga masa panen.

‎Menurutnya, serangan beluk terlihat di sejumlah jalur persawahan, mulai dari jalur satu, dua, tiga hingga jalur lima. Pada beberapa bagian tanaman, bulir padi tampak memutih, yang diduga menjadi tanda gabah tidak terisi sempurna.

‎“Saya amati, hampir merata di beberapa jalur persawahan, buah padinya keluar putih. Kami sudah melakukan penyemprotan menggunakan pestisida, di antaranya yang disebut Vertako dan Incifio, tetapi serangan ini masih menjadi kendala,” keluhnya.

‎Muthalib yang mengaku biasanya memperoleh hasil panen hingga 10 ton per hektare itu berharap kondisi tanaman saat ini tidak berdampak besar terhadap produktivitas panen. Ia khawatir, apabila serangan terus meluas, hasil panen petani akan menurun dan pendapatan mereka ikut terdampak.

‎Di lokasi yang sama, petani setempat, Toiba, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah melalui instansi terkait dapat membantu mencari solusi untuk mengatasi serangan hama tersebut.

‎“Dengan kondisi padi seperti ini, jika ada solusi dari pemerintah, kami berharap bisa dibantu mencari jalan keluarnya agar tidak mengalami kerugian yang dapat memengaruhi ketahanan pangan,” harap Toiba.

‎Sementara itu, Adi Ahdiansyah, S.P., selaku penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang bertugas di Desa Palas Aji, merespons informasi tersebut saat dihubungi melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp.

‎Ia menyampaikan rencana untuk meninjau langsung kondisi tanaman padi di lokasi pada keesokan harinya.

‎“Besok kita lihat ke lokasi,” tulis Adi melalui pesan WhatsApp.

‎Kunjungan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi tanaman, memastikan penyebab bulir padi memutih, serta menentukan langkah penanganan yang tepat agar serangan hama tidak semakin meluas dan kerugian petani dapat diminimalkan. (Joe/Sam)

Continue Reading

Trending