Connect with us

Lampung Selatan

Pastikan Pemilu Berjalan Aman, Polri Rutin Patroli di Kantor KPU

Published

on

Ungkapselatan, Lampung Selatan – Satuan Tugas (Satgas) Preventif Polda Lampung kembali melaksanakan tugasnya dengan melakukan monitoring dan pengecekan kotak suara di Gudang Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung, sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kelancaran pelaksanaan pemilihan umum yang akan datang.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadilah Astutik mengatakan Tugas Satgas Preventif ialah memastikan bahwa proses persiapan pemilu berjalan dengan aman, tertib, dan bebas dari gangguan.

“Satgas Preventif juga bertanggung jawab untuk mencegah potensi ancaman dan gangguan yang dapat mempengaruhi integritas pemilihan umum” Ungkapnya.

Kegiatan patroli dan monitoring ini dilakukan secara rutin oleh Satgas Preventif dalam rangka mendukung kelancaran pemilihan umum. Selain itu, Satgas Preventif juga siap untuk merespons dengan cepat jika terjadi situasi darurat atau keadaan yang memerlukan tindakan lebih lanjut.

“Upaya Satgas Preventif dalam menjaga ketertiban dan keamanan di sekitar kantor KPU diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dan memastikan bahwa pemilu berjalan dengan lancar dan adil” Tutupnya.

KABID HUMAS POLDA LAMPUNG
Kombes Pol Umi Fadilah Astutik.S.Sos.,S.Sik.,M.Si

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

Published

on

By

Warga Empat Desa Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Darurat di Way Pisang

‎Ungkapselatan.com, Palas – Warga Desa Palas Aji, Palas Pasemah, Rejomulyo, dan Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu di aliran Way Pisang, Dusun 001, Desa Palas Aji, Minggu (14/6/2026).

‎Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan karena jembatan beton yang sebelumnya digunakan sebagai akses utama menuju areal persawahan roboh akibat diterjang banjir beberapa bulan lalu. Hingga saat ini, jembatan tersebut belum kembali dibangun sehingga menyulitkan aktivitas para petani.

‎Dengan peralatan dan bahan seadanya, warga bersama-sama mengumpulkan batang bambu untuk dijadikan jembatan penyeberangan sementara. Semangat gotong royong tampak begitu kuat karena keberadaan jembatan sangat dibutuhkan masyarakat yang setiap hari menuju lahan pertanian.

‎Perwakilan tokoh masyarakat Desa Palas Aji, Tamzili, mengatakan pembangunan jembatan bambu dilakukan sebagai solusi darurat agar aktivitas petani tidak terhambat.

‎“Kami hari ini melaksanakan gotong royong membuat jembatan dari bambu karena kondisi darurat. Jembatan yang biasa kami gunakan roboh diterjang banjir. Sementara itu, setiap hari kami harus menyeberang untuk menuju sawah. Karena akses lama sudah tidak bisa digunakan, masyarakat sepakat membangun jembatan darurat secara swadaya,” ujarnya.

‎Tamzili berharap pemerintah desa, kabupaten, maupun provinsi karena dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut dengan membangun jembatan permanen yang lebih layak dan aman.
‎Ia menjelaskan bahwa keberadaan jembatan permanen sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian, termasuk akses kendaraan roda dua, traktor, hingga mesin panen (combine harvester), sehingga dapat mengurangi biaya operasional petani.

‎Senada dengan itu, Sibli, warga Desa Palas Pasemah, mengaku mendukung penuh pembangunan jembatan darurat tersebut. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan kebutuhan bersama masyarakat yang setiap hari melintasi Way Pisang untuk bekerja di sawah.

‎“Saya sangat mendukung dan siap membantu proses pembuatan jembatan ini karena manfaatnya untuk kita semua. Kalau bukan masyarakat sendiri yang bergerak, siapa lagi yang akan membantu. Jembatan ini sangat penting bagi para petani,” kata Sibli.
‎Pembangunan jembatan bambu ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur demi mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga.

Continue Reading

Trending