Connect with us

Lampung Selatan

Pemerintah Desa dan Masyarakat Syukuran Atas Di Bangunnya Jalan Menuju Desa Pulau Jaya

Published

on

Pemerintah Desa dan Masyarakat Syukuran Atas Di Bangunnya Jalan Menuju Desa Pulau Jaya

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Bentuk Rasa Syukur Masyarakat mengadakan acara syukuran yang digelar di Desa Pulau Jaya Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan, Tepatnya Di area Jalan Yang Baru Dibangun, pada hari ini, Jum’at (28 November 2025. )

Acara ini diselenggarakan oleh Kepala Desa Roliyah bersama seluruh elemen masyarakat desa sebagai bentuk rasa syukur dan apresiasi atas Dibangunnya Jalan Rabat Beton di bawah kepemimpinan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama.

Jumadi salah satu warga Pulau Jaya mengucapkan merasa sangat bersyukur,

“Alhamdulillah Jalan Poros Desa Pulau Jaya dibangun dengan teknis betonisasi/rabat beton serta hasilnya bagus dan kuat,” Ucapnya.

Kami sangat Puas dan bangga atas di bangunnya ruas jalan Poros Pulau Jaya , karena memang dengan adanya pembangunan jalan itu dapat mempermudah akses masyarakat dan diharapkan mampu untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat desa setempat.” Ungkap Jumadi

Kepala Desa Pulau Jaya Roliyah menyatakan bahwa Bapak Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama telah memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan di wilayah Kabupaten Lampung Selatan,

“Kami sangat menghargai kerja keras dan perhatian Bapak Bupati dalam memajukan Kabupaten Lampung Selatan. Banyak program yang berdampak langsung kepada masyarakat, terutama di bidang infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi,” ujar Kepala Desa.

Dengan berbagai kontribusi dan perhatian yang telah diberikan, Pemdes Pulau Jaya berharap kepemimpinan Bapak Egi dapat terus memberikan inspirasi bagi pembangunan di Kabupaten Lampung Selayan.

Kepala Desa Pulau Jaya bersama seluruh masyarakat Desa Pulau Jaya menyampaikan doa terbaik agar dedikasi dan kerja keras Bupati Lamsel terus berbuah kebaikan, baik bagi masyarakat Lampung Selatan maupun wilayah lain yang akan menjadi tempat pengabdiannya di masa mendatang.

Untuk diketahui pembangunan cor beton Desa Pulau Jaya tersebut lanjutan dari pembangunan ruas jalan Bumi Daya-Bumi Restu-Trimomukti yang dikerjakan oleh CV. Adie Jaya Perkasa.

 

( Sam )

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Published

on

By

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Ungkapselatan.com, Palas – Petani padi di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menghadapi ancaman serangan hama. Belum sepenuhnya lepas dari gangguan hama tikus, kini tanaman padi mereka diserang hama beluk atau penggerek batang yang menyebabkan bulir padi berwarna putih dan berpotensi gagal berisi.

‎Kondisi tersebut membuat petani khawatir mengalami kerugian saat musim panen tiba. Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan telah dilakukan, termasuk penyemprotan menggunakan pestisida. Namun, serangan hama masih menjadi persoalan yang meresahkan petani.

‎Keresahan itu disampaikan petani senior, Abdul Muthalib, saat ditemui di tanggul sawah pada Sabtu (10/10/2026). Ia mengatakan, musim tanam gadu kali ini menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan air hingga ancaman serangan hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

‎“Luar biasa perjuangan musim ini. Selain memastikan kebutuhan air tercukupi, kami juga harus menjaga perkembangan dan pertumbuhan padi agar sehat, kuat, serta tahan terhadap serangan hama,” ujar Muthalib.

‎Ia menjelaskan, meskipun pasokan air dari aliran Way Pisang masih cukup membantu pengairan sawah, petani tetap menghadapi kekhawatiran terhadap serangan hama tikus dan beluk. Kondisi tersebut semakin menambah beban petani yang harus menjaga tanaman hingga masa panen.

‎Menurutnya, serangan beluk terlihat di sejumlah jalur persawahan, mulai dari jalur satu, dua, tiga hingga jalur lima. Pada beberapa bagian tanaman, bulir padi tampak memutih, yang diduga menjadi tanda gabah tidak terisi sempurna.

‎“Saya amati, hampir merata di beberapa jalur persawahan, buah padinya keluar putih. Kami sudah melakukan penyemprotan menggunakan pestisida, di antaranya yang disebut Vertako dan Incifio, tetapi serangan ini masih menjadi kendala,” keluhnya.

‎Muthalib yang mengaku biasanya memperoleh hasil panen hingga 10 ton per hektare itu berharap kondisi tanaman saat ini tidak berdampak besar terhadap produktivitas panen. Ia khawatir, apabila serangan terus meluas, hasil panen petani akan menurun dan pendapatan mereka ikut terdampak.

‎Di lokasi yang sama, petani setempat, Toiba, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah melalui instansi terkait dapat membantu mencari solusi untuk mengatasi serangan hama tersebut.

‎“Dengan kondisi padi seperti ini, jika ada solusi dari pemerintah, kami berharap bisa dibantu mencari jalan keluarnya agar tidak mengalami kerugian yang dapat memengaruhi ketahanan pangan,” harap Toiba.

‎Sementara itu, Adi Ahdiansyah, S.P., selaku penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang bertugas di Desa Palas Aji, merespons informasi tersebut saat dihubungi melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp.

‎Ia menyampaikan rencana untuk meninjau langsung kondisi tanaman padi di lokasi pada keesokan harinya.

‎“Besok kita lihat ke lokasi,” tulis Adi melalui pesan WhatsApp.

‎Kunjungan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi tanaman, memastikan penyebab bulir padi memutih, serta menentukan langkah penanganan yang tepat agar serangan hama tidak semakin meluas dan kerugian petani dapat diminimalkan. (Joe/Sam)

Continue Reading

Trending