Connect with us

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan 8 Tahun Berturut-turut Raih Opini WTP dari BPK  

Published

on

Pemkab Lampung Selatan 8 Tahun Berturut-turut Raih Opini WTP dari BPK

 

Ungkapselatan.com, Bandar Lampung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2023 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Provinsi Lampung.

 

Prestasi itu menjadi yang ke-8 secara berturut-turut diraih oleh Pemkab Lampung Selatan dibawah kepemimpinan H. Nanang Ermanto.

 

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BPK RI Provinsi Lampung Masmudi kepada Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, di Ruang Auditorium, Kantor BPK Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Jumat (3/5/2024).

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Lampung Selatan, Wahidin Amin mengatakan, Lampung Selatan menjadi salah satu kabupaten dari 5 kabupaten/kota yang mendapatkan opini WTP murni tanpa adanya catatan.

 

“Dari 11 kabupaten/kota yang mendapat opini WTP, kita salah satu dari 5 kabupaten/kota yang mendapatkan opini WTP murni. Sementara, 6 kabupaten/kota lainnya mendapatkan opini WTP dengan penekanan atau WTP PSH,” ungkap Wahid.

 

Wahidin Amin menjelaskan, keberhasilan tersebut berhasil diraih oleh Pemkab Lampung Selatan karena mampu merencanakan dan merealisasikan belanja sesuai kemampuan keuangan atau tidak defisit dan menggunakan dana yang earmark (DAK, DAU, SG, dan lain-lain).

 

“Alhamdulillah, Pemkab Lampung Selatan mendapatkan opini WTP 8 kali berturut-turut dari tahun 2016. 3 kali berturut-turut pada periode RPJMD Tahun 2021-2026,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, merasa sangat bersyukur sekaligus mengapresiasi kinerja baik yang telah dilakukan oleh seluruh jajaran Pemkab Lampung Selatan.

 

Nanang berharap, penghargaan tersebut mampu menjadi pemacu semangat Pemkab Lampung Selatan untuk terus merencanakan dan merealisasikan anggaran belanja menjadi lebih baik lagi.

 

“Alhamdulillah kita mendapatkan opini WTP delapan kali berturut-turut, ini sangat luar biasa dan patut diapresiasi. Terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintahan atas kinerja baiknya,” kata Nanang.

 

Sumber : Kominfo

 

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Rumah KPR Bersubsidi Milik Ria Kiswanto di Kompleks Perumahan Lubuk Lestari Terbakar 

Published

on

By

Rumah KPR Bersubsidi Milik Ria Kiswanto di Kompleks Perumahan Lubuk Lestari Terbakar

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan–Peristiwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah KPR Bersubsidi milik pemerintah di kompleks Perumahan Lubuk Lestari, Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa pagi (06/10/2026) sekitar pukul 08:30 WIB.

Kebakaran tersebut melanda rumah di Blok A No. 07, RT 003, Lingkungan 01, Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Rumah tersebut diketahui milik Ria Kiswanto (38) dan Ibu Herlina (37).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah) dengan kondisi sebagian bangunan dan perabotan di lantai atas ludes terbakar.

Kronologi kejadian bermula saat M. Agil Rizki Pratama, anak sulung dari Ria Kiswanto, sedang tertidur di dalam rumah. Ia tiba-tiba merasakan hawa panas yang tidak wajar.

Saat terbangun, ia kaget mendapati api sudah membesar dan membakar bagian atap dan dalam rumah. Agil pun langsung berteriak meminta pertolongan.

Warga sekitar yang mendengar teriakan langsung bergegas membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Tak lama berselang, bantuan dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lampung Selatan tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya di perumahan padat tersebut.

Menurut keterangan warga di lokasi, kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik (kensleting) di bagian atas rumah.

Peristiwa kebakaran ini menarik perhatian aparat dan pemerintah setempat. Turut hadir di lokasi kejadian untuk meninjau langsung:

– Camat Kalianda

– Lurah Way Lubuk

– Bhabinsa Koramil Kalianda

– Bhabinkamtibmas Polsek Kalianda

– Petugas Damkar

– Masyarakat sekitar Perum Lubuk Lestari

Kehadiran mereka untuk memastikan penanganan pasca kebakaran dan memberikan dukungan moril kepada korban.

Keluarga Korban: Pedagang Kopi Keliling Harap Asuransi BTN

Kisah pilu datang dari keluarga korban. Diketahui pemilik rumah, Bapak Ria Kiswanto (38) sehari-hari bekerja sebagai pedagang kopi di pasar dan penjual mie tek-tek keliling di wilayah Kalianda. Dengan penghasilan yang tidak menentu, rumah KPR subsidi tersebut merupakan satu-satunya tempat tinggal keluarga.

Melalui rilis ini, pihak keluarga berharap ada perhatian dari pihak terkait, khususnya dari pihak Bank BTN selaku bank penyalur KPR Subsidi Pemerintah.

“Bapak Ria dan Ibu Herlina ini kerja hari-harinya cuma pedagang kopi di pasar sama mie tek-tek keliling di Kalianda. Harapannya dari pihak Bank BTN bisa mengasuransikan dan memberikan keringanan atau bantuan klaim asuransi kebakaran, karena rumah ini kan KPR subsidi yang seharusnya ada asuransinya,” ujar Oki Nuryansyah yang mewakili keluarga.

Pihak keluarga berharap proses klaim asuransi kebakaran dari BTN dapat dipermudah mengingat kondisi ekonomi keluarga yang terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, puing-puing sisa kebakaran masih terlihat di lokasi. Petugas kepolisian dari Polsek Kalianda juga telah melakukan olah TKP awal untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Pihak Kelurahan Way Lubuk menghimbau kepada seluruh warga Perum Lubuk Lestari dan masyarakat Kalianda untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik, terutama di musim kemarau, dan memastikan kompor serta listrik dalam keadaan mati saat meninggalkan rumah. ( *)

Continue Reading

Trending