Connect with us

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Terima Dana Bantuan Bedah Rumah Rp.100 Juta Dari PT Bandar Bakau Jaya

Published

on

Ungkapselatan.com, , LAMPUNG SELATAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menerima dana bantuan bedah rumah senilai Rp.100 juta dari PT Bandar Bakau Jaya (BBJ).

Bantuan diserahkan langsung ole Manager PT BBJ Tatang Rohadi, ST, Msi kepada Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto di Rumah Dinas Bupati setempat, pada Sabtu sore (11/11/2023).

Pada kesempatan itu, Nanang menyampaikan terima kasih kepada pihak PT BBJ yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Dirinya menyatakan hal tersebut merupakan bentuk sinergitas yang baik dalam menanggulangi permasalahan kemiskinan ekstrem di daerah.

Nanang juga menyampaikan, untuk menanggulangi permasalahan rumah tak layak huni, Pemkab Lampung Selatan telah menjalankan program dan inovasi yaitu Geserbu Swasembada Rumahku.

Program ini mendorong seluruh pihak untuk turut berkontribusi membantu masyarakat yang tidak mampu.

“Sejauh ini, Kedua Program tersebut telah berhasil membantu perbaikan rumah masyarakat tidak layak huni. Pemerintah Daerah akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program bedah rumah tidak layak huni menjadi layak huni,” kata Nanang.

Nanang mengungkapkan, terdapat sekitar 9.300 ribu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Lampung Selatan yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

Sebelumnya pada Tahun 2017 ada sekitar 13.221 Unit RTLH di Lampung Selatan. Namun sampai dengan Tahun 2023 ini, jumlah RTLH tersebut telah menurun secara signifikan, yaitu menjadi kurang lebih 9300 jumlah RTLH.

“Semakin banyak pihak-pihak lain yang membantu mengentaskan persoalan rumah tidak layak huni, saya optimis, berlahan namun pasti angka 9.300 ribu rumah tidak layak huni di Lampung Selatan, satu persatu akan dapat kita tuntaskan melalui program bedah rumah,” pungkasnya.

Sumber: Kominfo

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Kadis Perikanan Meninjau Lokasi Rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip

Published

on

By

Kadis Perikanan Meninjau Lokasi Rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan — Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Selatan, Aryantoni, S.Sos., MM, meninjau langsung lokasi rencana Budidaya Tematik di Desa Bandan Hurip, Kecamatan Palas, Kamis (22/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

 

Aryantoni mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan kelayakan lokasi yang akan dijadikan sebagai salah satu titik budidaya ikan, khususnya ikan nila.

 

“Saat ini kita meninjau lokasi budidaya tematik apakah layak atau tidak, untuk dijadikan salah satu titik budidaya ikan, kemungkinan ikan nila,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, program tersebut tidak hanya sebatas penyaluran bantuan bibit ikan, namun juga disertai dengan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat desa.

 

“Tidak kita lepas begitu saja, pasti nanti akan ada pembinaan juga. Kalau memang ini disetujui dan jika sudah berjalan akan dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih,” katanya.

 

Lebih lanjut, Aryantoni menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan berupa kucuran anggaran, melainkan bantuan langsung dalam bentuk sarana dan prasarana budidaya.

 

“Bentuk bantuan langsung bibit dan kolam biopflok yang langsung dari kementerian,” jelasnya.

 

Meski demikian, ia menekankan bahwa pihak desa juga memiliki kewajiban untuk menyiapkan fasilitas pendukung, seperti sumur bor dan jaringan listrik, guna menunjang operasional kolam biopflok.

 

“Desa harus sanggup menyiapkan fasilitas sumur bor dan listrik untuk mengisi atau mengaliri air yang ada di biopflok itu. Ini baru pertama kali untuk di Lampung Selatan dan ada lima titik yang kita survei dari berbagai kecamatan,” tambahnya.

 

Aryantoni berharap, ke depan program budidaya tematik tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa

 

“Harapan kami ke depannya bagaimana caranya budidaya tematik ini dapat berkembang dan bukan hanya lima titik saja, tapi berkembang lebih banyak lagi,”pungkasnya. ( ** )

Continue Reading

Trending