Connect with us

Blog

STQ ke-V Tingkat Kabupaten Lampung Selatan Resmi Dibuka, Diikuti 238 Peserta

Published

on

STQ ke-V Tingkat Kabupaten Lampung Selatan Resmi Dibuka, Diikuti 238 Pesert

 

Ungkapselatan.com, Kalianda – Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-V Tingkat Kabupaten Lampung Selatan resmi dibuka pada Selasa, 5/3/2024, di Aula Kantor PKK setempat.

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, bertujuan untuk mencari qari qariah terbaik untuk mewakili Kabupaten Lampung Selatan ke tingkat provinsi yang akan dilaksanakan di Bandar Lampung.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Selatan, Firmansyah selaku ketua panitia penyelenggara melaporkan, STQ ke-V tersebut diikuti oleh Kafilah dari 17 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan, dengan jumlah peserta 238 orang.

“STQ ke-V dilaksanakan mulai tanggal 5 hingga 8 Maret 2024 bertempat di GOR Way Handak, Aula Kantor Kemenag Lampung Selatan dan MAN 1 Kalianda,” kata Firmansyah saat menyampaikan laporan.

Lebih lanjut, Firmansyah menyampaikan, kegiatan STQ bertujuan sebagai syiar untuk lebih memasyarakatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, meningkatkan kemampuan seni baca dan mendalami isi kandungan Al-Qur’an dan sebagai sarana untuk menyeleksi qori-qoriah dan hafiz-hafizah yang mempunyai prestasi.

“Hasil seleksi ini kemudian nantinya untuk disiapkan, dibina dan dilatih dalam rangka menghadapi MTQ tingkat Provinsi Lampung. Kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi para khalifah Lampung Selatan dalam semangat ukhuwah islamiyah,” ujar Firmansyah.

Pada kesempatan yang sama, Sekda Kabupaten Lampug Selatan Thamrin mengatakan, ajang seleksi STQ merupakan langkah awal bagi seluruh peserta STQ, baik Tilawah Putra dan Putri untuk bersaing menjadi yang terbaik.

“Saya berpesan kepada saudara untuk senantiasa menjaga kekompakan. Kedepankan semangat kebersamaan, walau seketat apapun persaingan dalam seleksi ini persaudaraan harus menjadi yang utama untuk dikedepankan,” ucap Sekda.

Dirinya yakin dan percaya bahwa ajang STQ ini akan mengasah kemampuan diri para peserta menjadi maksimal dan optimal.

‘Saya minta para peserta STQ untuk selalu menjaga stamina dan kondisi kesehatan, agar bisa tampil prima dengan menjaga pola makan dan istirahat yang cukup,” kata Thamrin lebih lanjut.

Sumber : Kominfo

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Blog

Dua Laporan Anggaran Pesawaran Masuk Kejari: Disdikbud dan Setwan Dilaporkan ke Pidsus  

Published

on

By

Dua Laporan Anggaran Pesawaran Masuk Kejari: Disdikbud dan Setwan Dilaporkan ke Pidsus

 

Ungkapselatan.com, PESAWARAN– Kejaksaan Negeri Pesawaran memastikan akan menindaklanjuti laporan masyarakat yang disampaikan LSM Pergerakan Aksi Lampung (PALU) terkait pengelolaan anggaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Sekretariat DPRD Kabupaten Pesawaran.

Laporan tersebut diterima jajaran Kejari Pesawaran, Selasa (18/8/2026). Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Pesawaran Fuad Alfano Adi Chandra, S.H., M.H. tercatat menjabat posisi tersebut sejak sertijab April 2026.

Menanggapi laporan tersebut, Fuad pada prinsipnya menegaskan bahwa setiap laporan maupun pengaduan masyarakat yang disampaikan melalui LSM akan diterima dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

“Pada dasarnya apa pun laporan atau pengaduan masyarakat melalui LSM akan kami terima. Kejaksaan Negeri Pesawaran akan menanganinya secara proporsional. Tentunya ada proses dan tahapan-tahapan yang harus kami lalui terlebih dahulu. Nanti setiap perkembangan akan kami sampaikan,”ujar Fuad kepada tim.

Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa laporan tidak serta-merta disimpulkan sebagai tindak pidana, tetapi terlebih dahulu harus melalui proses telaah, verifikasi dan tahapan penanganan sesuai kewenangan Kejaksaan.

Turut memberikan keterangan, Kasi Intelijen Kejari Pesawaran Ardi Herlian Syah, S.H., M.H. Ardi masih tercatat menjabat Kasi Intelijen dalam publikasi terbaru pada 12 Agustus 2026.

Ardi menegaskan bahwa jajaran Kejari Pesawaran berupaya menjalankan tugas penegakan hukum dan pelayanan masyarakat secara maksimal.

“Dalam setiap proses tentunya kami selalu berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Pesawaran. Setiap informasi dan laporan yang masuk akan ditangani melalui mekanisme serta ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ketua LSM PALU Beni Radesta menyambut baik respons tersebut. Ia berharap laporan mengenai Disdikbud dan Setwan tidak berhenti pada penerimaan administrasi, tetapi benar-benar ditelaah sampai dokumen, aliran pembayaran dan kondisi fisik pekerjaan.

“Kami menyerahkan proses hukumnya kepada Kejaksaan. Yang kami harapkan sederhana: bongkar berdasarkan alat bukti. Kalau tidak ada penyimpangan, sampaikan kepada publik. Tetapi apabila ditemukan perbuatan melawan hukum dan kerugian keuangan negara, kami meminta ditindak tegas,” kata Beni.

Pimpinan Redaksi UngkapKasus.id dan JejakKasus.info yang turut mendampingi penyerahan laporan menyatakan akan terus mengawal perkembangan perkara serta membuka ruang klarifikasi bagi seluruh pihak terkait.

(Tim redaksi)

Continue Reading

Trending