Connect with us

Blog

6 Pejabat Administrator Dilantik, Camat Sidomulyo dan Tanjungsari Diganti

Published

on

  • 6 Pejabat Administrator Dilantik, Camat Sidomulyo dan Tanjungsari Digant

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan – Bupati Lampung Selatan kembali melakukan pergesaran Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Pelantikan dan pengambilan sumpah 6 Pejabat Administrator tersebut dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Thamrin, S.Sos, M.M., di ruang kerjanya, Jumat (15/3/2024).

Dari rolling kali ini, ada dua camat yang diganti. Pertama, Camat Sidomulyo Erman Suheri digantikan Rohidin. Lalu, Camat Tanjungsari M. Dicky Cherlanda digantikan Yudhistira.

Selain itu, pelantikan kali ini juga menyasar 4 pejabat administrator (eselon III). M Dicky Cherlanda menggantikan posisi Yudhistira sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah.

Kemudian, Rahmat Hadi Wijaya sebagai Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Zaidan sebagai Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta drh. Anggraeni Ekawati Setyastuti sebagai Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan,

Usai melantik dan mengambil sumpah jabatan, Sekda Kabupaten Lampung Selatan Thamrin mengucapkan selamat kepada camat dan para pejabat yang baru dilantik.

Thamrin mengatakan, pelantikan itu merupakan amanat terkait adanya perubahan nomenklatur perangkat daerah serta bentuk penyegaran dalam suatu organisasi.

“Ini masih rangkaian pelantikan yang sempat tertunda, termasuk penyetaraan nomenklatur karena ada yang belum dilantik,” kata Thamrin.

Thamrin meminta kepada pejabat yang dilantik harus mempunyai kapabilitas dan integritas, bisa mengeksploitasi kemampuan diri sendiri dan organisasi yang dipimpinnya.

“Tentu sebagai pejabat harus punya integritas yang baik, berdedikasi tinggi dan terbuka kepada semua pihak,” ujar Thamrin.

Khusus kepada camat, Thamrin meminta agar segera menyesuaikan diri, serta berkoordinasi ke dalam maupun tokoh masyarakat dan kepala desa di kecamatan yang dipimpin.

“Bangun semangat gotong royong dan kebersamaan, tunjukkan rasa peduli kepada seluruh pegawai dan masyarakat yang ada di kecamatan,” imbuh Thamrin.

Sumber : Kominfo

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Blog

Proyek Pembangunan Hotmix dan Talud Desa Bali Nuraga – Trimomukti Kecamatan candipuro Terkesan Asal jadi 

Published

on

By

Proyek Pembangunan Hotmix dan Talud Desa Bali Nuraga – Trimomukti Kecamatan candipuro Terkesan Asal jadi

 

Ungkapselatan.com, LAMPUNG SELATAN – Baru Selesai, Proyek Jalan Hotmix penghubung antara Desa Bali Nuraga Kecamatan Way Panji Dengan Desa Trimo Mukti Kecamatan Candipuro sudah mengalami kerusakan di beberapa titik.

 

Warga Desa Trimo Mukti , Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan. Mengeluhkan kondisi jalan hotmix yang baru saja selesai dikerjakan.

Karena sudah mengalami kerusakan. Jalan yang berada di wilayah tersebut tampak retak dan hancur di sejumlah titik. Hanya baru Hitungan hari setelah proyek rampung. Jum’at (5/12/ 2025).

 

Proyek pengaspalan ini terlihat Dipapan proyek Pekerjaan :REKONTRUKSI JALAN SP SIDOHARJO – TRIMO MUKTI ( R. 028). KECAMATAN WAY PANJI.

Nomor Kontrak : 91/KTR/KONS-BM/DPUPR- LS/APBD/2025.

Tanggal Kontrak : 19 September 2025 .Nilai Pagu : 2.996.698.462,00. Pelaksana oleh CV. DIAN PERSADA.

 

Namun hasilnya justru menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat Banyak, Warga menilai pengerjaan dilakukan secara asal-asalan, diduga demi mengejar keuntungan dengan mengurangi kualitas material dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

 

“Kalau baru beberapa hari selesai tapi sudah rusak, jelas ada yang tidak beres. Ini patut diduga ada permainan spek material,” ujar salah satu warga setempat dengan nada kecewa.

 

Kondisi ini turut menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lampung Selatan yang seharusnya bertanggung jawab memastikan kualitas pekerjaan di lapangan. Ketidakhadiran pengawasan yang ketat dinilai membuka peluang bagi kontraktor untuk melakukan praktik curang.

 

Kerusakan dini pada proyek jalan hotmix ini memperkuat dugaan bahwa kualitas tidak menjadi prioritas dalam pelaksanaan pembangunan. Alih-alih membawa manfaat, hasil proyek justru menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

 

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, memanggil pihak kontraktor pelaksana, dan menjatuhkan sanksi tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran.

 

“ Kami tidak ingin kejadian ini terus berulang. Harus ada langkah nyata dari pemerintah agar pembangunan benar-benar memberi manfaat bagi rakyat,” pungkas Nyoman Cette.

 

Warga Setempat menuntut agar proyek jalan hotmix yang baru selesai dikerjakan namun sudah rusak parah untuk tidak dilakukan proses Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pertama. Hal ini dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban kontraktor agar memperbaiki kerusakan terlebih dahulu.

 

Terkait Dengan Rusaknya Proyek Jalan Hotmix Tersebut Anggota DPRD lampung Selatan Komisi III , Derri Kusuma Dari Fraksi Partai Golkar Dapil 7 saat Dihubungi Awak Media Melalui pesan WhatsAapp bertuliskan, ” Iya bang, akan kita tindak lanjutin ke komisi” Tegas Derri. ( Tim)

Continue Reading

Trending