Connect with us

Lampung Selatan

Cecep Supriadi, Bakal Mengundurkan Diri Dari Jabatan Kepala Dusun Karang Anyar

Published

on

Cecep Supriadi, Bakal Mengundurkan Diri Dari Jabatan Kepala Dusun Karang Anyar

 

Ungkapselatan.com,Lampung Selatan– Kepala Dusun (Kadus) 9 Karang Anyar, Desa Mekar Mulya, Kecamatan Palas, Cecep Supriadi, dikabarkan bakal mengundurkan diri dari jabatannya setelah terindikasi aktif sebagai kader partai politik di Kabupaten Lampung Selatan.

Keputusan tersebut mencuat setelah yang bersangkutan menghadiri kegiatan Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar di Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, dengan mengenakan seragam partai lengkap dengan lambang di dada sebelah kiri.

Kepala Desa Mekar Mulya, Cahyanto, membenarkan bahwa pihaknya telah memanggil Cecep untuk klarifikasi. Ia menegaskan, perangkat desa wajib menjaga netralitas dan tidak diperbolehkan terlibat dalam kepengurusan partai politik.

“Dia pilih di kader, kemaren sudah ngadep saya, akhirnya bulan ini kita mau penjaringan kadus, jangan sampai kosong. Aparat Desa itu harus netral tidak boleh ada yang di parpol,” kata Kades saat dihubungi melalui via telepon pada Senin, (23/2/2026).

Cahyanto menegaskan bahwa keputusan tersebut murni pilihan pribadi Cecep tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun.

“Kalau dia mau mundur dari kadus hak dia, kalau dia mau pilih di parpol hak dia juga yang penting jangan merangkap,” ucapnya.

Menurutnya, pemerintah desa akan segera membuka penjaringan calon Kadus 09 Karang Anyar agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan tidak terjadi kekosongan jabatan.

“Akhir bulan kita akan penjaringan kadus dan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat. Jangan sampai kita ngambil kebijakan tapi kebijakan kita tidak pas dengan masyarakat karena kadus bersentuhan langsung dengan masyarakat,” cetusnya.

Lebih lanjut, Cahyanto menyampaikan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Palas guna memastikan langkah yang diambil sesuai regulasi.

“Saya juga sudah konfirmasi ke Camat untuk meminta arahan. Kalau menurut aturan memang tidak boleh, supaya lebih jelasnya Bu Camat mengarahkan ke Pak Dedi selaku Kasi Pemerintahan. Paling tidak saya sudah koordinasi dengan Camat,” tuturnya.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Palas, Dedi Kawarudin, SE, menegaskan bahwa aturan telah jelas melarang perangkat desa menjadi pengurus partai politik. Hal tersebut merujuk pada Pasal 51 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

“Dari aturannya pasal 51 Undang-Undang tentang desa nomer 6 tahun 2014 pasal 51 melarang tentang perangkat desa salah satunya poin G dilarang jadi pengurus partai politik, dan perangkat desa harus netral walaupun dia kader bukan pengurus kusus seperti, ketua atau sekretaris atau apa dia sudah melanggar netralitas. Mau tidak mau dia harus milih salah satu,” pungkas Dedi Kawarudin.

Sebelumnya, Cecep Supriadi membenarkan kehadirannya dalam Muscam sebagai kader Partai Golkar. Ia bahkan menyatakan siap memilih jalur politik jika dinilai berbenturan dengan aturan sebagai perangkat desa.

“Iya, kalau memang berbenturan dengan aturan saya lebih memilih jadi kader partai golkar. Saya lebih milih kader ini karena ingin banyak saudara dan lebih banyak pengalaman,” kata Cecep Kadus Karang Anyar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Cecep diketahui menjabat sebagai pengurus Pimpinan Kecamatan (PK) Palas dengan posisi Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan.

Dengan rencana penjaringan yang akan digelar akhir bulan ini, Pemerintah Desa Mekar Mulya memastikan proses pengisian jabatan Kepala Dusun 09 Karang Anyar akan dilakukan secara terbuka dan melibatkan unsur masyarakat, guna menjaga stabilitas pemerintahan desa serta menjamin pelayanan publik tetap berjalan maksimal. (yd)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Hari Kedua Bocah Hanyut Di Way Pisang Palas Aji Belum Di Temukan

Published

on

By

Hari Kedua Bocah Hanyut Di Way Pisang Palas Aji Belum Di Temukan

 

Ungkapselatan.com, Lampung Selatan

‎– Tim SAR gabungan Kabupaten Lampung Selatan terus melakukan pencarian terhadap Bocah Khenzi (6), Anak Sabihis Gunawan Warga Palas aji Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung, yang dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Way Pisang di Desa Palas Aji. Hingga pencarian hari kedua berakhir belum di temukan hingga Minggu sore (7/6/2026),

korban masih belum ditemukan.

‎Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai dari lokasi awal korban tenggelam hingga radius sekitar dua kilometer. Operasi ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lampung Selatan, Basarnas Pos SAR Bakauheni, Polsek Palas, Koramil Palas, pemerintah rKecamatan Palas, Banser NU , Satpol PP, serta masyarakat setempat.

Sekretaris Dinas Damkar dan Penyelamatan Lampung Selatan, Hendry, yang memimpin operasi pencarian, mengatakan seluruh personel telah berupaya maksimal melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.

“Kami bersama tim gabungan telah melakukan penyisiran dari lokasi awal korban tenggelam hingga radius sekitar dua kilometer. Namun sampai sore ini korban belum berhasil ditemukan,” ujar Hendry.

Petugas Pos SAR Basarnas Bakauheni, Riyan, menjelaskan bahwa proses pencarian menghadapi sejumlah kendala, di antaranya tumpukan sampah dan pepohonan di sepanjang aliran sungai. Meski kondisi arus mulai surut, tim tetap melakukan penyisiran secara menyeluruh dengan mengutamakan keselamatan personel.

“Arus sungai memang sudah mulai surut, namun banyak tumpukan sampah dan pepohonan yang menjadi hambatan dalam proses pencarian. Kami tetap berupaya melakukan penyisiran secara maksimal,” kata Riyan.

Operasi pencarian juga mendapat dukungan dari unsur Polsek Palas, Koramil Palas, Pemerintah Kecamatan Palas, relawan, serta warga yang turut membantu menyisir sejumlah titik di sepanjang aliran Sungai Way Pisang.

‎Karena kondisi mulai gelap dan demi menjaga keselamatan seluruh personel, pencarian dihentikan sementara pada Minggu sore. Tim SAR gabungan

 

‎dijadwalkan kembali melanjutkan operasi pencarian pada Senin pagi dengan memperluas area penyisiran.

‎Hingga berita ini diturunkan, Khenzie masih dalam pencarian. Keluarga dan masyarakat setempat terus berharap korban dapat segera ditemukan.

‎(Joe)

Continue Reading

Trending