Connect with us

Lampung Selatan

Disambangi Petugas Pantarlih, Ketua DPRD Lamsel Di Coklit 

Published

on

Disambangi Petugas Pantarlih, Ketua DPRD Lamsel Di Coklit

 

Jurnalline.com, Lampung Selatan – Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) menyambangi kediaman Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel). Kedatangan Pantarlih dikawal langsung oleh PPK Kalianda, Panwaslu Kalianda, PPS Kedaton, PDK, serta Kesekretariatan.

Adapun Kedatangan Pantarlih untuk melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih dalam rangka pemilihan kepala daerah (Pilkada) gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati pada Pilkada Serentak Tahun 2024.

Disambut langsung oleh Ketua DPRD Lamsel, H. Hendry Rosyadi beserta keluarga, Perwakilan PPK menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Komisioner KPUD dikarenakan sedang menjalankan Bimtek terkait Pilkada di Hotel Emersia Bandar Lampung.

“Mohon maaf Ketua, pimpinan dari KPU belum bisa mendampingi karena sedang bimtek di luar kota” ujar PPK.

Terpisah, Ketua Panwaslucam Kalianda, Rela Setia menjelaskan bahwa pelaksanaan Coklit yang tepat akan menghasilkan data pemilih yang akurat, Panwascam Kalianda berkomitmen untuk selalu melakukan pengawasan melekat dan langsung guna memastikan Pantarlih melaksanakan Coklit sesuai prosedur yang ditetapkan oleh KPU sebagaimana tercantum dalam Keputusan KPU No. 799 Tahun 2024 tentang Juknis Penyusunan Daftar Pemilih dalam Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.

“Izin Pak Ketua Dewan, kami dari Panwascam Kalianda bersama dengan Pengawas Desa Kedaton, bang Farihan, turut hadir untuk memastikan kegiatan Coklit yang dilakukan oleh Pantarlih berjalan dengan baik dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan” bebernya.

H. Hendry Rosyadi menyambut baik kedatangan para petugas, Ia berharap dalam Pilkada 2024 dapat berjalan sukses, aman, serta tetap menjalin kerukunan dan menjaga persatuan dan kesatuan.

Selain itu, Hero (Hendry Rosyadi_red) sapaan akrabnya turut mendoakan kesehatan dan kelancaran para penyelenggara Pilkada.

“Kita berharap dan kita doakan agar para penyelenggara sehat semua, sehingga mereka bisa melaksanakan tugasnya dengan baik pada saatnya nanti” jelas Hendry.

“Kita juga berharap hasil dari Pilkada ini dapat berjalan Jujur dan Adil sehingga melahirkan pemimpin yang berkualitas untuk Bumi Khagom Mufakat ini” tutupnya.  ( Saman / Ari)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Published

on

By

Hama Beluk Serang Tanaman Padi ‎Di Sawah Palas

Ungkapselatan.com, Palas – Petani padi di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menghadapi ancaman serangan hama. Belum sepenuhnya lepas dari gangguan hama tikus, kini tanaman padi mereka diserang hama beluk atau penggerek batang yang menyebabkan bulir padi berwarna putih dan berpotensi gagal berisi.

‎Kondisi tersebut membuat petani khawatir mengalami kerugian saat musim panen tiba. Berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan telah dilakukan, termasuk penyemprotan menggunakan pestisida. Namun, serangan hama masih menjadi persoalan yang meresahkan petani.

‎Keresahan itu disampaikan petani senior, Abdul Muthalib, saat ditemui di tanggul sawah pada Sabtu (10/10/2026). Ia mengatakan, musim tanam gadu kali ini menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan air hingga ancaman serangan hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

‎“Luar biasa perjuangan musim ini. Selain memastikan kebutuhan air tercukupi, kami juga harus menjaga perkembangan dan pertumbuhan padi agar sehat, kuat, serta tahan terhadap serangan hama,” ujar Muthalib.

‎Ia menjelaskan, meskipun pasokan air dari aliran Way Pisang masih cukup membantu pengairan sawah, petani tetap menghadapi kekhawatiran terhadap serangan hama tikus dan beluk. Kondisi tersebut semakin menambah beban petani yang harus menjaga tanaman hingga masa panen.

‎Menurutnya, serangan beluk terlihat di sejumlah jalur persawahan, mulai dari jalur satu, dua, tiga hingga jalur lima. Pada beberapa bagian tanaman, bulir padi tampak memutih, yang diduga menjadi tanda gabah tidak terisi sempurna.

‎“Saya amati, hampir merata di beberapa jalur persawahan, buah padinya keluar putih. Kami sudah melakukan penyemprotan menggunakan pestisida, di antaranya yang disebut Vertako dan Incifio, tetapi serangan ini masih menjadi kendala,” keluhnya.

‎Muthalib yang mengaku biasanya memperoleh hasil panen hingga 10 ton per hektare itu berharap kondisi tanaman saat ini tidak berdampak besar terhadap produktivitas panen. Ia khawatir, apabila serangan terus meluas, hasil panen petani akan menurun dan pendapatan mereka ikut terdampak.

‎Di lokasi yang sama, petani setempat, Toiba, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah melalui instansi terkait dapat membantu mencari solusi untuk mengatasi serangan hama tersebut.

‎“Dengan kondisi padi seperti ini, jika ada solusi dari pemerintah, kami berharap bisa dibantu mencari jalan keluarnya agar tidak mengalami kerugian yang dapat memengaruhi ketahanan pangan,” harap Toiba.

‎Sementara itu, Adi Ahdiansyah, S.P., selaku penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang bertugas di Desa Palas Aji, merespons informasi tersebut saat dihubungi melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp.

‎Ia menyampaikan rencana untuk meninjau langsung kondisi tanaman padi di lokasi pada keesokan harinya.

‎“Besok kita lihat ke lokasi,” tulis Adi melalui pesan WhatsApp.

‎Kunjungan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi tanaman, memastikan penyebab bulir padi memutih, serta menentukan langkah penanganan yang tepat agar serangan hama tidak semakin meluas dan kerugian petani dapat diminimalkan. (Joe/Sam)

Continue Reading

Trending